Tak Kunjung Berhasil, KPK Evaluasi Satgas Pemburu Harun Masiku
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tak Kunjung Berhasil, KPK Evaluasi Satgas Pemburu Harun Masiku

Senin, 24 Agustus 2020 | 19:29 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan masih terus berupaya memburu caleg PDIP, Harun Masiku yang menjadi buronan atas kasus suap PAW Anggota DPR. Untuk itu, KPK bakal mengevaluasi tim Satgas yang selama tujuh bulan ini belum berhasil membekuk Harun yang melarikan diri saat OTT pada 8 Januari 2020 lalu.

"Insyaallah (perburuan Harun Masiku) masih terus dilakukan. Di internal kita coba mengevaluasi kerja dari Satgas yang ada," kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).

Diketahui, pada hari ini, Senin (24/8/2020), Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 6 tahun pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Majelis Hakim menyatakan, Wahyu terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama mantan Anggota Bawaslu yang juga kader PDIP, Agustiani Tio Fridelina menerima suap dari kader PDIP Saeful Bahri. Suap itu diberikan agar Wahyu mengusahakan KPU menetapkan Harun Masiku sebagai anggota DPR melalui pergantian antarwaktu (PAW) menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia.

Sementara, kader PDIP lainnya Saeful Bahri yang disebut menjadi perantara suap dari Harun Masiku ke Wahyu Setiawan sudah dijebloskan ke Lapas Sukamiskin.

Nawawi mengatakan, dari evaluasi itu, tak menutup kemungkinan, KPK akan menambah jumlah personel yang dilibatkan dalam Satgas perburuan Harun Masiku. Tak hanya itu, KPK juga mempertimbangkan untuk mengerahkan satgas pendamping agar pencarian Harun dapat lebih maksimal.

"Kemungkinan untuk menambah personel satgas ataupun menyertakan satgas pendamping," kata Nawawi.

Di sisi lain, kata Nawawi, KPK terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain, terutama Kepolisian.

"Kita juga coba terus melakukan koordinasi dengan Polri yang telah menetapkan status DPO terhadap tersangka (Harun Masiku)," katanya.

KPK telah memerpanjang masa pencegahan ke luar negeri terhadap Harun Masiku selema enam bulan ke depan terhitung sejak Jumat (10/7/2020). Perpanjangan masa pencegahan ke luar negeri itu dilakukan karena KPK tak kunjung menangkap Harun Masiku.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

5 Tersangka Penyelundup Sabu Diringkus Polres Lampung Selatan

Barang bukti yang disita diperkirakan bernilai Rp 28 miliar.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

KPK Tegaskan Vonis Eks Komisioner KPU Bukan Akhir Kasus Harun Masiku

Mantan caleg PDIP, Harun Masiku yang menyandang status tersangka hingga saat ini masih buron.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Kasus Suap: Djoko Diperiksa, Tommy Mengaku Sakit

Djoko Tjandra diperiksa sebagai tersangka dalam kasus suap dalam hilangnya Red Notice.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Pembakaran Lahan oleh Masyarakat Berisiko Tinggi

Pembukaan lahan dengan membakar tidak cocok untuk membangun perkebunan karena lahan yang dibutuhkan sangat luas.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

75 Warga Bengkulu Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri

Sebanyak 75 dari 289 warga Bengkulu, positif virus corona atau Cavid-19 saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Pemkot Bengkulu Belum Izinkan Siswa SD dan SMP Belajar Tatap Muka

Kegiatan belajar tatap muka untuk siswa SD dan SMP baru dibuka kembali setelah kasus Covid-19 benar-benar aman.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Kegiatan Belajar Tatap Muka di Kabupaten Toba Dihentikan

Kegiatan belajar tatap muka dihentikan karena terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Toba.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Djoko Tjandra Diperiksa Kasus Suap, Tommy Mengaku Sakit

Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 16 orang saksi.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Guru Diminta Fokus pada Materi Esensial Selama Pandemi

Dengan kurikulum darurat, guru diharapkan bisa fokus pada materi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran.

NASIONAL | 24 Agustus 2020

Asesmen Kompetensi Minimum Persiapkan Siswa Hadapi Era Teknologi

Dengan kurikulum darurat, guru diharapkan bisa fokus pada materi esensial dan kompetensi prasyarat untuk kelanjutan pembelajaran.

NASIONAL | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS