Kemdikbud: Data Penerima Subsidi Kuota Internet Divalidasi Lewat Dapodik
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Kemdikbud: Data Penerima Subsidi Kuota Internet Divalidasi Lewat Dapodik

Jumat, 28 Agustus 2020 | 19:41 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk membantu meringankan beban siswa, guru, mahasiswa, dan dosen, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyalurkan kuota internet gratis selama empat bulan dengan total anggaran senilai Rp 7,2 triliun. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Jumeri mengatakan, khusus untuk siswa, data penerima subsidi ini akan divalidasi lewat data pokok pendidikan (Dapodik) Kemdikbud.

Tiap siswa akan menerima subsidi sebanyak 35 giga byte (GB) per bulan setara Rp 35.000 per bulan tanpa ada pengecualian. Untuk memastikan semua siswa menerima subsidi tersebut, Kemdikbud telah mengirim surat edaran kepada seluruh kepala dinas pendidikan untuk menugaskan kepada kepala sekolah di semua satuan pendidikan agar melengkapi nomor gawai peserta didik yang aktif melalui aplikasi Dapodik Kemdikbud.

“Data siswa dimasukan lewat Dapodik sesuai dengan NISN (nomor induk siswa nasional, red). Nama siswa dan nomor handphone-nya berapa” kata Jumeri dalam telekonferensi Evaluasi Implementasi Penyesuaian SKB 4 Menteri, Jumat (28/8/2020).

Jumeri menambahkan, setelah mengisi Dapodik, kepala sekolah harus menandatangani akta pakta integritas yang menyatakan bahwa data yang dimasukkan itu benar. Tanda tangan pakta integritas ini diunggah pada laman Dapodik. Lalu, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemdikbud akan memilah-memilih data tersebut sesuai dengan operator provider yang didaftarkan.

Nomor gawai peserta didik akan diserahkan kepada masing-masing operator untuk diisi pulsa data setiap bulan. Sementara bagi peserta didik yang belum mempunyai nomor, akan diisi kuota internet pada tahap berikutnya.

Oleh karena itu, Jumeri mengimbau peserta didik untuk tidak perlu khawatir karena subsidi kuota ini menjangkau semuanya.

“Bagi yang belum masuk, bisa masuk pada tahap berikutnya. Kemudian, untuk nomor yang didaftarkan tetapi sudah tidak aktif maka boleh diganti,” ujarnya.

Jumeri juga menuturkan, satu nomor provider bisa diisi dua kali atau tiga kali. Ini terjadi apabila nomor tersebut digunakan oleh dua atau tiga siswa karena keterbatasan kepemilikan gawai.

“Misalnya dalam satu rumah, ponselnya hanya satu dan anaknya ada tiga. Untuk sementara karena ini belum final dan masih didiskusikan dengan operator, maka ketiga-tiganya akan diberi kuota,” ujarnya.

Selanjutnya terkait pengawasan, Jumeri menuturkan, apabila ada laporan dari satuan pendidikan jika provider yang digunakan lambat, maka pihaknya akan melakukan komplain kepada operator telekomunikasi terkait.

Jumeri menyebutkan, subsidi kuota internet ini merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk memberi solusi terhadap permasalahan PJJ. Sebab, selama PJJ ini kendala utama adalah kuota internet. Hanya masyarakat ekonomi menengah atas yang mampu membeli kuota internet sehingga terjadi kesenjangan pembelajaran antara si kaya dan si miskin.

“Sekarang miskin kaya kita beri semua, sehingga anak-anak kita bahagia belajar dan tidak berpikir tentang pulsa atau biaya pulsa yang akan dikeluarkan. Saya rasa 35GB sebulan cukup untuk seorang siswa, asal tidak dipakai untuk hal lain,” ujarnya,

Sementara bagi siswa di daerah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T) yang belum mendapat akses jaringan internet, Jumeri menuturkan, berdasarkan data Kemdikbud 80% daerah 3T berada di zona hijau dan kuning. Saat ini, kedua wilayah itu sudah memungkinkan untuk menerapkan pembelajaran tatap muka secara normal.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tambah 24, Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Jadi 329

Penambahan kasus Covid-19 berasal dari Kota Bengkulu 17 kasus, 6 orang dari Seluma dan satu orang dari Bengkulu Tengah.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Pertamina Ungkap Enam Ribuan Mobil Mewah Gunakan Stiker BBM Subsidi

Pemilik kendaraan mewah tetap rela memasang stiker yang bertuliskan "Bukan Untuk Masyarakat Yang Pura-Pura Tidak Mampu".

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Keberlanjutan Perempuan di Dunia Kerja Perlu Didorong

Perempuan yang notabene banyak bekerja paruh waktu atau sektor jasa yang banyak terdampak Covid-19 tak sedikit yang kemudian lebih mudah kehilangan pekerjaan.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

YLBHI : Januari-Mei 2020 Terjadi 38 Kasus Penodaan Agama

YLBHI mencatat, sejak Januari hingga awal Mei 2020 setidaknya terdapat 38 kasus penodaan agama yang tersebar di 16 provinsi

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Dua Balita di Bengkulu Terpapar Covid-19

Kedua balita yang terpapar Covid-19 itu masing-masing berasal dari Bengkulu Utara dan Rejang Lebong.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Penggunaan Sirekap Disebut Cukup sebagai Pendukung

Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) dapat digunakan untuk penghitungan hasil suara Pilkada Serentak 2020, tetapi sebagai pendukung.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Gibran Terima Rekomendasi Dukungan dari PKB dan PPP

Gibran Rakabuming Raka, menerima langsung surat rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Kebakaran Kejagung, Polri Tunggu Hasil Labfor

Mabes Polri belum menyimpulkan penyebab kebakaran yang terjadi di kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) yang terjadi Sabtu (22/8/2020) malam

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Hadi Pranoto Diminta Kooperatif Hadiri Pemeriksaan

Penyidik tidak akan melayangkan surat pangilan kembali karena sudah dua kali memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Gubernur Olly Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Benny Tengker

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tokoh Kawanua Benny Tengker.

NASIONAL | 28 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS