Hoax Herbal Covid-19, Polisi Minta Hadi Pranoto Kooperatif
Logo BeritaSatu

Hoax Herbal Covid-19, Polisi Minta Hadi Pranoto Kooperatif

Jumat, 11 September 2020 | 13:52 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kepolisian meminta agar Hadi Pranoto kooperatif penuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan sebagai terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoax terkait herbal Covid-19, di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, pekan depan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, Hadi Pranoto didampingi pengacaranya sempat datang memenuhi panggilan untuk diperiksa, Selasa (8/9/2020) kemarin. Namun sekitar pukul 19.00 WIB, yang bersangkutan mengeluh sakit dan meminta agar pemeriksaannya diundur dan dijadwalkan kembali.

"Ini masih kita koordinasikan dengan pengacaranya lagi untuk bisa dilakukan pemeriksaan kembali. Mudah-mudahan minggu depan yang bersangkutan bisa kooperatif untuk kita lakukan pemeriksaan," ujar Yusri, Jumat (11/9/2020).

Menyoal apakah penyidik sudah menetapkan tersangka dalam kasus penyebaran berita bohong ini, Yusri menyampaikan, belum ada. Penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi, ahli, termasuk barang bukti.

"Setelah itu kita gelar perkara semuanya untuk dianalisa. Apakah dari situ akan naik ke tingkat penyidikan untuk ditetapkan jadi tersangka atau tidak, setelah itu kita akan menunggu dari hasil gelar perkara. Kita harus gelar perkara dulu apakah memenuhi unsur-unsur," katanya.

Diketahui sebelumnya, polisi telah memanggil Hadi Pranoto sebanyak dua kali. Penyidik pertama kali memanggil penemu herbal Covid-19 itu untuk menjalani pemeriksaan sebagai terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong alias hoaks, Kamis (13/8/2020) lalu. Namun, melalui pengacaranya Hadi menyampaikam surat permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik karena sedang dirawat akibat sakit, di Rumah Sakit Medistra.

Kemudian, penyidik kembali memanggil Hadi untuk diperiksa pada Senin (24/8/2020). Tapi Hadi menyatakan dirinya masih sakit dan meminta agar pemeriksaan dijadwalkan ulang. Pada Selasa (8/9/2020) kemarin, Hadi sempat memenuhi panggilan. Namun, di tengah pemeriksaan dia mengeluh sakit dan diminta dijadwalkan pemeriksaan kembali.

Sementara itu, penyidik sudah memeriksa pemilik akun youtube @duniamanji Erdian Aji Prihartanto alias Anji, yang juga sebagai terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong, Senin (10/8/2020). Anji diperiksa sekitar 10 jam dan diberi 45 pertanyaan seputar kegiatan wawancara dengan Hadi Pranoto yang diunggah di jejaring berbagi video youtube. Konten video itu kemudian viral dan menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

Polemik penemuan obat herbal penyembuh Covid-19 ala Hadi Pranoto yang diunggah chanel youtube @duniamanji milik Anji itu berbuntut panjang, setelah Cyber Indonesia melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran tindak pidana ITE dan atau menyebarkan berita bohong.

Aduan Ketua Cyber Indonesia Muanas Alaidid tercatat dengan nomor laporan polisi: LP/4538/VII/Yan 2.5/2020/SPKT PMJ tanggal 3 Agustus 2020, terkait tindak pidana bidang ITE dan atau menyebarkan berita bohong yang diatur dalam Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45A UU RI Nomor 19 Tahun 2016 dan atau Pasal 14 dan 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Yakin Skandal Djoko Tjandra di Kejagung dan Bareskrim Saling Terkait

KPK tidak ingin melihat perkara itu berdiri sendiri-sendiri, seolah-olah penyuapan di kepolisian tidak terkait dengan suap di Kejagung.

NASIONAL | 11 September 2020

Jokowi: Saatnya Kita Perkenalkan Standar Normal Baru

Presiden Jokowi menyatakan bahwa sudah saatnya memperkenalkan standar normalitas baru kepada masyarakat.

NASIONAL | 11 September 2020

Kunjungi Ganjar, Rachmat Gobel Minta Masukan Omnibus Law

akil DPR RI Rachmat Gobel dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu dan membahas investasi industri kecil dan menengah dan omnibus law.

NASIONAL | 11 September 2020

Perkuat Link and Match, Industri Dilibatkan dalam Pembuatan Kurikulum Pendidikan Vokasi

Dunia industri juga dilibatkan sebagai tenaga pengajar di pendidikan vokasi.

NASIONAL | 10 September 2020

Khofifah: Tingkat Okupansi RS Rujukan Covid-19 di Jawa Timur Aman

Bed occupancy rate Jatim saat ini 49%, artinya persentase ini ideal dan sesuai dengan standard WHO yaitu di bawah 60 persen.

NASIONAL | 11 September 2020

Dies Natalis Ke-63 Unpad, Jokowi: Pandemi Covid-19 Tantangan Extraordinary

Pandemi virus corona atau Covid-19 merupakan tantangan extraordinary yang tidak hanya dihadapi Indonesia, tetapi ratusan negara-negara di dunia.

NASIONAL | 11 September 2020

Hipmi Soroti Pelayanan Pemkot Medan yang Dinilai Buruk

Wakil Ketua Umum PB HIPMI, Muhammad Bobby Afif Nasution mencoba mencairkan kembali suasana, sembari meminta maaf kepada Akhyar.

NASIONAL | 11 September 2020

2 Menteri Siapkan Rencana Kunjungan Presiden Jokowi ke Labuan Bajo

Ardu Jelamu juga menyampaikan, perhatian Presiden Jokowi terhadap destinasi super premium Labuan Bajo sangat tinggi.

NASIONAL | 11 September 2020

Klaster BKD Bengkulu Tambah 2 Kasus Baru Positif Covid-19

Dua pasien positif dari klaster kantor BKD Provinsi Bengkulu terpapar karena sempat kontak fisik dengan salah seorang ANS di instansi ini terpapar Covid-19.

NASIONAL | 11 September 2020

Pelaku UMKM Diedukasi Menyintas Pandemi

Menurut Hilmi, ada salah satu usaha lokal yang hampir memutus hubungan kerja 80% karyawannya.

NASIONAL | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS