Jokowi: Saatnya Kita Perkenalkan Standar Normal Baru
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Jokowi: Saatnya Kita Perkenalkan Standar Normal Baru

Jumat, 11 September 2020 | 13:37 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / YUD

Jakarta, Beritasatu.com – Di tengah merebaknya pandemi virus corona (Covid-19) yang tidak tahu kapan akan berakhir, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa sudah saatnya memperkenalkan standar normalitas baru kepada masyarakat.

Karena standar normalitas sebelum adanya pandemi Covid-19 telah mengalami perubahan. Bukan hanya standar normalitas kesehatan, tetapi juga terjadi perubahan standar normalitas dalam budaya dan cara kerja.

"Standar normalitas telah berubah, bukan hanya normalitas terkait kesehatan, namun juga normalitas terkait budaya kerja dan cara kerja," kata Jokowi dalam Orasi Ilmiah Dies Natalis ke 63 tahun Universitas Padjadjaran secara virtual, Jumat (11/9/2020).

Maka, lanjut Jokowi, standar normalitas baru harus diperkenalkan dalam kehidupan profesionalitas masyarakat. Sehingga mereka bisa menerapkannya di tengah-tengah menghadapi pandemi ini.

"Sekarang inilah saatnya kita perkenalkan standar normalitas baru dalam kehidupan profesionalitas kita," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan standar normalitas baru tersebut harus dirumuskan ke dalam KPI (key performance indicator) dosen. "Kebijakan tentang program prioritas perguruan tinggi, dan kebijakan tentang alokasi anggarannya, kebijakan infrastrukturnya. Termasuk berbagai SOP baru yang harus dirumuskan," tutur Jokowi.

Ia menegaskan dosen yang baik adalah dosen yang memfasilitasi mahasiswanya. Begitu juga perguruan tinggi yang baik yakni membangun ekosistem merdeka belajar.

"Dosen yang baik adalah dosen yang memfasilitasi mahasiswanya. Belajar kepada siapa saja, melalui media apa saja, dan dilakukan kapan saja. Perguruan tinggi yang baik adalah perguruan tinggi yang membangun ekosistem merdeka belajar dan memanfaatkan materi dan media belajar yang terbuka luas," terang Jokowi.

Tidak hanya itu, lanjut Jokowi, standar normalisasi baru di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat juga harus dirumuskan. Sebab era ini adalah awal abad digital. Sehingga berbagai riset dan pengembangan teknologi di bidang digital, seharusnya memperoleh prioritas.

"Bagaimana teknologi digital, big data analytic, artificial intelligence, bisa dimanfaatkan untuk berbagai bidang. Bagaimana agar inovasi dan digitalisasi dalam revolusi teknologi jilid keempat, bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. Bisa dimanfaatkan untuk pengembangan kemandirian pangan, kemandirian energi, dan pengembangan kewirausahaan UMKM di berbagai sektor,” jelas Jokowi.

Tak lupa ia mengingatkan, Unpad tidak boleh terjebak dalam rutinitas dan harus terus mengembangkan Iptek. Unpad harus memiliki waktu, energi dan keberanian untuk melakukan perubahan.

"Kita tak boleh terjebak dalam rutinitas. Kita harus punya waktu, energi, dan keberanian untuk melakukan perubahan. Kita harus terus menerus mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan dan mengembangkan Iptek," papar Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini yakin kemampuan dan jaringan yang dimiliki Unpad dapat memberikan kontribusi besar dalam inovasi riset dan pengembangan Iptek.

"Dengan nama besar, kemampuan, dan jaringan yang sangat kuat, Unpad mempunyai potensi besar memberikan kontribusi besar untuk melakukan banyak inovasi riset dalam pengembangan Iptek. Untuk melakukan inovasi pendidikan agar menghasilkan SDM unggul yang berkontribusi untuk indonesia maju," tukasnya.

Pada akhir orasinya, Jokowi mengharapkan dengan umur yang telah bertambah menjadi 63 tahun, Unpad dapat terus memberikan kontribusi untuk Indonesia maju. "Sekali lagi selamat ulang tahun ke-63, semoga pada usia ke-63 hari ini Unpad semakin berkontribusi untuk Indonesia maju," tegas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kunjungi Ganjar, Rachmat Gobel Minta Masukan Omnibus Law

akil DPR RI Rachmat Gobel dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu dan membahas investasi industri kecil dan menengah dan omnibus law.

NASIONAL | 11 September 2020

Perkuat Link and Match, Industri Dilibatkan dalam Pembuatan Kurikulum Pendidikan Vokasi

Dunia industri juga dilibatkan sebagai tenaga pengajar di pendidikan vokasi.

NASIONAL | 10 September 2020

Khofifah: Tingkat Okupansi RS Rujukan Covid-19 di Jawa Timur Aman

Bed occupancy rate Jatim saat ini 49%, artinya persentase ini ideal dan sesuai dengan standard WHO yaitu di bawah 60 persen.

NASIONAL | 11 September 2020

Dies Natalis Ke-63 Unpad, Jokowi: Pandemi Covid-19 Tantangan Extraordinary

Pandemi virus corona atau Covid-19 merupakan tantangan extraordinary yang tidak hanya dihadapi Indonesia, tetapi ratusan negara-negara di dunia.

NASIONAL | 11 September 2020

Hipmi Soroti Pelayanan Pemkot Medan yang Dinilai Buruk

Wakil Ketua Umum PB HIPMI, Muhammad Bobby Afif Nasution mencoba mencairkan kembali suasana, sembari meminta maaf kepada Akhyar.

NASIONAL | 11 September 2020

2 Menteri Siapkan Rencana Kunjungan Presiden Jokowi ke Labuan Bajo

Ardu Jelamu juga menyampaikan, perhatian Presiden Jokowi terhadap destinasi super premium Labuan Bajo sangat tinggi.

NASIONAL | 11 September 2020

Klaster BKD Bengkulu Tambah 2 Kasus Baru Positif Covid-19

Dua pasien positif dari klaster kantor BKD Provinsi Bengkulu terpapar karena sempat kontak fisik dengan salah seorang ANS di instansi ini terpapar Covid-19.

NASIONAL | 11 September 2020

Pelaku UMKM Diedukasi Menyintas Pandemi

Menurut Hilmi, ada salah satu usaha lokal yang hampir memutus hubungan kerja 80% karyawannya.

NASIONAL | 11 September 2020

Perempuan Indonesia Didorong Maju Berperan dan Memimpin

Peran perempuan dalam tatanan keluarga maupun masyarakat memiliki pengaruh signifikan terhadap kesejahteraan keluarga.

NASIONAL | 11 September 2020

117.815 Pelajar SMP dan SMA di Bengkulu Dapat Bantuan Kuota Internet Gratis

Kuota internet gratis yang dibagikan kepada ratusan ribu siswa ini untuk jatah bulan September.

NASIONAL | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS