Agar Pengadaan Barang dan Jasa Lebih Transparan, Kemdikbud Luncurkan Aplikasi SIPLah
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Agar Pengadaan Barang dan Jasa Lebih Transparan, Kemdikbud Luncurkan Aplikasi SIPLah

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 19:01 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Ainun Naim mengatakan semua proses pengadaan barang dan jasa untuk sekolah harus dilakukan secara daring. Hal itu setelah Kemdikbud meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) sesuai Permendikbud Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengadaan Barang/Jasa oleh Satuan Pendidikan.

Hadirnya SIPLah sebagai upaya untuk mempersingkat waktu dan menghemat tenaga pihak sekolah dalam pengadaan barang dan jasa. Selain itu untuk meningkatkan transparansi penggunaan uang sekolah dalam hal belanja barang dan jasa.

"Satuan pendidikan atau sekolah sebagai entitas layanan pendidikan dalam melakukan pengelolaan serta penggunaan dana untuk belanja barang dan jasa harus dilakukan sesuai kebutuhan dan dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ujar Ainun dalam siaran pers diterima SP, Sabtu (8/8/2020).

Ainun menuturkan, kondisi pandemi saat ini telah mengakibatkan penurunan kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, untuk mencegah keadaan perekonomian supaya tidak memburuk di masa mendatang, maka unsur kegiatan dan pengeluaran pemerintah menjadi penting direalisasikan dengan lebih cepat dan tetap menjaga mutu penggunaan dana pemerintah tersebut.

"Untuk itulah penggunaan SIPlah menjadi penting dan kita mensosialisasikan penggunaannya supaya pengadaan barang dan jasa bisa sesuai kebutuhan, tetapi tetap dikelola dengan baik dengan memprioritaskan produk atau barang serta jasa dalam negeri, dan juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk ikut serta," jelas Ainun.

Disebutkan sampai saat ini ekosistem SIPLah telah melibatkan sekitar 63.000 sekolah, 11.000 penyedia, dan kurang lebih 200.000 item barang/jasa yang diharapkan dapat membantu tata kelola administrasi pengadaan barang/jasa di sekolah.

Sebagai upaya mengenalkan aplikasi SIPLah ke tengah masyarakat, Kemdikbud) menggelar kegiatan sosialisasi SIplah dengan melibatkan beberapa kementerian dan lembaga (K/L) terkait. Selain itu sosialisasi SIPLah juga menghadirkan beberapa pihak yang menjadi mitra SIPLah di antaranya Blanja.com, Blibli.com, toko buku Eureka, Inti, PesonaEdu, dan tokoladang.

Pada kesempatan yang sama, pengelola Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Satuan pendidikan Kemdikbud, Henry Eko Hapsanto mengatakan, sosialisasi SIPLah merupakan bagian dari upaya mengubah budaya pihak sekolah dalam hal pengadaan barang dan jasa.

Menurut Hendri, selama ini pihak sekolah ketika pengadaan barang dan jasa kurang transparan terkait penggunaan uang yang digunakan namun dengan model pengadaan barang dan jasa secara daring melalui SIPLah, semua transaksi pembelian barang secara otomatis tercatat secara jelas.

"Pada dasarnya pihak sekolah itu taat asas, ketika Kementerian Pendidikan mengatakan kalian mulai sekarang wajib belanja secara daring, semua akan mengikuti arahan tersebut. Kendala itu justru ada di pihak penyedia barang dan jasa yang selama ini sudah merasa nyaman dengan kondisi yang ada.

Lanjut Hendri, ketika pihak sekolah butuh barang namun dananya tidak ada, penyedia bisa memberi hutangan dahulu dan di sinilah peluang penyimpangan dana akan terjadi. Namun, dengan adanya SIPLah, pihak sekolah akan lebih mudah ketika mereka butuh pengadaan barang dan jasa," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sampai Akhir Juli, Pembebasan Lahan Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi I Capai 18,76%

Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 171,516 km Seksi I Probolinggo-Besuki memasuki tahap pembebasan lahan dan kini mencapai 18,76 persen.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Universitas Pancasila Gelar Wisuda Secara Daring

Universitas Pancasila meluluskan sebanyak 1.169 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Pendeta Gilbert: Disiplin Ikuti Protokol Kesehatan

Datang ke Graha BNPB atas undangan Doni Monardo.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Videotron Ungu, Kampanye Unik Peluncuran Zenius Live Class

Dengan live class para murid bisa lebih terpacu untuk belajar, karena bisa berinteraksi langsung dengan para tutor Zenius dari berbagai mata pelajaran.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Polisi: Pengacara Jembatani Djoko Tjandra ke Brigjen

Dalam pemeriksaan terungkap Anita Kolopaking menjembatani kepentingan Djoko Tjandra dengan surat jalan palsu yang dibuat oleh Brigjen Prasetijo Utomo.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Aa Gym: Data Covid-19 Nyata, Bukan Hasil Konspirasi atau Rekayasa

Yang tepenting dalam Islam adalah menjaga diri dari kebinasaan.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Inpres Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Dinilai Tepat

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) 6/2020 dinilai tepat.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Dicari, Juru Bicara KPK Berintegritas

Calon Jubir KPK yang mendaftar harus memiliki kepakaran, integritas dan komitmen tinggi dalam upaya pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

Geger di Medsos, Rumah Istri Muda Diekskavator Istri Tua

Seorang ibu rumah tangga merobohkan rumah seorang wanita yang diduga merupakan simpanan suaminya dengan ekskavator di Sumut.

NASIONAL | 8 Agustus 2020

4 Kecamatan di Tanah Karo Terdampak Letusan Gunung Sinabung

Debu dan lumpur vulkanik akibat leusan Gunung Sinabung menutupi jalan dan lahan pertanian milik warga.

NASIONAL | 8 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS