Logo BeritaSatu

Dirjen Dikti: Sinergi Pentahelix Jadi Kunci Membangun Ekosistem Reka Cipta

Kamis, 10 September 2020 | 16:16 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Dirjen Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdikbud, Nizam mengatakan sinergi pentahelix merupakan kunci membangun ekosistem reka cipta untuk kemajuan bangsa Indonesia. Pasalnya, reka cipta hadir dalam bentuk sinergisitas sektor perguruan tinggi, dunia industri, pemerintah, masyarakat, dan media. Sinergi ini akan menghasilkan sumber daya manusia (SDM) unggul, sekaligus menghasilkan inovasi dari perguruan tinggi untuk industri.

“Dengan membawa permasalahan industri ke kampus supaya perguruan tinggi dapat menyiapkan SDM yang cocok dengan industri atau sebaliknya industri bisa melihat apa yang ada di kampus untuk bisa dimanfaatkan oleh industri, baik itu SDM atau inovasi teknologi reka cipta yang dihasilkan. Itu menurut saya sangat perlu kita bangun bersama-sama, ekosistemnya,” ucap Nizam pada acara "BeritaSatu CEO Power Breakfast" bertajuk "Kolaborasi Industri dan Perguruan Tinggi Membangun Ekosistem Kampus Merdeka" di Hotel Arya Duta, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Acara ini dihadiri para CEO industri, Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud Wikan Sakarinto, Sesditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani, Koordinator Tim Akselerasi Reka Cipta Ditjen Dikti, Achmad Aditya, inovator perguruan tinggi, dan tim kerja akselerasi reka cipta Ditjen Dikti.

Menurutnya, pentahelix mendukung semangat Ditjen Dikti membangun kedaulatan Indonesia dalam teknologi, ekonomi, SDM, dan dalam mengelola hasil sumber daya alam (SDA). Untuk itu, diperlukan rasa saling percaya dari semua pihak untuk mencapai tujuan dan cita-cita bangsa melalui kolaborasi menyiapkan lulusan maupun bereka cipta.

"Riset dosen berdasarkan problem nyata bukan khayalan. Demikian juga riset-riset mahasiswa sejalan dengan industri,” ucapnya.

Reka cipta, lanjut Nizam, merupakan implementasi program Kampus Merdeka, sekaligus mendorong peran dunia industri dalam mendukung para pereka cipta di perguruan tinggi melalui platform Kedai Reka. Platform ini hadir sebagai wadah untuk mempertemukan sekaligus menghubungkan perguruan tinggi dengan industri. Melalui platform Kedai Reka, tidak ada lagi batasan birokrasi antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat. Artinya, mahasiswa, dosen, masyarakat umum, petani, dan elemen masyarakat lainnya, dapat berinteraksi dan melakukan sinergi. Dengan begitu, semua perguruan tinggi memiliki porsi yang sama dan tidak ada lagi perbedaan kampus swasta maupun negeri.

Kedai Reka
Mantan dekan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan selama ini sebetulnya telah ada inisiasi kerja sama antara dunia industri dengan perguruan tinggi. Kedai Reka akan menghubungkan semua titik dalam semangat Kampus Merdeka, yakni ingin membawa industri masuk ke kampus dan sebaliknya kampus masuk ke dunia industri dan saling berkontribusi satu sama lain.

“Jadi ada sinergi SDM yang unggul yang cocok dengan industri dan sebaliknya industri akan diwarnai oleh hasil-hasil dari kampus,” ucapnya.

Kolaborasi, lanjut Nizam, menjadi penting karena perguruan tinggi memiliki pusat inkubasi yang membutuhkan sinergisitas, sehingga terbangun start-up dari kampus. Sinergi pentahelix akan meningkatkan kualitas SDM. Pasalnya, dari berbagai forum diskusi dengan mitra industri, banyak mutiara di kampus yang bisa menjadi solusi bagi industri.

Pemerintah kini sedang membangun ekosistem melalui sinergi pentahelix karena tidak hanya menghasilkan inovasi, juga menyiapkan SDM. Setiap tahun perguruan tinggi dapat menghasilkan 1,7 juta lulusan, yaitu para sarjana, intelektual, dan profesional, yang membutuhkan lapangan kerja. Namun, dalam kondisi pandemi seperti saat ini lapangan pekerjaan yang tersedia tidak seluas pada kondisi normal.

Untuk itu, Nizam berharap lulusan perguruan tinggi dapat menjadi job creator melalui sinergi dengan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pembangunan desa. Saat ini, sekitar 95% UMKM berasal dari angkatan kerja lulusan perguruan tinggi.

"Prinsip inilah yang akan kita dorong dengan teman-teman CEO agar bisa memanfaatkan kampus sebagai pabrik sumber daya manusia dan pabrik inovasi yang bisa memberi jawaban kepada pihak industri," tuturnya.

Perguruan tinggi, lanjutnya, selain fokus meningkatkan peringkat untuk menjadi world class university (WCU), juga menjadi tulang punggung penggerak perekonomian di tingkat provinsi. Apalagi, Kemdikbud juga memiliki Ditjen Pendidikan Vokasi yang juga berkontribusi membangun kualitas SDM terampil untuk membangun daerah

"Kuncinya adalah sinergi pentahelix. Sinergi merupakan prinsip untuk kita bisa naik terus ke atas. Ibaratnya seperti garuda yang terbang. Paruhnya ini kita representasikan dengan perguruan tinggi yang kita fokuskan pada world class university. Sayapnya yang lebar, yaitu pendidikan yang menjadi tulang punggung penggerak ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia yang terampil dan siap membangun daerah. Kakinya siap mencengkeram untuk mengambil setiap peluang agar bisa maju ke depan," ujar Nizam

Tantangan
Sementara itu, Koordinator Tim Akselerasi Reka Cipta Ditjen Dikti, Achmad Aditya menyatakan platform Kedai Reka merupakan upaya untuk memerdekakan kerja sama industri dan perguruan tinggi. Pasalnya, tantangan yang dihadapi perguruan tinggi dan industri saat ini adalah sejumlah peraturan yang menjadi kendala kolaborasi keduanya.

“Saat ini kita sudah berbicara dengan 1.000 kampus di Indonesia, mulai dari ujung Papua sampai ke Aceh. Kita sudah bicara juga dengan belasan industri dan beberapa kementerian. Dari situ kita melihat satu-satunya cara untuk membangun kerja sama yang efektif antara industri dan perguruan tinggi adalah membuka ruang komunikasi seluas-luasnya," katanya.

Platform Kedai Reka merupakan solusi untuk menjembatani dan menyamaratakan akses hubungan perguruan tinggi dan industri, sehingga seluruh perguruan tinggi di Indonesia akan mendapatkan kesempatan yang sama ke industri yang bisa memberi manfaat luas bagi industri dan masyarakat.

“Dengan adanya platform Kedai Reka ini, semua industri dapat melihat produk-produk reka cipta terbaik dari anak-anak Indonesia cerdas dan berlian yang menjawab langsung permasalahan di masyarakat yang ada di setiap pelosok. Tantangan ada di semua wilayah dan solusi-solusi harus hadir di semua wilayah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Deputy Chairman and Senior Advisor Lippo Group, Ginandjar Kartasasmita mengapresiasi semangat sinergisitas antara industri dan perguruan tinggi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa.

Dirjen Dikti: Sinergi <i>Pentahelix</i> Jadi Kunci Membangun Ekosistem Reka Cipta

Ginandjar Kartasasmita.

Khusus untuk mendorong start-up, Ginanjar menyampaikan peran perbankan dan regulator. Bank seharusnya hadir dan mencari start-up untuk mendanainya seperti yang dilakukan di luar negeri. “Saya sependapat bagaimana kita mencari hambatan-hambatan. Bagaimana peranan institusi keuangan yang bisa membantu start-up,” ujarnya.

Kemudian, ada peran regulator yang membuat kebijakan untuk mendukung start-up. Ginandjar berharap Ditjen Dikti dapat memberi solusi atas persoalan yang ada dan juga mempercepat lahirnya produk-produk inovasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hadiah Kursi Roda dari Puan Bahagiakan Ibu dari Anak Penderita Polio

Petani bunga di Badung, Bali, Ni Ketut Ratko sangat gembira menerima bantuan kursi roda untuk anaknya yang menderita polio.

NEWS | 30 September 2022

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

Pemprov DKI Jakarta mengatakan, pembangunan rusun (rumah susun) di Pulau G kemungkinan akan dilakukan oleh pihak swasta.

NEWS | 30 September 2022

Ali Ibrahim Undang Presiden Jokowi Buka Sail Tidore 2022

Ali Ibrahim mengundang dan meminta secara khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk hadir dan membuka acara Puncak Sail Tidore pada November 2022.

NEWS | 29 September 2022

DPR Siap Tunjukkan Komitmen Indonesia Kurangi Emisi

DPR siap menjadi tuan rumah perhelatan The 8th G-20 Parliamentary Speaker Summit (P-20) yang akan diselenggarakan pekan depan.

NEWS | 29 September 2022

UBK Kerja Sama dengan Persatuan Alumni GMNI

UBK melakukan kerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia

NEWS | 29 September 2022

Moeldoko Dorong Swasta Terlibat Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong keterlibatan pihak swasta dalam percepatan vaksinasi Covid-19.

NEWS | 29 September 2022

Komnas HAM Harap Jaksa Maksimal Dakwa Ferdy Sambo Cs

Komnas HAM berharap jaksa bisa menyusun dakwaan terhadap para tersangka secara maksimal.

NEWS | 29 September 2022

Peraturan Menkumham, Masa Berlaku Paspor Menjadi 10 Tahun

Masa berlaku paspor dari semula lima tahun diubah menjadi 10 tahun. Hal ini diatur dalam Peraturan Menkumham Nomor 18 Tahun 2022.

NEWS | 29 September 2022

Polri Kirim Surat Pemecatan Ferdy Sambo ke Sekmil Presiden

Polri telah mengirim berkas putusan pemecatan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo ke Sekretariat Militer (Sekmil) Presiden.

NEWS | 29 September 2022

Soal Mobil Dinas Listrik, Pemprov DKI Punya 2 Pilihan

Pemprov DKI akan melakukan 2 pilihan terkait mobil dinas listrik. Dua pilihan itu, adalah memodifikasi kendaraan dinas lama dan membeli mobil listrik.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings