Logo BeritaSatu

Nadiem Beberkan Hambatan Pembelajaran Jarak Jauh

Jumat, 7 Agustus 2020 | 18:35 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi oleh sekolah, orangtua hingga peserta didik selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Situasi di masa PJJ ini sangat sulit, begitu banyak tantangan yang dihadapi," kata Nadiem saat diskusi daring dengan tema 'Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19" yang dipantau di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Ia mengatakan banyak guru kesulitan dalam mengelola PJJ serta terbebani menuntaskan kurikulum. Waktu pembelajaran berkurang, sehingga guru tidak mungkin memenuhi beban jam mengajar. Selain itu, pendidik juga kesulitan berkomunikasi dengan orangtua sebagai mitra di rumah ketika anak menerapkan PJJ.

Kemudian, lanjut dia, kendala orangtua sebagai guru pertama bagi anak di rumah juga tidak mudah dalam mendampingi belajar, karena mereka memiliki sejumlah pekerjaan lain yang mesti dikerjakan. "Ada pula yang harus beradaptasi terhadap anak-anaknya melakukan pembelajaran di rumah," katanya.

Tidak hanya itu, kata Nadiem, ada juga orangtua yang kesulitan memotivasi anak-anaknya untuk belajar, ditambah lagi kesulitan dalam hal memahami materi pelajaran atau kurikulum.

Sementara, kendala yang dihadapi siswa ialah banyak yang mengaku kesulitan konsentrasi belajar dari rumah dan mengeluhkan beratnya penugasan dari guru. Belum lagi peningkatan stres dan jenuh akibat isolasi yang berkelanjutan serta berpotensi menimbulkan rasa cemas dan depresi pada anak.

Selama ini, kata Nadiem, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah melakukan sejumlah upaya, di antaranya program guru berbagi, bimbingan teknis daring, webinar hingga penyediaan kuota internet gratis bagi siswa.

Selain itu, lanjutnya, relaksasi anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) yang bisa digunakan untuk kuota siswa, peralatan pembelajaran dan untuk peralatan persiapan pembelajaran tatap muka.

Bagi daerah yang kesulitan dengan akses internet, Kemdikbud meluncurkan program belajar dari rumah yang disiarkan oleh TVRI dan RRI, mengoptimalkan Rumah Belajar sebagai salah satu platform daring, serta kerja sama dengan mitra lainnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

8 Danyon hingga Danton Brimob Polda Jatim Dicopot

Sebanyak sembilan Komandan batalyon (Danyon), Kompi, hingga Peleton Brimob Polda Jatim dicopot oleh Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Pol Nico Afinta

NEWS | 3 Oktober 2022

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Selidiki Tragedi Kanjuruhan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta diharapkan dapat mengungkap tuntas tragedi Kanjuruhan yangb menewaskan 125 penonton.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pramugari: Lukas Enembe Banyak Berpergian Pakai Jet Pribadi

Usai diperiksa KPK, pramugari Tamara  Anggraeny mengungkapkan bahwa, Lukas Enembe banyak berpergian dengan menyewa jet pribadi.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, 28 Polisi Diduga Langgar Kode Etik

Polri saat ini sedang memeriksa 28 anggota Polri yang diduga melanggar kode etik. Hal itu imbas dari tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Buntut Tragedi Kanjuruhan, Kapolres Malang Dicopot

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat terkait tersebut dilakukan imbas dari tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 Oktober 2022

Mendes PDTT: Dana Desa Berhasil Dongkrak Pembangunan Desa

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan dana desa  telah digunakan membangun jalan desa sepanjang 316.590 kilometer.

NEWS | 3 Oktober 2022

Hari Ini Ada 25 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet

Pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Senin (3/10/2022) tersisa 25 orang.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mendes PDTT Sampaikan Duka Cita

Mendes PDTT menyampaikan bela sungkawa dan duka cita mendalam atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Ahli Waris Tragedi Kanjuruhan Dapat Santunan Rp 15 Juta

Pemerintah memberi perhatian kepada korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang dengan memberikan santunan kepada ahli waris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Jokowi Santuni Keluarga Para Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan santunan sebesar Rp 50 juta kepada masing-masing keluarga korban tewas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Selidiki Tragedi Kanjuruhan

Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Selidiki Tragedi Kanjuruhan

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings