Tentukan Derajat Luka Korban Terorisme Masa Lalu, LPSK Gandeng PDFI
Logo BeritaSatu

Tentukan Derajat Luka Korban Terorisme Masa Lalu, LPSK Gandeng PDFI

Senin, 31 Agustus 2020 | 18:34 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menggandeng Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia (PDFI) dalam menentukan derajat luka korban tindak pidana terorisme, khususnya peristiwa sebelum lahirnya UU 5/2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Penentuan derajat luka diperlukan sebagai landasan LPSK dalam pengajuan kompensasi bagi korban terorisme masa lalu (sebelum lahirnya UU 5/2018) yang pelaksanaannya mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) 35/2020.

Untuk keperluan tersebut, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara LPSK dengan PDFI tentang Pelayanan Forensik dalam rangka Asesmen bagi Korban Terorisme. Perjanjian Kerja Sama ditandatangani Wakil Ketua LPSK Susilaningtias dan Ketua PDFI dr. Ade Firmansyah Sugiharto di Aula Kantor LPSK, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020).

Turut hadir dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama, Ketua LPSK Hasto Atmojo dan para wakil ketua LPSK, antara lain Achmadi, Antonius PS Wibowo, Livia Istania DF Iskandar dan Maneger Nasution, serta Sekretaris Jenderal LPSK Noor Sidharta. Sedangkan dari PDFI, hadir Sekretaris Jenderal PDFI dr. Budi Suhendar dan Bendahara PDFI dr. Asri M Pralebda.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menjelaskan, kerja sama LPSK dan PDFI tidak terlepas dari Nota Kesepahaman antara LPSK dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang ditandatangani April 2018 lalu, yang lingkup kesepahamannya disebutkan perihal asesmen medis terhadap saksi dan/atau korban serta perhitungan kerugian akibat saksi dan/atau kecatatan yang diderita saksi dan /atau korban tindak pidana.

Menurut Hasto, kerja sama dengan PDFI diperlukan sebagai upaya LPSK melaksanakan PP 35/ 2020, khususnya dalam memproses permohonan kompensasi korban terorisme masa lalu. Apalagi, pengajuan permohonan kompensasi korban terorisme masa lalu memiliki tenggat waktu hingga Juni 2021 mendatang.

“Setidaknya terdapat dua hal pokok yang diharapkan dari pelaksanaan kerja sama LPSK dan PDFI. Pertama, pelaksanaan asesmen medis terhadap korban tindak pidana terorisme dan, kedua, penerbitan Surat Keterangan Ahli,” kata Hasto.

Menurutnya, pelaksanaan asesmen medis terhadap korban tindak pidana terorisme diperlukan untuk mengetahui derajat luka yang dialami korban terorisme masa lalu. Dari pemeriksaan forensik yang dilakukan ahli, akan dipergunakan sebagai landasan LPSK dalam mengajukan besaran kompensasi bagi para korban.

“Dari hasil asesmen medis berupa pemeriksaan forensik, LPSK berharap rekan-rekan dari PDFI dapat menerbitkan surat keterangan ahli,” ujar Hasto.

Ketua PDFI Ade Firmansyah Sugiharto menilai, pihaknya sangat mendukung kerja sama dengan LPSK. Dalam sambutannya, Ade mengutip teori keadilan sebagai fairness yang dikemukakan John Rawls bahwa orang yang berada pada posisi paling lemah, dalam konteks ini korban tindak pidana terorisme, perlu mendapakan bantuan.

“Bantuan (bagi korban terorisme) diperlukan agar mereka bisa kembali setara dengan masyarakat lain. Kompensasi kami nilai sebagai salah satu cara fairness bagi korban,” kata Ade.

Menurutnya, dengan keahlian forensik yang dimiliki setiap anggotanya, PDFI akan maksimal membantu LPSK. Saat ini, PDFI memiliki 271 anggota dokter forensik yang tersebar di seluruh Indonesia, meski memang sebagian di antaranya sudah ada yang pensiun.

“Kerja sama ini semoga bisa membantu LPSK mendapatkan landasan untuk pengajuan kompensasi bagi korban terorisme,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyidik Jadwalkan Panggil Pelapor Mantan Jubir HTI

Penyidik menjadwalkan pemanggilan terhadap pelapor kasus dugaan pelanggaran Undang-undang Ormas dan ITE dengan terlapor mantan juru bicara HTI.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Ketua DPR Ajak Pemerintah Revisi UU Penyakit Menular

Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah menjadikan pandemi Covid-19 sebagai momentum memperbaiki sistem kesehatan nasional.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Pimpinan DPR: Kasus Penyerangan Polsek Ciracas Pembelajaran untuk Teliti Informasi

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta agar para prajurit TNI dan Polri belajar dari kasus penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Azis Syamsuddin Apresiasi Langkah Kasad

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi langkah tegas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Andika Perkasa.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Baleg Minta Panja Harmonisasi RUU Kejaksaan Segera Dibentuk

Badan Legislasi DPR akan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) harmonisasi RUU tentang Kejaksaan.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Olly Dondokambey: Kami Siap Lanjutkan Pembangunan

Deklarasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey-Steven Kandouw akan digelar di Manado, Sulut, Rabu (2/9/2020).

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Ketua Dewan Pers: Hormati Disabilitas dengan Aturan Khusus

Perlakuan terhadap penyandang disabilitas tidak bisa disamakan dengan masyarakat normal pada umumnya.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Panglima Pimpin Penyerahan Jabatan Kabais TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin upacara penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI kepada Marsdya TNI Kisenda Wiranata.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Pegawai Terpapar Covid-19, Kantor BKD Bengkulu Ditutup

Kantor Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Bengkulu, ditutup Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 setempat.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Banyak Data Ganda, Penyaluran Bantuan JPS Covid-19 di Jambi Belum Tuntas

Penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 tahap III di Provinsi Jambi belum tuntas hingga akhir Agustus ini karena banyaknya data ganda.

NASIONAL | 31 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS