Pencegahan Covid-19, IDI Imbau Masyarakat Terus Waspada
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pencegahan Covid-19, IDI Imbau Masyarakat Terus Waspada

Jumat, 21 Agustus 2020 | 19:53 WIB
Oleh : Dina Fitri Annisa / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Masyarakat diimbau terus waspada dimanapun dan terhadap siapa pun untuk menghindari penularan Covid-19. Namun, satu sisi masyarakat juga diharapkan tidak panik jika dinyatakan positif Covid-19.

Mengapa? Mengingat, angka kematian akibat Covid menurun, dan angka kesembuhan terus tumbuh. Sedangkan angka pasien aktif, tidak semua masuk RS melainkan isolasi mandiri di rumah, tetapi tetap dilakukan pengawasan yang ketat dari berbagai pihak.

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Halik Malik membenarkan bahwa, penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus bersifat self healing. Meski dalam keadaan di lapangan, berbagai faktor seperti usia, komorbid atau adanya penyakit penyerta dapat menyebabkan seorang pasien berada di fase kritis bahkan menyebabkan kematian.

“Faktanya kita masih dalam masa pandemi. Jangan lengah, kita masih tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan untuk bisa bersama-sama melakukan pemutusan rantai penularan,” jelasnya kepada Suara Pembaruan, Jumat (21/8/2020).

Menurutnya, protokol kesehatan menjadi penting untuk dilakukan, mengingat penyebaran virus Covid ini tidak dapat terlihat secara kasat mata. Mengingat, tidak jarang pula mereka yang merasa sudah menjaga diri dengan disiplin dan melaksanakan protokol kesehatan ternyata bisa tertular juga. Termasuk para dokter dan petugas kesehatan yang terlindungi Alat Pelindung DIri (APD) saat menjalankan tugas.

Halik menyebut, alasan tingginya tingkat penularan pada dokter dan nakes beberapa penyebabnya antara lain, keterbatasan pemeriksaan pasien dan juga keterlambatan RS dan juga faskes untuk beradaptasi terhadap situasi Covid-19 ini. Beberapa faskes menurutnya masih kurang adaptif terahdapp situasi pandemi ini.

“Faskes kita masih kurang melakukan skrining secara tidak teratur, dan kini masih ada juga faskes yang belum membedakan pelayanan Covid dan non-Covid,” jelasnya.

Dengan demikian, pelayanan kesehatan masih terus dibenahi. Baik dalam aspek ketersediaan faskes, puskesmas, tempat tidur, dan kemampuan dalam melakukan menangani kasus kesehatan di masing-masing wilayah.

“Saat ini kesiapan dan ketersediaan tenaga kesehatan masih mengalami ketimpangan yang lebar di segala wilayah. Meskipun kini jumlahnya rasionya lebih baik, kalau dihitung penyebaran tetap tidak merata. Banyak puskesmas tidak ada dokter yang permanen, atau rs belum memiliki tempat tidur ideal dalam melayani masyarakat,” terangnya.

Dengan situasi seperti ini, daya tampung kapasitas pemakaian faskes itu ternyata tidak seimbang. Di Jakarta kebanyakan RS menolak pasien karena jumlah okupansinya tinggi dibanding jumlah tempat tidur, apalagi kalau terdapat RS yang tutup karena jadi klaster penularan Covid.

“Itu yang kita temukan, penularan ini masih berlangsung. Ada saja RS yang harus di stop atau tutup sementara untuk mengistirahatkan petugas, melakukan desinfeksi atau memaksimalkan penyembuhan pasien yang di dalam,” terangnya.

Ia pun kembali menekankan bahwa, persoalan ini tidak dapat ditangani oleh sebagian pihak saja. Namun juga seluruh stakeholder. Terutama dalam melakukan protokol kesehatan utama. Yaitu, mencuci tangan, menjaga jarak, dan juga menggunakan masker.

“Semua orang harus terlibat aktif dalam pencegahan. Perilaku pencegahan ini lahir dari kesadaran. Jadi kita harus berupaya agar protokol kesehatan bukan jadi sesuatu yang dipaksakan. Sedangkan kewajiban negara ada untuk memastikan protokol kesehatan disiplin dilakukan,” ungkapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Polri: Ada 6 Calon Tersangka Dugaan Penganiayaan M Kace, Salah Satunya Napoleon

Ada enam calon tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kace atau Muhammad Kece, salah satunya Irjen Pol Napoleon Bonapart

NASIONAL | 25 September 2021

Pemerintah Kutuk Pelaku Kekerasan terhadap Tokoh Agama dan Perusakan Fasilitas Ibadah

Pemerintah mengutuk pelaku kekerasan terhadap tokoh agama dan perusakan fasilitas ibadah, di sejumlah tempat, di Indonesia

NASIONAL | 25 September 2021

Panen Jagung di Pelosok, Pengamat: Bukti 2,3 Juta Ton Ada

Ketersediaan jagung saat ini ternyata dalam kondisi melimpah, seiring panen raya di musim kedua yang terus berlangsung.

NASIONAL | 25 September 2021

Pengganti Azis Syamsuddin Jadi Wakil Ketua DPR, Golkar: Itu Hak Prerogatif Airlangga

Hal ini (pengganti Azis Syamsuddin sebagai wakil Ketua DPR) adalah hak prerogratif dari Ketum Partai Golkar.

NASIONAL | 25 September 2021

BPS Anugerahi Kemtan Sebagai Mitra Terbaik Satu Data

Penganugerahan tersebut merupakan rangkaian BPS Award.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Kasus Suap, Golkar Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Golkar mengedepankan asas hukum praduga tak bersalah atau presumption of innocence dalam menghadapi kasus hukum yang menimpa Azis Syamsuddin

NASIONAL | 25 September 2021

Aksi Teror KKB, Satgas Evakuasi Belasan Warga dari Distrik Kiwirok

Evakuasi warga dibagi dalam dua kloter terbang. Kloter pertama terdiri dari 11 warga, tiga anak-anak dan delapan warga dewasa. Kloter kedua enam warga.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Suap, Golkar Akan Berikan Bantuan Hukum

Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum kepada Azis Syamsuddin jika yang bersangkutan memintanya

NASIONAL | 25 September 2021

Gerakan Mobil Masker BNPB Sambangi 4 Klaster Penyelenggara PON Papua

BNPB menurunkan gerakan mobil masker di 4 klaster penyelenggara pertandingan yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

NASIONAL | 25 September 2021

KPK Dalami Keterlibatan Azis Syamsuddin dalam Kasus Dugaan Suap Eks Bupati Kukar

KPK mendalami dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin terkait dugaan suap eks Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin.

NASIONAL | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Polri: Ada 6 Calon Tersangka Dugaan Penganiayaan M Kace, Salah Satunya Napoleon

Polri: Ada 6 Calon Tersangka Dugaan Penganiayaan M Kace, Salah Satunya Napoleon

NASIONAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings