Klaster Keluarga dan Perkantoran di Sumut Didominasi OTG
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Klaster Keluarga dan Perkantoran di Sumut Didominasi OTG

Jumat, 11 September 2020 | 15:51 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / LES

Medan, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) memperluas pemeriksaan kesehatan dari temuan 2.281 klaster keluarga, perkantoran maupun industri di tengah pandemi Covid-19.

"Klaster keluarga, perkantoran dan industri ini, didominasi oleh orang - orang tanpa gejala (OTG). Meski terpapar virus corona namun kondisinya masih stabil, seperti orang sehat pada umumnya," ujar Whiko Irwan, Jumat (11/9/2020).

Jumlah orang yang positif Covid-19 di Sumut, sudah mencapai 8.110 orang. Berdasarkan jumlah itu, sebanyak 4.884 orang di antaranya sudah sembuh. Selain itu, sebanyak 346 orang meninggal dunia. Kasus Covid-19 ini dipastikan mengalami peningkatan seiring swab test massal.

Untuk penanganan atas identifikasi 2.281 klaster keluarga, perkantoran maupun industri, sampai saat ini masih bisa dikendalikan. Mereka yang terpapar ditangani dengan baik dan dipastikan akan sembuh.

"Mereka tertular setelah berangkat ke kantor, atau dari kantoran yang membawa virus dan kemudian menularkan di rumah dan orang sekitarnya," ujar Whiko Irwan sambil menambahkan, dalam sehari pemeriksaan spesimen dari swab testsebanyak 800 - 1.000 spesimen.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

KPK Indikasikan Belum Berencana Ambil Alih Kasus Red Notice Joko Tjandra

KPK belum berencana mengambil alih penanganan kasus dugaan suap hapusnya nama Djoko Tjandra dalam red notice Interpol.

NASIONAL | 11 September 2020

Ada Siswa Naik Angkot untuk Uji Coba Sekolah, Ganjar Minta Disdik Evaluasi

Padahal, uji coba sekolah tatap muka, hanya diperuntukkan untuk siswa yang berangkat pakai kendaraan sendiri atau diantar orang tua.

NASIONAL | 11 September 2020

Pilkada 2020, Polda Sumut Petakan Daerah Rawan Konflik

Polda Sumut juga menyiapkan pasukan cadangan mengantisipasi terjadinya konflik selama penyelenggaraan pilkada 2020.

NASIONAL | 11 September 2020

18 orang Terpapar Covid-19 dari Klaster Rumah Makan di Semarang

Mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung diisolasi di rumah dinas wali kota Semarang.

NASIONAL | 11 September 2020

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Sebanyak 23 Hari

Total libur nasional dan cuti bersama di 2021 menjadi 23 hari.

NASIONAL | 11 September 2020

Polri Siap Kawal Operasi Pendisplinan Protokol Covid-19

Polri bersama TNI, Satpol PP, kejaksaan serta hakim akan turun mengawal operasi pendisiplinan protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 11 September 2020

Senin Depan, Calon Guru Penggerak Ikuti Seleksi Wawancara

Seleksi wawancara calon guru penggerak akan dilaksanakan pada 14 September hingga 26 September mendatang.

NASIONAL | 11 September 2020

KPK Nilai Bareskrim Belum Ungkap Tujuan Djoko Tjandra Suap Napoleon Bonaparte

KPK menilai Bareskrim belum mengungkap lebih jauh mengenai motif Djoko Tjandra menyuap Napoleon Bonaparte selaku Kadiv Hubinter.

NASIONAL | 11 September 2020

Hoax Herbal Covid-19, Polisi Minta Hadi Pranoto Kooperatif

Kepolisian meminta agar Hadi Pranoto kooperatif penuhi panggilan dan menjalani pemeriksaan sebagai terlapor kasus hoax herbal Covid-19.

NASIONAL | 11 September 2020

KPK Yakin Skandal Djoko Tjandra di Kejagung dan Bareskrim Saling Terkait

KPK tidak ingin melihat perkara itu berdiri sendiri-sendiri, seolah-olah penyuapan di kepolisian tidak terkait dengan suap di Kejagung.

NASIONAL | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS