Gembong Narkoba Kabur, Polisi Dalami Keterlibatan Petugas Lapas
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gembong Narkoba Kabur, Polisi Dalami Keterlibatan Petugas Lapas

Rabu, 30 September 2020 | 22:53 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, Polres Kota Tangerang dan Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang, masih terus memburu gembong narkoba Cai Chang Pan yang melarikan diri dengan cara menggali lubang hingga tembus melewati tembok penjara dan keluar melalui gorong-gorong. Tim gabungan juga sedang menyelidiki mengapa tersangka bisa kabur dan mendalami kemungkinan keterlibatan petugas lapas.

"Kami berserta tim lapas juga masih menyelidiki kemungkinan ada keterkaitan daripada petugas lapas atau kemungkinan ada keterkaitan yang lain, ini masih kita dalami semuanya. Mudah-mudahan secepatnya kita bisa mengungkap juga para petugas-petugas yang memang apakah kemungkinan ada membantu melakukan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Rabu (30/9/2020).

Dikatakan Yusri, penyidik menemukan beberapa kejanggalan di balik aksi kaburnya napi asal Tiongkok yang telah divonis hukuman mati terkait kasus penyelundupan 135 kilogram sabu-sabu itu.

"Karena beberapa kejanggalan-kejanggalan kita temukan seperti, sebelas jam melarikan diri, tersangka CP ini baru diketahui petugas jaga lapas. Kalau kita hitung ada tiga shift yang ada di situ. Yang pertama itu seharusnya mereka mengecek langsung, kemudian yang shift kedua sama, kemudian yang ketiga baru ketahuan tersangka melarikan diri," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, penyidik juga mendalami terkait petugas jaga menara yang ketiduran pada saat itu. Termasuk, petugas document center yang mengawasi kamera pengawas alias CCTV.

"Yang menjaga CCTV juga pada saat dilakukan pemeriksaan mereka juga ketiduran dan tidak melihat. Ini masih kita dalami semua apakah ada yang mencoba membantu dari yang bersangkutan," katanya.

Menyoal bagaimana Cai Chang Pan mendapatkan sekop, besi hingga obeng yang digunakan untuk menggali lubang, Yusri menuturkan, alat-alat itu didapat dari pembangunan dapur di dalam lapas.

"Memang alat-alat itu didapat dari satu pembangunan dapur yang ada di dekat situ, baik itu sekop kecil, ini masih kita dalami terus karena dalam jangka waktu delapan bulan dia melakukan penggalian tersebut. Yang menjadi pertanyaan, tidak ada sama sekali yang tahu. Makanya ini masih terus melakukan pemeriksaan, pendalaman bersama tim lapas sendiri," jelasnya.

Yusri menegaskan, ada enam tim gabungan yang dibentuk Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Umum dan Direktur Reserse Narkoba, kemudian Polres Kota Tangerang, serta tim lapas.

"Sampai dengan saat ini tim masih bergerak di lapangan melakukan pengejaran kepada yang bersangkutan, setiap hari, sore, kita melakukan anev (analisa dan evaluasi) perkembangan situasi," katanya.

Yusri menambahkan, sudah ada 14 saksi yang dimintai keterangan diantaranya teman satu sel, istri yang bersangkutan, tetangganya, petugas lapas, dan warga sekitar lapas.

"Setelah kita ambil keterangan teman satu sel bersama yang bersangkutan, merupakan napi juga asal Singapura menyampaikan bahwa memang yang bersangkutan sudah melarikan diri, bahkan sempat membawa HP dari pada si teman satu kamar tersebut," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Waspadai 27 Wilayah Ini Akan Dilanda Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di 27 wilayah di Tanah Air pada hari Jumat (24/9/2021).

NASIONAL | 24 September 2021

IDI dan PHRI Gelar Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat di Tanjung Lesung

IDI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan PHRI Pandeglang, menggelar vaksinasi.

NASIONAL | 24 September 2021

Dari Bumi Dukung Penyebaran Hasil Tani untuk Masyarakat

Dari Bumi lahir untuk menjadi jembatan antara hasil tani yang terkurasi, petani sebagai pelaku industri dan masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 24 September 2021

Mengenang Ki Ageng Gribig Leluhur Airlangga Hartarto, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam

Ki Ageng Gribig atau yang bernama asli Wasibagno Timur adalah ulama besar yang menyebarkan Islam di Desa Krajan, Jatinom, Klaten, dan sekitarnya.

NASIONAL | 24 September 2021

Passing Grade P3K Ketinggian, P2G Minta Pemerintah Pertimbangkan Afirmasi untuk Guru

Seleksi kompetensi untuk pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru akan segera digelar

NASIONAL | 7 September 2021

Presiden Nyeker dan Naik Sampan di Cilacap, Begini Penampakannya

Presiden Jokowi nyeker alias berjalan tanpa alas kaki saat melepasliarkan tukik ke laut, di Pantai Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021).

NASIONAL | 23 September 2021

MRPTNI: PTM Terbatas untuk Cegah Learning Loss

Jamal Wiwoo mengatakan, menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas adalah untuk mencegah learning loss

NASIONAL | 23 September 2021

Angkat Produk Papua, Sandiaga Uno Disebut Pemimpin Masa Depan

Mama Marice yang merupakan penjual es krim sagu tersebut menyambut kedatangan Menparekraf Sandiaga.

NASIONAL | 23 September 2021

Polres Yahukimo Periksa ASN Diduga Pemasok Senjata KKB

Barang bukti yang diamankan di antaranya 26 butir amunisi 5,6 5TJ, 8 Butir amunisi 38 SPC, satu magazine M-16, satu pasang pakaian loreng KNPB,

NASIONAL | 23 September 2021

Presiden Jokowi Tanam Mangrove untuk Pemulihan Lingkungan dan Mitigasi Iklim

Keberadaan ekosistem mangrove yang baik di kawasan pesisir juga dapat meningkatkan ketahanan masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Soal Masa Depannya di Barcelona, Ronald Koeman Pasrah

Soal Masa Depannya di Barcelona, Ronald Koeman Pasrah

BOLA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings