Ketua DPR Ajak Pemerintah Revisi UU Penyakit Menular
Logo BeritaSatu

Ketua DPR Ajak Pemerintah Revisi UU Penyakit Menular

Senin, 31 Agustus 2020 | 18:31 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah menjadikan pandemi Covid-19 sebagai momentum memperbaiki sistem kesehatan nasional. Menurut Puan, harus ada terobosan untuk meningkatkan keberadaan dan fungsi infrastruktur kesehatan di Indonesia.

“Kondisi pandemi jadi momentum tepat memperbaiki sistem kesehatan nasional, meningkatkan peran dan fungsi Puskesmas dengan fungsi utamanya melakukan segala upaya pencegahan penyakit dan meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya,” ujar Puan, di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Puan menyampaikan hal itu setelah mendapat laporan mengenai penuhnya sejumlah rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Menurut Puan, Puskemas dapat ditingkatkan peran dan fungsinya sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi dan mendeteksi gangguan kesehatan masyarakat.

“Indonesia dengan karakteristik sosial dan demografi masyarakat yang beragam, menuntut peningkatan peran dan fungsi Puskesmas untuk menjangkau semua masyarakat di wilayah kerjanya,” kata perempuan pertama yang menjadi ketua DPR ini.

Atas dasar itu, kata Puan, melalui fungsi legislasinya, DPR RI bersama pemerintah perlu segera membahas revisi Undang-Undang 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular yang sudah masuk dalam Prolegnas 2020-2024.

Perbaikan sistem kesehatan nasional, kata Puan, harus mencakup infrastruktur kesehatan, kemandirian obat dan vaksin, ketersediaan alat kesehatan dan APD, serta peningkatan riset kesehatan sehingga Indonesia akan siap menghadapi pandemi dan masalah kesehatan.

“Upaya penanggulangan wabah penyakit menular perlu disesuaikan dengan pedoman internasional yang meliputi upaya pencegahan, deteksi, dan respons, serta disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan penyakit menular lintas negara, perubahan transportasi, globalisasi dan era perdagangan bebas saat ini,” ungkap Puan.

Puan menegaskan, DPR selalu mendukung penanganan Covid-19 secara komprehensif. “Situasi tanpa kepastian harus segera diakhiri melalui ketaatan terhadap protokol kesehatan selagi menunggu adanya vaksin Covid-19. Gotong royong semua elemen masyarakat dalam melawan Covid-19 yang selama ini telah dilakukan perlu dipertahankan,” kata Puan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pimpinan DPR: Kasus Penyerangan Polsek Ciracas Pembelajaran untuk Teliti Informasi

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta agar para prajurit TNI dan Polri belajar dari kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Azis Syamsuddin Apresiasi Langkah Kasad

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi langkah tegas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Baleg Minta Panja Harmonisasi RUU Kejaksaan Segera Dibentuk

Badan Legislasi DPR akan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) harmonisasi RUU tentang Kejaksaan.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Olly Dondokambey: Kami Siap Lanjutkan Pembangunan

Deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey-Steven Kandouw akan digelar di Manado, Sulut, Rabu (2/9/2020).

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Ketua Dewan Pers: Hormati Disabilitas dengan Aturan Khusus

Perlakuan terhadap penyandang disabilitas tidak bisa disamakan dengan masyarakat normal pada umumnya.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Panglima Pimpin Penyerahan Jabatan Kabais TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin upacara penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI kepada Marsdya TNI Kisenda Wiranata.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor BKD Bengkulu Ditutup

Kantor Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Bengkulu, ditutup Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 setempat.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Banyak Data Ganda, Penyaluran Bantuan JPS Covid-19 di Jambi Belum Tuntas

Penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 tahap III di Provinsi Jambi belum tuntas hingga akhir Agustus ini karena banyaknya data ganda.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Sempat Dipangkas 50 Persen, Tukin ASN di Banten Akan Naik Kembali

ASN di lingkungan Pemprov Banten akan menerima tukin 75 persen pada November dan Desember 2020.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Covid-19 Meningkat, Gubernur Sumut Belum Izinkan Belajar Tatap Muka

Edy Rahmayadi belum mengizinkan belajar tatap muka di sekolah-sekolah di Sumut, karena masih tingginya kasus positif Covid-19 di daerah itu.

NASIONAL | 31 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS