Lima Tenaga Kesehatan di Pandeglang Posiiitf Terpapar Covid-19
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Lima Tenaga Kesehatan di Pandeglang Posiiitf Terpapar Covid-19

Selasa, 22 September 2020 | 22:09 WIB
Oleh : Laurens Dami / CAH

Pandeglang, Beritasatu.com - Sebanyak lima tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Pandeglang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab. Kelima nakes tersebut bekerja di puskemas.

Berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang diketahui 4 orang nakes berasal dari Puskesmas Cadasari dan satu orang lagi dari Puskesmas Cikupa. Kedua puskesmas itu ditutup selama lima hari untuk mencegah penularan Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pandeglang, Eniyati menjelaskan, kelima nakes yang terpapar Covid-19 itu belum diketahui sumbernya dari mana. Apakah dari klaster keluarga atau dari pasien yang berobat, belum diketahui secara pasti.

“Ada dua kemungkinan. Ada yang suaminya bekerja di luar mungkin terpapar dari suaminya karena suaminya lebih dulu positif di luar. Bisa juga dari pasien. Apalagi mereka selalu komunikatif dengan pasien. Dinas Kesehatan Pandeglang sedang melakukan tracing,” ujarnya, Selasa (22/9/2020).

Eniyati menjelaskan, kelima nakes yang terpapar Covid-19 itu, setelah dicek selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sudah disediakan oleh Dinas Kesehatan saat bertugas. Sedangkan untuk status kelima orang ini masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

“Banyak kemungkinan mereka terpapar di luar, sebab di dalam Puskesmas itu mereka menggunakan APD. Yang pastinya mereka terpapar di mana saya kurang begitu paham. Sekarang diisolasi mandiri karena mereka sebagai tenaga kesehatan sudah paham harus bagaimana selama 14 hari,” tegasnya.

Dia mengatakan, setelah melakukan isolasi mandiri selama 14 hari, para nakes itu akan kembali dilakukan swab tes untuk memastikan mereka masih terpapar corona atau tidak. Jika hasil tes swab terus positif maka mereka akan terus melakukan isolasi mandiri hingga sembuh total.

“Mereka sehat-sehat saja tidak ada yang sakit. Artinya orang tanpa gejala (OTG). Oleh karena itu kita harus waspada di antara kita, sebab justru OTG ini yang paling berbahaya karena bisa menyebarkan ke orang lain,” pungkasnya.

Pasien Isolasi Mandiri Sulit Diawasi

Seiring bertambahnya kasus covid-19 di Kota Serang, Dinas Kesehatan Kota Serang mengimbau kepada pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan di rumahnya masing-masing.

“Penyebab melonjaknya kasus penyebaran Covid-19 di Kota Serang selain dari daerah zona merah seperti perkantoran, keluarga juga menjadi klaster baru meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Serang. Ada suaminya tertular dari luar, kemudian menular ke anggota keluarganya. Dan inilah potret yang sebenarnya terjadi,” kata Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang M Ikbal yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Selasa (22/9/2020).

Ia mengakui kesulitan melakukan pengawasan secara ketat terhadap para pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri. Karena tenaga kesehatan tidak bisa memantau 24 jam. Maka perlu kesadaran dan kejujuran bersama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Sejauh ini, pihaknya mempersilakan warga yang terkonfirmasi melakukan isolasi mandiri tapi jangan sampai anggota keluarganya tertular. Makanya perlu kerja sama dan kesadaran disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk itu kami sedang menyiapkan wisma untuk para pasien yang terkonfirmasi Covid -19. Kami akan sewa wisma yang letaknya di pusat Kota Serang. Ini masih kami koordinasikan dulu,” ujarnya.

Saat ini jumlah kasus yang terkonfirmasi Covid-19 secara akumulatif hingga 21 September 2020 sebanyak 167 kasus, dengan perincian dirawat 19 orang, isolasi mandiri 59 orang , sembuh 84 orang dan yang meninggal ada 5 orang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Intani Apresiasi KPED Jabar Tingkatkan Produksi Pangan dengan Teknologi

Penerapan teknologi berupa suplemen penyubur tanah dan tanaman itu sudah diaplikasikan di sejumlah demplot di beberapa kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang

NASIONAL | 27 September 2021

Penyidik Polda Papua Segera Minta Keterangan Nakes Gerald Sokoy

Setelah diserahkan pihak KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) tenaga kesehatan Gerald Sokoy akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Papua.

NASIONAL | 26 September 2021

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

NASIONAL | 26 September 2021

KY Ungkap 150 Hakim di Jatim Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Etik

Ketua KY, Mukti Fajar Nur Dewata mengungkapkan pihakna menerima aduan dugaan pelanggaran etik yang diduga dilakukan oleh sedikitnya 150 hakim di Jawa Timur.

NASIONAL | 26 September 2021

Menko Polhukam Diminta Bentuk Tim Investigasi Terkait Polemik Ijazah Jaksa Agung

Menko Polhukam Mahfud MD diminta membentuk tim investigasi terkait polemik latar pendidikan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

NASIONAL | 26 September 2021

Kini Sekolah Jaringan IDN Bisa Bayar SPP Lewat Shopee

2.522 lembaga pendidikan yang tergabung di Jaringan IDN berupa sekolah, kampus, pesantren, PKBM, dan bimbel bisa melakukan pembayaran pendidikan melalui Shopee.

NASIONAL | 26 September 2021

Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

Bentrokan antar ormas di perbatasan Cianjur-Sukabumi menyebabkan satu orang tewas.

NASIONAL | 26 September 2021


Mendagri Minta Kabupaten Banggai Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Menurut Mendagri Tito Karnavian, Kabupaten Banggai memiliki potensi luar biasa seperti dari sektor pangan yang tetap bisa tumbuh positif di tengah pandemi.

NASIONAL | 26 September 2021

Kasus Sengketa Tanah Rocky Gerung, Camat dan BPN Silang Pendapat

Camat Babakan Madang maupun kantor ATR/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bogor saling silang pendapat terkait kasus tanah Rocky Gerung.

NASIONAL | 26 September 2021


TAG POPULER

# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Rocky Gerung vs Sentul City


# Lionel Messi


# Kiwirok



TERKINI
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

BOLA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings