Diduga Laporan Dana Desa Dimanipulasi, Kejari Ruteng Harus Bongkar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Diduga Laporan Dana Desa Dimanipulasi, Kejari Ruteng Harus Bongkar

Senin, 21 September 2020 | 20:15 WIB
Oleh : Willy Grasias / RSAT

Manggarai, Beritasatu.com – Advokat senior Yance Janggat meminta Kejaksaan Negeri (Kajari) Ruteng agar membongkar praktik kotor dari mantan Kepala Desa (Kades) Goloworok Fransiskus Darius Syukur yang diduga mengkorupsi dana desa periode 2015-2019 hingga Rp 1 miliar. Ansi, sapaan Fransiskus Darius Syukur diduga memanipulasi laporan dana desa selama menjabat.

“Saya dapat informasi, ada banyak dugaan manipulasi laporan. Kajari Ruteng harus bisa bongkar semua,” kata Yance di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (21/9/2020).

Ia mendapat informasi dugaan manipulasi kemungkinan tidak hanya terjadi di Desa Goloworok, Kecamatan Ruteng. Ansi juga diduga ikut memanipulasi laporan dari desa lain seperti Desa Belang Turi, Desa Bulan, dan yang lain. Hal itu karena desa-desa tersebut berguru pada Ansi untuk membuat laporan keuangan dana desa.

“Ini informasi dari masyarakat. Desa-desa itu berguru karena Ansi dipilih Deno Kamelus (Bupati Manggarai, Red) menjadi kepala desa terbaik. Nah, hubungan Ansi dengan Deno sesungguhnya sangat dekat. Itu karena Deno dijadikan anak angkat oleh warga Goloworok yang merupakan kampung Ansi. Mungkin Ansi dipilih menjadi kepala desa terbaik bukan karena prestasi tetapi karena kedekatan saja,” tutur Yance yang juga Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Manggarai.

Dia melihat dugaan perbuatan korupsi dana desa di Kabupaten Manggarai bisa berjemaah. Pasalnya, banyak desa yang berguru pada Ansi untuk membuat laporan dana desa. Jika Ansi sudah dilaporkan ke Kejari karena ada indikasi korupsi maka desa lain juga bisa mengalami hal serupa.

Sejumlah pejabat di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai juga bisa diperiksa karena membiarkan praktik manipulasi terjadi. Bahkan Deno Kamelus juga harus diperiksa karena Bupati Manggarai itu diduga melindungi Ansi.

“Kejari Ruteng harus proaktif dan serius usut kasus ini. Dugaan Deno melindungi Ansi juga harus diusut,” tegas Yance.

Sementara Tua Golo (Kepala) Kampung Wela, Philipus Jeharut meminta Kejari Ruteng agar memeriksa semua proyek yang dilakukan Ansi selama menjabat. Pasalnya, ada beberapa proyek yang diduga tidak sesuai rencana anggaran biaya (RAB) dengan pembangunan fisik. Bahkan ada proyek yang mangkrak atau berhenti dan sama sekali tidak dibangun.

“Di Wela, ada dekker (jembatan kecil, red) yang tidak dibangun. Kemudian ada tembok penahan tanah (TPT) yang berhenti pengerjaannya. Belum proyek-proyek lain. Kami minta Kejari agar periksa semua,” kata Philipus.

Philipus yang memimpin pelaporan terhadap Ansi pada awal Juli lalu, mendapat sejumlah informasi dugaan manipulasi laporan yang dilakukan Ansi. Misalnya, ada proyek yang seharusnya diselesaikan tahun 2018, tetapi baru dibangun tahun 2019 dengan menggunakan anggaran tahun 2019. Sementara anggaran 2018 sudah habis, dan sudah dilaporkan pengerjaan proyek telah selesai pada tutup buku tahun anggaran 2018.

Salah satu contoh proyek yang mengerjakan dengan model tersebut yaitu pembangunan TPT di kampung Wela. Proyek tersebut menggunakan anggaran dana desa tahun 2019. Namun baru dibangun menggunakan anggaran dana desa tahun 2020. Celakanya, proyek itu dibangun saat Ansi sudah tidak menjabat dan pada akhirnya mangkrak atau terhenti.

“Ini kan model-model manipulasi laporan,” tegas Philipus.

Warga pelapor lainnya, Yohanes Jelahut meminta Kejari Ruteng agar mengusut semua harta kekayaan dari Ansi. Pasalnya, informasi yang diperoleh dari masyarakat menyebutkan ada beberpa harta yang sudah mulai dijual.

“Kami curiga ini upaya menghilangkan jejak kekayaan. Kejari harus memeriksa semua harta Ansi,” jelas Jon, sapaan akrab Yohanes Jelahut.

Sebelumnya, pada awal Juli 2020, sebanyak 92 warga Desa Goloworok, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT melaporkan dugaan korupsi yang dilakukan Ansi. Ansi diduga melakukan korupsi dana desa selama periode kepemimpinnya (2014-2019) lebih dari Rp 1 miliar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin dalam operasi tangkap tangan (OTT).

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Dugaan 8 Orang Dalam Azis Syamsuddin, KPK Klaim Sudah Memeriksa Internal

KPK mengeklaim telah memeriksa internal terkait dugaan adanya delapan orang dalam yang dapat digerakkan Azis Syamsuddin untuk mengamankan perkara.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Deputi Penindakan Sebut Atasan Stepanus Robin Pattuju Belum Tentu Pimpinan KPK

Deputi Penindakan KPK, Karyoto menyatakan, atasan eks penyidik Stepanus Robin Pattuju belum tentu mengarah pada pimpinan KPK.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Bekas Tambang Pasir Lereng Merapi Segera Direhabilitasi

Penghageng Kawedanan Agung Panitera Pura Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono mendatangi 7 lokasi bekas tambang pasir

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Rugikan Masyarakat, Sindikat Pinjol Ilegal Jadi Atensi Presiden dan Kapolri

Sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan masyarakat menjadi atensi Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Banyak Korban Pinjol Ilegal, Tagar #JokowiBerantasPinjolIlegal Bergema di Twitter

Tagar #JokowiBerantasPinjolIlegal bergema di Twitter pada siang hari ini, Jumat (15/10/2021) seiring dengan langkah pemerintah menindak pinjol ilegal.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

LAN Apresiasi Pengembangan Kompetensi ASN Pemprov Jawa Timur

Terjadinya pandemi ini, bisa menjadi ujian sekaligus peluang untuk mencari terobosan dan inovasi pelayanan publik yang semakin baik

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Polisi Kejar Pendana Jaringan Desk Collection Pinjol Ilegal

Polisi memburu memburu ZJ, pendana sekaligus mentor tujuh tersangka penyebar SMS atau pesan pendek sindikat financial technology ilegal.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Bedah Buku Abdul Aziz: Terpenting Bagaimana Kekuasaan Dijalankan

Para tokoh pemikir Islam yang dibahas dalam buku "Negara Rasional dan Farewell Party karya Abdul Aziz menilai yang terpenting bagaimana kekuasaan dijalakan.

NASIONAL | 15 Oktober 2021

Made in Cirebon 2021 Perdalam Minat Siswa untuk Pendidikan Seni dan Budaya

Guna memperdalam minat siswa dalam pendidikan seni dan budaya, diluncurkanlah Made in Cirebon 2021

NASIONAL | 15 Oktober 2021


TAG POPULER

# Hoegeng Iman Santoso


# Direktur TV Penyebar Hoax


# Terowongan Belanda


# Pasien Covid-19


# PON Papua



TERKINI
KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

KPK Dikabarkan OTT Bupati Muba, Anak Alex Noerdin

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings