Dibawa ke Mobil Tahanan, Mantan Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (0)   |   COMPOSITE 5975 (0)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 473 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1245 (0)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (0)   |   IDXENERGY 741 (0)   |   IDXESGL 130 (0)   |   IDXFINANCE 1328 (0)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (0)   |   IDXHIDIV20 418 (0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (0)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 739 (0)   |   IDXPROPERT 876 (0)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (0)   |   IDXTRANS 1040 (0)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (0)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1135 (0)   |   LQ45 890 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (0)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (0)   |   PEFINDO25 295 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dibawa ke Mobil Tahanan, Mantan Kepala BPN Denpasar Bunuh Diri

Senin, 31 Agustus 2020 | 22:26 WIB
Oleh : YUD

Denpasar, Beritasatu.com - Mantan Kepala BPN Kota Denpasar dan BPN Kabupaten Badung, Tri Nugraha (53), melakukan bunuh diri saat dibawa ke mobil tahanan untuk proses penahanan atas dugaan kasus gratifikasi dan pencucian uang beberapa sertifikat tanah.

"Posisinya saat itu dalam toilet karena alasannya dia mau ke toilet. Terdengar letusan, kami buka pintunya dan saat itu tidak terkunci," kata Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Asep Maryono, saat dimintai keterangan di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar, Senin (31/8/2020) malam.

Ia mengatakan setelah mengetahui Nugraha menembak dirinya sendiri ke dada kirinya pada sekitar pukul 19.40 WITA petugas langsung membawa ke mobil tahanan menuju RS Bros.

"Senjatanya pistol, kami belum tahu jenis apa, tapi itu diduga adalah senjata yang kami tidak tahu jenisnya. Ia menembak bagian dadanya di dalam toilet. Kami tidak tahu dia bawa pistol. Ada satu kali tembakan saja. Setelah terdengar letusan baru kami buka," kata Maryono.

"Berdasarkan informasi dari pihak RS, tersangka Tri Nugraha dinyatakan meninggal. Kami tidak tahu (ada pistol) karena itu barang milik Tri Nurgaha, yang penting sekarang ini kita memberitahukan keluarga," katanya.

Kejadian bunuh diri yang melibatkan mantan kepala BPN Denpasar dan BPN Badung ini berawal saat dia akan dipindah dari Kejaksaan Tinggi Bali menuju LP.

Maryono menjelaskan, kejaksaan telah memanggil Nugraha itu akhir pekan lalu. Namun, atas permintaan yang bersangkutan baru bisa dilakukan pemeriksaan pagi hari ini.

Nugraha datang ke Kantor Kejaksaan Tinggi Bali pukul 10.00 WITA dan sesuai prosedur seluruh barang-barang tamu harus diletakkan dalam loker.

"Jadi semua itu tersimpan. Pertama jam 10.00 WITA dan kunci loker itu dibawa yang bersangkutan, termasuk barang-barang penasehat hukum disimpan di loker. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Siang harinya dia akan sholat dan makan tapi tidak kembali. Kami tunggu sampai jam 15.00 WITA, itu sekitar siang hari," jelasnya.

Setelah itu, petugas melacak dan didapat informasi Nugraha berada di rumahnya, Jalan Gunung Talang, Padangsambian, Denpasar. Kemudian tim penyidik datang ke sana bersama dua pejabat Kejaksaan Tinggi Bali, lalu yang Nugraha dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Bali.

"Kunci loker masih dipegang tersangka Tri Nugraha, lalu dilakukan pemeriksaan lanjutan. Setelah itu proses pada saat kami lakukan penahanan, kami tidak tahu kalau rupanya isi loker itu barangnya sudah dikeluarkan. Dikeluarkan oleh penasehat hukumnya, berdasarkan informasi yang kami terima, dia meminta penasehat hukumnya untuk mengambil barang, ini kita tidak tahu sama sekali," katanya.

Ia mengatakan, Kejaksaan Tinggi Bali, tidak punya kewenangan untuk mengetahui barang yang dibawa tersangka tapi diwajibkan masuk ke dalam loker. "Nah ketika perjalanan itulah saya mendapat informasi dia minta izin ke toilet dan di sana bunuh diri," ucap Maryono.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bayi 7 Bulan di Lebak Positif Covid-19

Bupati Lebak menyatakan salah satu keluarga di sebuah kecamatan di wilayahnya dinyatakan positif terpapar Covid-19, salah satunya bayi berusia tujuh bulan.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Wapres Berharap Unika Atma Jaya Utamakan Toleransi

Wapres Ma’ruf Amin berharap Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta dapat mengutamakan sikap toleransi, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Menuju Satu Data Kependudukan, BPS Lanjutkan Sensus Penduduk 2020

Sekitar 191.000 petugas sensus akan berkeliling ke rumah-rumah untuk bertugas dilengkapi rompi dan tanda pengenal dan surat penugasan.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

MPR Minta Visi Misi Paslon Pilkada Berpedoman Pancasila dan Tak Terpisahkan dengan Visi NKRI

Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah Pasal 42 ayat (1) huruf q Peraturan KPU (PKPU) 3/2017.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

KPK: Belum Ada Permohonan Koordinasi Kasus Jaksa Pinangki

KPK memastikan belum menerima permohonan koordinasi dan supervisi penanganan kasus dugaan suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Indopol: Masyakat Puas dengan Penanganan Covid-19 di Jatim

Sebanyak 66,30 persen responden menyatakan merasa puas dengan penanganan Covid-19 di Jatim.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Eks Pejabat Polri Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Deddy Fauzi El Hakim tidak memenuhi panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik KPK terkait kasus di PT Dirgantara Indonesia.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Kemhub Realisasikan 45 Persen Anggaran

Kemhub menargetkan penyerapan anggaran sampai akhir 2020 sebesar 93%.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Besok, Draf Final RUU MK Akan Disahkan di Paripurna DPR

RUU MK itu diharapkan segera dapat disetujui, dan dapat disahkan menjadi undang-undang.

NASIONAL | 31 Agustus 2020

Dikecam, Putusan MA Sunat Hukuman Eks Bupati Kepulauan Talaud

ICW mengecam putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) yang menyunat hukuman mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip.

NASIONAL | 31 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS