Tentang Subsidi Kuota Internet, Rektor Masih Tunggu Arahan Kemdikbud
Logo BeritaSatu

Tentang Subsidi Kuota Internet, Rektor Masih Tunggu Arahan Kemdikbud

Selasa, 1 September 2020 | 22:31 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk meringankan beban siswa, guru, mahasiswa, dan dosen menjalankan pembelajaran jarak jauh (PJJ) daring, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 7,2 triliun untuk subsidi kuota internet. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Tinggi Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho menuturkan, pihaknya sedang menunggu skema seperti apa menjadi kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Sebab pada umumnya, perguruan tinggi negeri (PTN) telah memiliki kebijakan subsidi kuota bagi mahasiswa.

“Untuk mahasiswa katanya akan dapat kuota internet 50 giga byte (GB). Nah prosesnya seperti apa? Sebetulnya praktik ini telah dilakukan oleh PTN-PTN,” kata Jamal kepada Suara Pembaruan, Selasa (1/9/2020) malam.

Jamal menuturkan, sebagai rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo Jawa Tengah, ia telah membuat kebijakan subsidi sejak awal April dengan mengalokasikan anggaran untuk kuota pulsa mahasiswa. Tiap mahasiswa mendapatkan dana sebesar Rp 50.000 per bulan.

Untuk mendapatkannya, mahasiswa UNS harus mendaftarkan diri kepada laman UNS untuk mencantumkan nomor provider, nama, program studi (prodi), dan nomor induk mahasiswa (NIM). Dari data tersebut, UNS memilah provider yang digunakan mahasiswa, kemudian diisi pulsa sesuai disepakati.

“Jadi pulsa gratis ini hanya diberikan kepada mahasiswa yang mendaftar. Kita memberikan anggaran harus jelas karena menghindari masalah di kemudian hari,” ujarnya.

Menurut Jamal, pola-pola yang sudah digunakan oleh PTN bisa menjadi rujukan bagi Ditjen Dikti. Artinya, meski kuota ini diperuntukkan bagi semua mahasiswa, tetapi sebaiknya mahasiswa yang mendapat kuota mendaftar atau mengajukan diri terlebih dulu melalui laman masing-masing PT. Baru kemudian universitas mengajukannya kepada Kemdikbud.

Surat Edaran
Selanjutnya, Jamal menuturkan, butuh adanya surat edaran (SE) atau aturan serupa untuk akuntabilitas dan transparansi, agar bantuan disalurkan ini tepat sasaran dan tidak terjadi pendobelan seperti bantuan sosial (bansos) lainnya. Apalagi untuk PTN yang sama-sama memberi subsidi kuota bagi mahasiswa menggunakan anggaran dari pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Ini harus diperhatikan sejak awal agar subsidi tidak diberikan kepada objek yang sama.

Jamal menuturkan, masalah subsidi kuota ini perlu kehati-hatian karena berdasarkan hasil rapat bersama MPRTNI beberapa hari lalu, ternyata ada PTN yang sudah memberi subsidi bagi seluruh mahasiswa. Ini telah dilakukan oleh Universitas Sam Ratulangi, Manado Sulawesi Utara. Selain itu, Universitas Jambi juga telah menandatangani kontrak kerja sama dengan salah satu provider telekomunikasi.

“Mereka telah memberikan data seluruh mahasiswa dan ini menggunakan uang negara juga. Agar tidak terjadi masalah pemberian bantuan ke objek yang sama, maka mungkin bantuan dari subsidi kuota internet empat bulan dari Dikti bisa dialihkan untuk diberikan pada tahap selanjutnya,” ucap Jamal.

Menurutnya, skema subsidi kuota ini perlu segera dijalankan karena sejumlah perguruan tinggi telah memulai tahun akademik 2020/2021 pada Senin (31/8/2020) lalu.

Sementara itu, Dirjen Dikti, Nizam menuturkan, pihaknya telah menyurati perguruan tinggi sejak 21 Agustus 2020 sebelum Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengumumkan subsidi kuota internet pada Rapat Kerja Kemdikbud dengan DPR Komisi X di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2020).

”Sejak tanggal 21 Agustus sudah kita surati perguruan tinggi untuk melakukan update data handphone mahasiswa,” ucapnya kepada Suara Pembaruan melalui pesan pendek.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kapolri Mutasi Lima Wakapolda

Mutasi Polri sesuai dengan ST/2558/IX/Kep/2020 tanggal 1 September 2020 yang ditandatangani oleh As SDM Irjen Sutrisno Yudi.

NASIONAL | 1 September 2020

Sekda Aceh: Peserta Gebrak Masker Aceh Capai Belasan Ribu

Tercatat 19.735 masyarakat akan ikut membagikan masker kepada seluruh kabupaten/kota di Aceh pada 4 September mendatang.

NASIONAL | 1 September 2020

Karo Watpers SSDM Polri Andhi Hartoyo Berpulang

Andhi Hartoyo, lulusan Akpol 1989 ini berpulang di usia 54 tahun

NASIONAL | 1 September 2020

Aceh Kampanyekan Penggunaan Masker Lewat Stiker Mobil

Stiker yang bertuliskan "Ingat Covid, Ingat Masker" diharapkan bisa menumbuhkan keinginan untuk selalu mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

NASIONAL | 1 September 2020

Pemerintah Aceh Siap Bagikan Satu Juta Masker Pemberian Jokowi

Pemerintah Aceh akan segera membagikan satu juta lembar masker kain bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke seluruh kabupaten/kota di Aceh.

NASIONAL | 1 September 2020

Erwin Aksa Akui Positif Covid-19

Mendapati dirinya terpapar Covid-19, Erwin Aksa langsung melakukan isolasi mandiri.

NASIONAL | 1 September 2020

Satgas Covid-19 Sebut Belum Ada Jaminan Disuntik Vaksin Kebal Virus Corona

Vaksin bukan satu-satunya yang bisa melindungi masyarakat. Justru, proteksi pertama bagi masyarakat adalah pencegahan.

NASIONAL | 1 September 2020

Pimpinan KPK Sebut Pengambilalihan Perkara Tak Tergantung Institusi Lain

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyatakan, supervisi dan pengambilalihan perkara merupakan kewenangan lembaga antirasuah.

NASIONAL | 1 September 2020

Satgas Covid-19: Jumlah Daerah Zona Risiko Tinggi dan Sedang Naik

Sebelumnya ada 32 kabupaten/kota, sekarang menjadi 65 kabupaten/kota dengan risiko tinggi Covid-19.

NASIONAL | 1 September 2020

Dalam Sepekan, Kasus Kematian Covid-19 Meningkat 24,4 Persen

Ada lima provinsi yang memiliki persentase kematian tertinggi, yakni Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur 7,07, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Selatan.

NASIONAL | 1 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS