Suap Kempupera, Bos PT Sharleen Raya Hong Arta Segera Dimejahijaukan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Suap Kempupera, Bos PT Sharleen Raya Hong Arta Segera Dimejahijaukan

Jumat, 25 September 2020 | 19:04 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan proses penyidikan kasus dugaan suap terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) tahun anggaran 2016 yang menjerat Direktur dan Komisaris PT Sharleen Raya (JECO Group), Hong Arta John Alfred.

Berkas perkara, barang bukti dan tersangka Hong Arta pun dilimpahkan penyidik ke tahap penuntutan atau tahap II setelah dinyatakan lengkap atau P21.

"Tim Penyidik KPK melaksanakan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti tersangka dan terdakwa HJA (Hong Arta John Alfred) kepada Tim JPU," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Jumat (25/9/2020).

Dengan pelimpahan ini, penahanan Hong Arta dialihkan dan menjadi kewenangan Tim Jaksa Penuntut selama 20 hari terhitung sejak 24 September 2020 sampai dengan 13 Oktober 2020 di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

Sementara Jaksa Penutut memiliki waktu maksimal 14 hari kerha untuk menyusun surat dakwaan dan melimpahkannya ke Pengadilan Tipikor Jakarta untuk disidangkan.

"Persidangan akan berlangsung di PN Tipikor Jakarta Pusat," kata Ali.

Dalam menuntaskan pengusutan kasus ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 67 orang, di antaranya anggota DPR dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti, Damayanti Wisnu Putranti; Barnabas Orno yang merupakan Wakil Gubernur Maluku; dan mantan anggota DPR dari Fraksi Golkar Budi Supriyanto.

Selain itu, tim penyidik KPK juga telah memeriksa politikus lainnya, seperti Wakil Gubernur Lampung yang juga politikus PKB, Chusnunia Chalim alias Nunik. Selain itu, pada 30 September 2019, penyidik memeriksa tiga politikus PKB, Fathan, Jazilul Fawaid, dan Helmi Faisal Zaini. Bahkan, KPK juga sudah memanggil dan memeriksa Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar sebagai saksi dalam kasus ini pada Rabu (29/1/2020).

Upaya KPK memanggil dan memeriksa Cak Imin diduga berkaitan dengan permohonan Justice Collaborator yang dilayangkan mantan politikus PKB Musa Zainuddin pada Juli 2019. Musa Zainuddin telah divonis bersalah karena terbukti menerima suap Rp 7 miliar untuk meloloskan proyek Kempupera di Maluku dan Maluku Utara tahun anggaran 2016.

Diketahui, KPK menetapkan Komisaris dan Direktur PT Sharleen Raya, Hong Arta John Alfred sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Kempupera. Hong Arta diduga bersama-sama sejumlah pengusaha lain menyuap sejumlah penyelenggara negara untuk memuluskan usulan proyek pembangunan jalan dan jembatan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara milik Kempupera.

Tim penyidik menemukan fakta yang didukung bukti-bukti berupa keterangan saksi, dokumen dan barang bukti elektronik bahwa Hong Arta dan rekan-rekannya menyuap sejumlah pihak, seperti Amran Hi Mustary selaku Ketua Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara sebesar Rp 8 miliar pada Juli 2015 dan Rp 2,6 miliar pada Agustus 2015.

Selain itu, Hong Arta juga memberikan suap sebesar Rp 1 miliar kepada Damayanti Wisnu Putranti selaku anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP periode 2009-2014 pada November 2015.

Hong Arta merupakan tersangka ke-12 yang dijerat KPK terkait kasus ini. Sebelumnya, KPK telah menjerat lima anggota DPR, seorang Kepala Balai, seorang bupati, dan empat orang pihak swasta.

Mereka yang dijerat KPK, yakni, anggota DPR dari Fraksi PDIP, Damayanti Wisnu Putranti, dua rekannya, Julia Prasetyarini dan Dessy A Edwin; Dirut PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary; Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, Sok Kok Seng, dan empat Anggota DPR lainnya yakni, Budi Supriyanto; Andi Taufan Tiro; Musa Zainuddin; serta Yudi Widiana Adia serta Bupati Halmahera Timur, Rudi Erawan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

8 Pedagang di Pasar Melati Medan Reaktif Covid-19

Sebanyak 176 pedagang di Pasar Melati Medan sudah menjalani rapid test.

NASIONAL | 25 September 2020

Sugapa Memanas, Pengantar Brigjen Polisi Ditembaki

Tim pengawal Wakapolda Papua Brigjen Mathius D Fakhiri yang sedang berada di Sugapa, Intan Jaya, ditembaki kelompok kriminal bersenjata (KKB).

NASIONAL | 25 September 2020

Gubernur dan Masyarakat Yogya Harus Berani Tolak Liga 1

Sultan HB X harus berani mencontoh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang berani membuat pernyataan warga Jakarta jangan datang dulu ke Bandung, Jawa Barat.

NASIONAL | 25 September 2020

Maju Pilwalkot Solo, Gibran Miliki Harta Rp 21 Miliar

Berdasarkan laman elhkpn.kpk.go.id, harta kekayaan Gibran saat ini mencapai sekira Rp 21 miliar.

NASIONAL | 25 September 2020

Anggota V BPK Buka Rakor Pokja Pemeriksaan Tematik AKN V

Rakor ini membahas perkembangan pemeriksaan tematik semester II tahun 2020.

NASIONAL | 25 September 2020

Tol Kayu Agung-Palembang Siap Diresmikan Presiden

Jalan Tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 40 Km dijadwalkan siap diresmikan Presiden Joko Widodo.

NASIONAL | 25 September 2020

BPK Pelajari Kebijakan Penanganan Covid-19 Pemda dan RS

Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyatakan pemahaman kebijakan pemda dan rumah sakit dalam penanganan Covid-19 bisa memberikan kerangka bagi pemeriksa.

NASIONAL | 25 September 2020

Mendagri Tunjuk Empat Pejabat Sementara Gubernur

Mendagri menunjuk empat pejabat sementara gubernur di empat provinsi, terkait Pilkada 2020.

NASIONAL | 25 September 2020

Polisi Tembak Mati Sindikat Narkoba Jaringan Malaysia

Polisi berhasil menyita barang bukti 7 kilogram sabu-sabu.

NASIONAL | 25 September 2020

Kejagung: Pemblokiran Saham Benny Tjokro Bukan Penyebab Gagal Bayar Wanaartha

WanaArtha telah mengalami gagal bayar pada Oktober 2019 atau sebelum pihaknya memblokir rekening efek milik Benny Tjokro terkait kasus Jiwasraya.

NASIONAL | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS