Wawan: BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke NKRI
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Wawan: BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke NKRI

Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:27 WIB
Oleh : Asni Ovier / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintahan Presiden Joko Widodo berkomitmen untuk terus memerangi paham radikal dan terorisme. Pasalnya, radikalisme dan terorisme semakin hari semakin berkembang. Bahkan, kelompok teror di Indonesia sudah banyak melibatkan anak-anak maupun perempuan untuk melakukan aksi kejinya.

Berkaca pada kasus Bom Surabaya tahun 2018, terdapat perubahan pola serangan teror yang awalnya dilakukan secara tunggal menjadi dilakukan secara komunal. Bahkan, pelaku teror kini sudah berani menyasar pejabat negara seperti penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto pada 2019 silam. Dengan demikian, diperlukan strategi kontra terorisme untuk menangkal aksi tersebut, salah satunya melalui program deradikalisasi yang menyasar kalangan narapidana terorisme (Napiter) maupun eks Napiter.

Demikian dikemukakan Deputi Komunikasi dan Informasi Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Hari Purwanto dalam konpers BIN bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang bertajuk “Reintegrasi Eks Napiter ke Pangkuan NKRI”, di Surakarta, Senin (17/8/2020).

Wawan mengatakan deradikalisasi merupakan upaya menetralisir pemikiran radikal pelaku teror, dari yang awalnya radikal menjadi tidak radikal. Kegiatan deradikalisasi juga menjadi sangat penting dilakukan di tengah ancaman serangan narasi terorisme yang banyak menyebar lewat internet.

Proses deradikalisasi bertujuan untuk merehabilitasi dan mereintegrasi Eks Napiter kembali ke masyarakat. Program tersebut dilaksanakan secara terpadu oleh sejumlah kementerian dan lembaga terkait serta melibatkan partisipasi publik.

Wawan menyebutkan dalam praktiknya, proses deradikalisasi menemui sejumlah kendala. Beberapa kendala tersebut di antaranya adanya penolakan masyarakat terhadap eks Napiter hingga tuduhan belum optimalnya deradikalisasi.

“Padahal, banyak eks Napiter yang telah hidup normal bahkan menjadi duta anti terorisme. Minimnya informasi yang beredar di masyarakat tersebut pada gilirannya telah membentuk persepsi negatif terhadap kebijakan penanganan terorisme.” ujar Wawan dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2020).

Dijelaskan sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, BIN merupakan lini pertama dalam sistem keamanan nasional. Dalam hal ini, BIN berkepentingan untuk menjaga keamanan dan ketertiban nasinonal, termasuk terlibat dalam proses rehabilitasi eks Napiter agar kembali mengakui NKRI dan dapat kembali diterima masyarakat luas.

“Keberhasilan rehabilitasi mantan tahanan teroris memiliki arti penting bagi keamanan nasional maupun internasional. Selain itu, rehabilitasi eks Napiter merupakan upaya memanusiakan manusia sekaligus upaya memberikan kesempatan kedua untuk menebus kesalahannya di masa lalu,” kata Wawan.

Dikatakan bersama dengan instansi negara lainnya, BIN bekerja keras untuk melakukan rehabilitasi terhadap eks Napiter. Salah satu contohnya adalah Paimin seorang pria kelahiran Sragen, Jawa Tengah yang terbukti memimpin sebuah kelompok beranggotakan delapan orang dan berencana meracuni polisi di Polda Metro Jaya sebelum akhirnya ditangkap pada Oktober 2011 silam. Akibat perbuatannya tersebut, Paimin harus menjalani hukuman penjara di Polda Metro Jaya, Mako Brimob, dan Lapas Klas II A Magelang selama 30 bulan sebelum bebas pada April 2014.

Berbeda dengan Paimin, Priyatmo alias Mamo merupakan eks Napiter yang menjalani hukuman lima tahun penjara atas kepemilikan senjata yang diselundupkan dari Filipina ke Indonesia melalui Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Timur, pada 2011.

“Meski memiliki latar belakang kasus terorisme dan kelompok yang berbeda, baik Paimin, Priyatmo, eks Napiter lainnya telah sama-sama kembali kepada pangkuan NKRI, serta mengambil kesempatan kedua yang dimiliki untuk menebus kesalahan masa lalunya,” papar Wawan. .

Ditambahkan semuanya kini fokus memperbaiki taraf perekonomian keluarga masing-masing maupun lingkungan sekitar rumah mereka dengan berbagai kegiatan positif. Bahkan, Priyatmo menjadi ketua kelompok tani ikan di lingkungan tempat tinggalnya dengan rutin mengadakan latihan budidaya ikan secara mandiri, termasuk dalam membuat pakan ikan agar mendapat keuntungan maksimal saat panen tiba.

Para Eks Napiter juga mengikuti upacara bendera Perayaan HUT RI ke-75. Selain sebagai upaya untuk memupuk nasionalisme, kehadiran Eks Napiter menjadi simbol kembalinya mereka ke NKRI. “Penanganan radikalisme harus dapat dilaksanakan dari hulu hingga hilir dan melibatkan semua pihak,” tegasnya.

Selain pemerintah, masyarakat juga perlu berperan aktif dalam menerima kembali para eks Napiter. Mengucilkan eks Napiter dan para keluarganya justru akan semakin membuat mereka masuk ke dalam lingkaran kekerasan dan dapat kembali menjadi teroris.

“Masyarakat diimbau untuk terus aktif menangkal radikalisme yang saat in terus berkembang, utamanya di tengah pandemi Covid-19. Selain itu, semua pihak juga diharapkan mampu mengimplementasikan semangat toleransi, nilai-nilai kebangsaan dan konsep beragama sesuai tuntunannya masing-masing,” pungkas Wawan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Akibat Covid-19, Gedung DPRD Medan Ditutup 14 Hari

Gedung DPRD Medan terpaksa ditutup selama 14 hari setelah dua orang kepala sub bagian (Kassubag) dinyatakan positif Covid-19.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Mahasiswi Asal Jember Menangi Lomba Pidato Pancasila BNPT

Pengumuman pemenang secara daring dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia (RI).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Pentingnya Bangun Manpower Planning

Pemerintah diharapkan membangun manpower planning atau perencanaan sumber daya manusia (SDM).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Dinkes Sumut: Hubungi Kami jika RS Butuh APD Covid-19

Bila manajemen rumah sakit tidak memiliki biaya untuk membeli APD maka sebaiknya segera dilaporkan ke dinas kesehatan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Demokrasi Dinilai Harus Wujudkan Kesejahteraan

Demokrasi merupakan jembatan emas untuk mengelola suatu negara menjadi lebih baik. Demokrasi sepatutnya dapat mewujudkan kesejahteraan rakyat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Kabupaten Toba Mulai Belajar Tatap Muka

Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut), telah menerapkan belajar tatap muka.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Polda Sumut Sita 100 kg Sabu dan 50.000 Butir Pil Ekstasi

Polda Sumut menyita 100 kilogram (kg) sabu-sabu dan 50.000 butir pil ekstasi dari dua orang sindikat narkoba jaringan internasional di Jakarta.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Bupati Ajak Eks Napiter Sama-sama Bangun Poso

Bupati Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) Darmin Agustinus Sigilipu mengajak para eks narapidana terorisme (napiter) bersama-sama membangun Poso.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Korsleting, Mobil Terbakar di Jalur Puncak Bogor

Diduga korsleting sebuah mobil minibus F 1062 GB terbakar di Jalur Puncak, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (18/8/2020).

NASIONAL | 18 Agustus 2020

PKK Provinsi Bengkulu Bagi 5.000 Masker ke Masyarakat

Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Bengkulu bersama Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Kepamongprajaan membagikan sebanyak 5.000 lembar masker.

NASIONAL | 18 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS