Dirjen GTK: Pembelajaran Bermakna Menumbuhkan Keingintahuan
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Dirjen GTK: Pembelajaran Bermakna Menumbuhkan Keingintahuan

Sabtu, 29 Agustus 2020 | 14:09 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta guru untuk tidak perlu fokus pada penuntasan kurikulum di masa pandemi Covid-19. Melainkan, guru diharapkan mengutamakan pembelajaran yang bermakna bagi siswanya.

Menurut Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendibud Iwan Syahril, pembelajaran yang bermakna memicu rasa ingin tahu siswa.

“Pembelajaran yang bermakna ini banyak dimensinya. Tetapi, intinya adalah mendorong keingintahuan selanjutnya untuk terus belajar. Jika pembelajaran mematikan rasa ingin tahu, itu bukan pembelajaran yang bermakna," kata Iwan dalam webinar bersama Sonora FM, Selasa (25/8/2020).

Iwan menyatakan, pembelajaran yang bermakna relevan dengan kondisi sekitar anak. Di situasi pandemi, misalnya, siswa menghabiskan lebih banyak waktu di rumah sehingga lebih sering berinteraksi dengan anggota keluarga.

Sebagai contoh, lanjut Iwan, ada guru yang membuat rancangan pembelajaran yang melibatkan kegiatan memasak. Rancangan pembelajaran ini juga bisa dikaitkan dengan tiga komponen utama yakni numerasi, literasi, dan pendidikan karakter.

Dari sisi numerasi, siswa bisa mempelajari satuan berat dari takaran dalam resep.

"Untuk literasi, siswa bisa mempelajari bagaimana membuat sebuah resep untuk kemudian dibagikan kepada teman-temannya," kata Iwan.

Materi pengembangan karakter juga bisa berasal dari komunikasi saat membantu orang tuanya saat memasak.

"Tak hanya itu, pembelajaran yang bermakna juga bisa dikaitkan dengan ketertarikan siswa," lanjut Iwan.

Beberapa waktu lalu, Kemendikbud telah meluncurkan kurikulum darurat yang menyederhanakan kompetensi dasar. Kurikulum darurat ini menyederhanakan kompetensi dasar dan fokus pada materi esensial maupun prasyarat untuk lanjut ke tingkat pembelajaran selanjutnya.

Pemerintah juga memperbolehkan sekolah untuk tetap mengikuti kurikulum nasional atau menyederhanakan kurikulum secara mandiri.

Belajar dan Berbagi
Iwan menyatakan, guru-guru di Indonesia saat ini sedang giat-giatnya belajar dan berbagi model pembelajaran. Hal ini ditujukan oleh partisipasi guru dalam webinar-webinar dan terbentuknya komunitas belajar secara masif.

Pada bulan Maret lalu, Kemendikbud juga telah meluncurkan portal Guru Berbagi. Portal ini memudahkan guru dari semua jenjang pendidikan bisa saling berbagi dan berdialog mengenai praktik baik maupun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) di masa pandemi.

"Belajar dan berbagi adalah kunci. [Guru] tidak bisa hanya mengandalkan panduan, tetapi harus selalu berinteraksi untuk melakukan improvement secafa berkelanjutan," kata Iwan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

3 Indonesia Dukung Pembelajaran Jarak Jauh

Kerja sama dengan pihak sekolah dan universitas dilakukan 3 Indonesia dalam memberikan kartu perdana secara gratis kepada siswa dan tenaga pengajar.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Akademisi UI Uraikan Dampak Positif RUU Cipta Kerja

Teddy mengaku heran jika ada yang menolak RUU Cipta Kerja. Menurutnya, serikat buruh juga tidak menolak semua isi dari RUU Cipta Kerja.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Kuliah S3 di Unhan

Ketika mengajar di Sekolah Partai, Hasto selalu menyampaikan pentingnya pemahaman geopolitik. Di Unhan dia senang mendapat ruang yang luas mempelajari hal itu.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Kempora Pantau Pengelolaan Anggaran Pelatnas Timnas U-19

Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelatnas dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 29 Agustus 2020

Kemdagri Dorong Pemda Laksanakan Proses Belajar yang Aman

Kemdagri mendorong kepala daerah untuk melaksanakan kewajiban sesuai dengan kewenangannya dalam pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi ini.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Mantan Juru Bicara HTI Dipolisikan

Mantan juru bicara HTI M Ismail Yusanto dilaporkan ke polisi terkait unggahan di media sosial.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Kemdikbud: Baru 2% Sekolah di Zona Hijau dan Kuning yang Dibuka

Hanya 4.966 sekolah yang telah menerapkan tatap muka dari 179.522 sekolah di zona kuning dan hijau yang boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Pengamat: Subsidi Kuota Internet Harus Diberikan Secara Transparan

Sebelum kuota internet ini disalurkan, pihak sekolah harus mempublikasikan siapa penerima subsidi tersebut agar semua pihak bisa mengawasi.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

PDIP Umumkan Dukung 4 Cabup Bupati di Bengkulu

Dukungan PDIP terhadap empat kandidat calon bupati dan calan gubernur Bengkulu, akan diumumkan paling lambat awal September mendatang.

NASIONAL | 28 Agustus 2020

Kemdikbud: Data Penerima Subsidi Kuota Internet Divalidasi Lewat Dapodik

Kemdikbud telah mengirim surat edaran agar kepala sekolah di semua satuan pendidikan melengkapi nomor gawai peserta didik lewat aplikasi Dapodik.

NASIONAL | 28 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS