Reza Kembali Diciduk, BNN: Rehabilitasi Tidak Bisa Sembuhkan 100% Pemakainya
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Reza Kembali Diciduk, BNN: Rehabilitasi Tidak Bisa Sembuhkan 100% Pemakainya

Sabtu, 5 September 2020 | 22:01 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Penyanyi Reza Artamevia kembali diciduk oleh aparat penegak hukum karena kembali menyalahgunakan narkotika jenis sabu-sabu. Berita ini diketahui luas oleh publik pada Sabtu (5/9/2020).

Hal ini mendapatkan sorotan dari Badan Narkotika Nasional (BNN). BNN menyebutkan kembalinya seorang publik figur menggunakan ataupun menyalahgunakan narkotika amat tergantung pada individu dan lingkungannya.

"Jadi tidak bisa serta-merta menyalahkan institusi rehabilitasi narkotika gagal. Karena ini amat tergantung pada individu tersebut dan lingkungannya. Misalkan saja ada maling tertangkap dipenjara, keluar dari penjara dia maling lagi, apakah yang salah insitusinya? Tentunya itu amat tergantung dari orang itu sendiri," ujar Kabag Humas BNN, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, Sabtu (5/9/2020).

Ia menyebutkan jadi seseorang kembali mengulang perbuatannya menyalahgunakan narkotika lebih disebabkan kepribadian, niat, dan lingkungan.

"Jadi gak ada urusannya sama rehabilitasi. Itu tergantung orangnya. Kami (BNN) saat dimintai rekomendasi rehab dari pihak kepolisian juga tidak bisa sembarang memberikan rehabilitasi begitu saja. Pasti kita asesmen dengan ketat apakah dia pengedar, bandar, kurir, atau penyalahguna," tegas Pudjo.

Baca Juga: Tangkap Reza, Polisi Sita Barang Bukti Diduga Sabu

Sementara itu, Koordinator Kelompok Ahli BNN, Ahwil Luthan menjelaskan bahwa seseorang yang sudah pernah menggunakan narkotika apalagi dalam jangka waktu lama, maka akan sulit untuk benar-benar pulih.

"Rehabilitasi itu artinya orang yang sudah addict diharapkan kembali sembuh. Setelah rehabilitasi ada after care, kembali ke masyarakat, keluarga, dan lingkungan. Jadi kemungkinan untuk kembali lagi ada tapi amat tergantung pada lingkungan sekitarnya," kata Ahwil Luthan.

Ia menjelaskan bahwa narkotika merupakan zat yang membuat otak rusak, dan meskipun seseorang menjalani rehabilitasi tidak mungkin bisa sembuh permanen 100%.

"Sembuhnya tidak akan sempurna atau tidak maksimal. Bisa saja sembuh sempurna asalkan ada keinginan kuat dari pribadinya. Kalau pemakai sudah begitu berat, apabila ada kondisi stress bisa kembali menjadi pemakai. Bisa jadi dia kembali berkumpul dengan teman-temannya yang juga mengkonsumsi narkoba," jelas Ahwil Luthan.

Untuk itu ia menyebutkan pendamping dari pihak keluarga dan orang terdekat amat penting untuk membuat seorang mantan pengguna narkoba tidak kembali menggunakan narkotika.

"Paling tepat dia berkumpul bersama keluarganya yang care dengan dia. Jadi kalau orang di sekitar lingkungannya ada yang mengajak dia punya benteng untuk melindungi dirinya. Lagipula tidak mungkin orang direhabilitasi secara terus-menerus, paling hanya 3 bulan, dan paling lama 1 tahun," tandas Ahwil Luthan.

Sebagaimana diketahui, artis dan juga penyanyi Reza Artamevia pernah ditangkap untuk kasus yang sama pada 2016 silam di NTT bersama Gatot Brajamusti. Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya rencananya akan mengungkap kasus tersebut pada Minggu (6/9/2020) besok.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sigit Reliantoro: Destinasi Wisata Minat Khusus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Destinasi Wisata Minat Khusus Bukit Kandis memiliki keunggulan sebagai perbukitan batu andesit dengan pesona alam yang luar biasa.

NASIONAL | 5 September 2020

Penanganan Covid-19, Pemerintah Dianggap Cenderung Utamakan Ekonomi Dibanding Kesehatan

Faisal Basri menilai kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 kurang terlihat dibandingkan dalam penanganan ekonomi.

NASIONAL | 5 September 2020

Akademisi Minta Komjak Tidak Ganggu Proses Hukum Jaksa Pinangki

Komjak sejatinya tidak ikut campur dalam ranah hukum yang ditangani Kejagung.

NASIONAL | 5 September 2020

BNN Jabar Amankan 13 Orang Penyalahgunaan Narkotika Jenis Suboxone

Dari 13 orang yang diamankan, 4 orang ditetapkan sebagai tersangka dan dilanjutkan ke tahap penyidikan.

NASIONAL | 5 September 2020

Buat Kerumunan Saat Daftar KPU, Bupati Karawang Ditegur Kemdagri

Kemdagri menegur Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana melalui Surat Nomor: 337/4450/OTDA, karena melakukan iring-iringan massa saat pendaftaran ke KPU.

NASIONAL | 5 September 2020

Ketua MPR Prihatin Konten Hoax Covid-19

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan Konten hoax dan disinformasi terkait Covid-19 ini sungguh memprihatinkan.

NASIONAL | 5 September 2020

Pemerintah Pusat Diminta Intervensi Pembangunan Jalan Desa

Pemerintah pusat diharapkan bisa memberikan kontribusi lebih dalam pembangunan jalan kabupaten.

NASIONAL | 5 September 2020

Ini Saran untuk Pembangunan Kembali Gedung Kejagung

Sudah dua minggu berjalan, penyebab kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) masih gelap.

NASIONAL | 5 September 2020

Rohidin Mersyah-Rosjonsyah Daftar ke KPU Bengkulu Naik Angkot

Rohidin Merayah-Rosjonsyah maju di pilgub Bengkulu diusung beberapa parta koaliasi, yakni Golkar, PDIP, PKS, Demokrat, PPP dan PSI.

NASIONAL | 5 September 2020

CIA Sebut Tiongkok Buat Pangkalan Militer di Indonesia, Ini Kata Anggota Komisi I DPR

Intinya, para legislator mengingatkan agar warga Indonesia tak mau diadu domba informasi yang berupa analisis.

NASIONAL | 5 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS