Tuntaskan ITF Sunter, Aktivitas Usaha Bisa Berkembang
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Tuntaskan ITF Sunter, Aktivitas Usaha Bisa Berkembang

Senin, 7 September 2020 | 13:09 WIB
Oleh : Yustinus Paat, Carlos Roy Fajarta / HS

Jakarta, Beritasatu.com - Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah atau Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara, yang sedianya dikelola PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dengan pihak swasta masih mangkrak hingga saat ini. Program yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Desember 2018 lalu masih mengalami sejumlah kendala. Sejumlah kalangan berharap agar program strategis itu segera dituntaskan karena mempunyai dampak yang besar dan bermanfaat.

Demikian disampaikan warga sekitar lokasi ITF Sunter dan pendiri aplikasi pengelolaan sampah Mountrash, Gideon W Ketaren, secara terpisah kepada SP di Jakarta.

Johan (56) dan Ahmari (47) adalah dua warga yang sebelumnya tinggal di calon lokasi ITF Sunter, namun sekarang harus mengungsi tak jauh dari kawasan itu. Keduanya sangat berharap agar proyek ITF Sunter segera berjalan sehingga banyak warga yang menganggur bisa bekerja lagi.

"Siapa tahu nanti kalau proyeknya sudah selesai maka kita direkrut sebagai tenaga kebersihan ataupun pekerjaan lainnya. Sekarang ini saya cuman jadi kuli bongkar muat pasir di Jalan RE Martadinata untuk memenuhi kebutuhan keluarga," kata Ahmari.

Dia mengatakan harapannya agar mereka warga yang dahulunya bermukim di sekitar ITF Sunter dapat dipekerjakan agar bisa melanjutkan nafkah mereka. Selain itu, keduanya juga melihat ada peluang usaha yang bisa dilakukan warga sekitar jika ITF Sunter mulai dibangun hingga beroperasi nanti.

Sementara itu, Gideon W Ketaren menegaskan Mountrash sangat mendukung sekali adanya ITF Sunter tersebut. Keberadaan ITF tersebut akan mengoptimalkan banyak sampah yang selama dibuang karena dianggap tidak memliki nilai ekonomis.
“Pengelolaan dan pengolahan sampah melalui ITF sangat diperlukan. Kami yang bergerak dalam pengumpulan sampah secara digital pun akan beroperasi untuk memasok sampah sehingga semuanya bisa bernilai ekonomis,” jelasnya, Minggu (6/9).

Bahan Baku
Dia yakin kebutuhan sampah yang mencapai ribuan ton per hari akan memobilisasi berbagai kalangan terkait untuk mengumpulkan dan memasok sampah ke ITF. Mountrash yang saat ini masih fokus pada sampah plastik pun akan mengoptimalkan sumber daya dan jaringannya guna memasok sampah dalam jumlah yang banyak.

“Ini berarti banyak pihak yang akan bergerak dan menghidupi banyak kalangan. Mountrash sudah menyiapkan aplikasi bank sampah yang dapat disinergikan untuk pemberdayaan sirkular ekonomi,” kata Gideon yang juga Chief Executive Officer (CEO) PT Mountrash Avatar Indonesia ini.

Dia menegaskan bahwa jika ITF sudah beroperasi Mountrash siap akan memasok sampah sesuai syarat yang diberikan. Aplikasi yang dikembangkan akan mendukung percepatan pasokan bahan baku sampah.

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah merekomendasikan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengganti PT Jakpro selaku pelaksana proyek ITF tersebut. Pasalnya, PT Jakpro dinilai gagal menyelenggarakan proyek tersebut sehingga tidak satupun ITF dibangun. Rekomendasi ini disampaikan langsung oleh Ida selaku Ketua Komisi D DPRD dalam Rapat Pimpinan Gabungan dan Rapat Banggar pada 1 September 2020 lalu.
"Kami merekomendasikan agar Gubernur mencabut Pergub Nomor 33 Tahun 2018 dan Pergub Nomor 65 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan fasilitas pengelolaan sampah di dalam kota karena PT Jakarta Propertindo sebagai pelaksana proyek gagal dalam melaksanakan Pergub tersebut," ujar Ida, Kamis (3/9).

Padahal, kata Ida, ITF sebagai solusi seharusnya mengatasi situasi darurat sampah di DKI Jakarta menjadi prioritas gubernur Anies dalam RPJMD 2017-2020. Hingga saat ini, pembangunan ITF di empat wilayah, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan masih sebatas wacana dan tak satupun yang telah dibangun.

Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro Hanief Arie Setianto mengungkapkan saat ini pembangunan ITF Sunter masih dalam tahapan pendanaan. Pihaknya sedang membahas isu-isu bankability dengan para pemangku kepentingan termasuk dengan lembaga keuangan.

Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Justin Adrian, Jumat (4/9), mengatakan Pemprov DKI Jakarta harus terlibat dalam pendanaan proyek ITF Sunter tersebut.
"Kompleksitas masalah pendanaan atau finansial membuat proyek ITF Sunter ini mandek sampai sekarang. Karena itu, kita minta pemerintah lebih berperan aktif dalam menangani pendanaan proyek ini," ujar Justin Adrian.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hakim Terpapar Covid-19, Kantor Pengadilan Negeri Lubuk Pakam Ditutup Sementara

Keputusan menutup kegiatan persidangan berdasarkan arahan dari Mahkamah Agung (MA).

NASIONAL | 7 September 2020

Pilkada 4 Daerah di Sumut Lawan Kotak Kosong

Empat dari 23 kabupaten maupun kota yang menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara (Sumut), hanya diikuti oleh pasangan tunggal.

NASIONAL | 7 September 2020

Jokowi Perintahkan Mendagri Tegas di Klaster Pilkada

Presiden Jokowi meminta Mendagri dan Bawaslu memberikan peringatan keras kepada peserta Pilkada yang melanggar protokol kesehatan.

NASIONAL | 7 September 2020

Jokowi Minta Menteri dan Komite Fokus Pada Penanganan Covid-19

Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi nasional membaik pula. Artinya fokus pemerintah tetap nomor satu adalah kesehatan, yakni penanganan Covid-19.

NASIONAL | 7 September 2020

Pasangan Nasrul-Eki Pendaftar Terakhir di Pilkada Kabupaten Serang

Pasangan Nasrul-Eki melakukan doa bersama dan menggelar deklarasi dengan parpol pendukung sebelum mendaftarkan diri di KPU Serang.

NASIONAL | 7 September 2020

Meninggal di Hotel, Ketua DPRD Lebak Diduga Terkena Serangan Jantung

Petugas medis sempat memberikan pertolongan. Namun sejam kemudian, Didin Nurohmat meninggal dunia.

NASIONAL | 7 September 2020

Pilkada Kepahiang, Ribuan Warga Mengantar Hidayatullah-Zurdinata Mendaftar ke KPU

Hidayatullah mengharapkan dukungan dan doa dari masyarat Kepahiang.

NASIONAL | 7 September 2020

Belajar Tatap Muka di Bengkulu Berjalan Lancar

Guru dan pelajar wajib memakai masker dan jaga jarak, termasuk rajin mencuci tangan serta tidak terjadi kerumunan banyak orang.

NASIONAL | 7 September 2020

Ma'ruf Amin Ajak Semua Pihak Jihad Perangi Covid-19

Ia meminta akademisi di perguruan tinggi berperan lebih banyak dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan pandemi.

NASIONAL | 7 September 2020

Wakaf Produktif Lahirkan Lapangan Pekerjaan Baru di Sektor Pertanian

Program pembiayaan dari dana wakaf produktif yang tersalurkan melalui penggerak Social Trustfund (STF) Dompet Dhuafa bersama Ok Oce Indonesia, membuka jalan untuk mencapai solusi ketahanan pangan

NASIONAL | 7 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS