Sebagian Guru di 13 Provinsi Belum Terima Subsidi Kuota Internet
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sebagian Guru di 13 Provinsi Belum Terima Subsidi Kuota Internet

Rabu, 30 September 2020 | 21:31 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk tahap pertama, penyaluran subsidi bantuan kuota internet dari pemerintah dijadwalkan pada 22-24 September 2020 dan 28-30 September 2020. Namun, ternyata belum semua siswa dan guru menerima bantuan tersebut.

Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa sebagian guru di 13 provinsi belum mendapatkan kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

“Laporan yang kami terima dari guru-guru P2G di sekolah-sekolah negeri dan swasta mulai SD hingga SMA/SMK, guru khawatir tidak dapat bantuan kuota internet sebagaimana janji Mas Mendikbud. Padahal pengeluaran kuota guru dan orang tua siswa selama ini sangat besar," kata Satriwan dalam siaran pers yang diterima Suara Pembaruan, Rabu (30/9) malam.

13 provinsi tersebut di antaranya adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Jawa Timur. Bahkan, Satriwan menuturkan, dirinya sebagai guru SMA swasta di Jakarta juga belum mendapatkan bantuan kuota internet.

Menurut dia, belum masuknya kuota internet ke gawai guru dan siswa mungkin disebabkan pendaftaran verifikasi validasi (verval) yang baru berakhir 25 September. Dia sendiri baru ikut verval pada 24 September lalu.

Ia melanjutkan, guru-guru sebenarnya berharap kuota internet ini lebih proporsional pembagiannya.

“Sebaiknya untuk bulan kedua, alokasi kuota umum diperbanyak kapasitasnya. Sebab guru-guru banyak yang menggunakan media seperti Youtube untuk mengajar. Seperti yang disampaikan oleh Parulian guru sebuah SMP Negeri anggota P2G Bangka Belitung di Kabupaten Belitung. Sekolah SD dan SMP sudah masuk aktif kembali dengan 2 shift masuk. Siswa lebih banyak berinteraksi di sekolah dengan guru kemudian dilanjutkan via Whatsapp dan belajar mandiri via Youtube,” paparnya.

Sementara laporan dari Blitar, Jawa Timur menyebutkan kuota yang diberikan sebenarnya akan banyak mubazir sebab guru mengajar dengan metode home visit karena melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) luar jaringan.

“Ini laporan diterima dari anggota P2G yang merupakan guru SMP. Dia mengatakan siswa banyak yang tidak mengetahui apakah nomornya dapat subsidi kuota atau tidak. Pasalnya, informasi adanya subsidi kuota internet kepada siswa dan orang tua belum optimal dilakukan oleh sekolah dan dinas pendidikan,” tambahnya.

Satriwan melanjutkan, guru-guru berharap bantuan kuota ini betul-betul fungsional sesuai kebutuhan guru dan masa pemakaiannya jangan dibatasi per bulan lalu hangus. Dalam hal ini, Satriwan meminta agar Kemdikbud memberlakukan format akumulasi perbulan atas sisa kuota.

Artinya, kuota yang masih tersisa dapat dipergunakan untuk bulan berikutnya sampai 4 bulan selama masa program berlangsung.

Di sisi lain, menurut Satriwan, Kemdikbud tetap harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk memantau efektivitas dan kebermanfaatan bantuan kuota dalam menunjang PJJ khususnya yang daring.

“Di samping itu, Kemdikbud dan Pemda jangan abai terhadap hambatan guru dan siswa dengan metode PJJ luring yang hingga kini masih sangat minim bantuan dan intervensi,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Jalani Isoman, Azis Syamsuddin Minta KPK Jadwal Ulang Pemeriksaannya

Dalam surat itu, Azis meminta agar KPK menjadwalkan ulang pemeriksaannya pada 4 Oktober 2021.

NASIONAL | 24 September 2021

Nasib Tenaga Kesehatan Gerald Sokoy di Kiwirok Papua Belum Diketahui

Informasi yang beredar di media sosial juga terungkap bahwa gerombolan bersenjata pimpinan Lamek Taplo akan menyerahkan Sokoy ke keluarga melalui gereja.

NASIONAL | 24 September 2021

Proses Hukum secara Tegas, Aksi Main Hakim Napoleon Bonaparte Berbahaya

Aksi main hakim sendiri yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte kepada Muhammad Kace, bisa membahayakan apabila tidak diproses hukum secara tegas.

NASIONAL | 24 September 2021

Garuda Bawa Pulang 13 Kura-kura Leher Ular Rote dari Singapura

Mendukung konservasi satwa, Garuda Indonesia menerbangkan 13 kura-kura jenis leher ular Rote (Chelodina mccordi) dari Singapura ke Kupang.

NASIONAL | 24 September 2021

Edukasi Lingkungan Allianz Indonesia Lewat Aksi World Cleanup Day 2021

Partisipasi pada World Cleanup Day 2021 merupakan kelanjutan komitmen, dan kepedulian Allianz Indonesia terhadap lingkungan.

NASIONAL | 24 September 2021

Terima 19.752 Pengaduan Terkait P3K, Ini Rekomendasi PGRI untuk Pemerintah

PGRI berharap pemerintah melakukan revisi terhadap peraturan rekrutmen P3K sebagai solusi untuk mengatasi darurat kekurangan guru.

NASIONAL | 24 September 2021

Kasus Napoleon Aniaya Kace, Kompolnas: Tak Boleh Lagi Ada Kekerasan di Ruang Tahanan

Dikatakan Poengky, lebih disayangkan lagi pelakunya diduga oknum anggota Polri aktif berpangkat jenderal.

NASIONAL | 24 September 2021

Sandiaga Uno Bertemu Tokoh Masyarakat Adat Papua Bahas KBMAP IV

Pada pertemuan terbatas tersebut Sandiaga Uno mendengarkan aspirasi dan masukan dari tokoh masyarakat adat Papua.

NASIONAL | 24 September 2021

BMKG Sajikan Informasi Cuaca di Seluruh Klaster Pertandingan PON Papua

Terlebih penyelenggaraan PON XX 2021 sendiri bertepatan dengan kalender musim penghujan Indonesia.

NASIONAL | 24 September 2021

Eks Dirut Sarana Jaya Segera Diadili Kasus Korupsi Tanah Munjul

Mantan Direktur Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan bakal segera diadili atas kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul.

NASIONAL | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Bentuk Anak Usaha Baru, Bali Bintang Sejahtera Garap Bisnis Teknologi

Bentuk Anak Usaha Baru, Bali Bintang Sejahtera Garap Bisnis Teknologi

EKONOMI | 11 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings