Terduga Teroris yang Ditangkap di Jateng Mantan Kombatan Suriah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terduga Teroris yang Ditangkap di Jateng Mantan Kombatan Suriah

Kamis, 1 Oktober 2020 | 10:47 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror telah menangkap tiga terduga teroris di sejumlah lokasi di Jawa Tengah (Jateng). Di antara terduga teroris yang ditangkap berkaitan dengan kelompok Jamaah Islamiyah (JI) khususnya terkait pimpinan Para Wijayanto yang lebih dulu ditangkap.

Mereka yang ditangkap SH (38), berlamat di Kecamatan Pondok Aren Tangerang Selatan. SH ditangkap di sebuah rumah kontrakan di Desa Wedelan Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara.

Pada penangkapan yang dilakukan sekira pukul 06.00 WIB itu, ternyata di rumah kontrakan tersebut ada seseorang berinisial S alias R (43) warga Kelurahan Semanggi Kelurahan Pasar Kliwon Solo.

Mantan Panglima Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan menyebutkan, seseorang berinisial S merupakan seseorang yang berstatus daftar pencarian orang (DPO) Polda Jateng atas kasus penganiayaan intoleransi yang terjadi di Solo. S kemudian ikut diamankan polisi. "Sejumlah barang bukti dibawa, di antaranya dua ponsel, sejumlah buku tabungan, dua sepeda motor berikut surat-suratnya serta identitas diri," kata Ken Setiawan, di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Informasi yang dihimpun, terduga teroris SH sudah menempati kontrakan itu sejak Maret 2020, sementara S alias R sejak pertengahan September 2020.

Sekitar 2 jam dari penangkapan di Jepara, Densus menangkap seorang terduga teroris berinisial RK (24), warga Kelurahan Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Dia adalah adik dari MF (26) yang juga jadi sasaran penangkapan. "Sama seperti SH, mereka juga kelompok JI. Terduga teroris yang ditangkap di Kudus itu, yakni RK diketahui merupakan returnee (mantan) Suriah, pemberangkatan gelombang ke-9 dan tinggal di Suriah selama 2 tahun," ungkapnya.

Menurut Ken, RK juga punya spesifikasi ahli membuat bom. Dia ditangkap di gang masuk rumah kontrakan Dusun Palan RT3/RW1 Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.

Selanjutnya, 4 jam setelah penangkapan di Rembang atau sekira pukul 12.00 WIB, Densus bergerak ke Kabupaten Boyolali dan menangkap seorang terduga teroris berinisial SC alias M (40) warga Kelurahan Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

SC alias M ditangkap di depan Masjid Al Fatah Semono, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali. SC diketahui juga merupakan returnee JI dari Suriah. "Dia ikut pelatihan selama sebulan di Suriah, pada April 2013 dia pulang dari Suriah memberikan hasil laporannya ke sejumlah orang penting di kelompok JI seperti Choirul Anam alias Bravo hingga Para Wijayanto amir JI yang sudah ditangkap pada Juni 2019 lalu di Bekasi," ujar Ken.

Pendiri NII Crisis Center itu mengingatkan, persoalan terorisme akan terus merajalela bila akar pemikiran intoleransi dan radikalisme yang anti-Pancasila dibiarkan. "Butuh keseriusan dalam pencegahan dan ketegasan pemerintah dalam penindakan supaya persoalan radikalisme dan terorisme bisa diberantas," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

PN Jakarta nyatakan Jokowi dan Anies Baswedan melakukan perbuatan melawan hukum terkait polusi udara.

NASIONAL | 16 September 2021

Kemkumham Tunggu Hasil Penyidikan Polri Untuk Renovasi Lapas Tangerang

Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM masih menunggu renovasi blok C2 yang berada di Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar Rabu (8/9/2021) lalu.

NASIONAL | 16 September 2021

Sebelum Terbang, Almarhum Kopilot Rimbun Air Sempat Telepon Anaknya

‎Almarhum M Fajar Dwi Saputra (26) yang bekerja sebagai kopilot di maskapai Rimbun Air sempat menelpon anaknya melalui video call.

NASIONAL | 16 September 2021

Politikus PDIP: Perlu Ada Rising Star Calon Panglima TNI Lewati Pemilu 2024

Politikus PDIP Tubagus Hasanuddin menilai perlu ada rising star calon panglima TNI, melewati Pemilu 2024.

NASIONAL | 16 September 2021

Nakes Gabriella Tewas di Jurang dalam Insiden Serbuan KKB di Kiwirok, Papua

Serbuan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9/2021) menewaskan seorang nakes bernama Gabriella Meilani.

NASIONAL | 16 September 2021

Polri Selidiki Laporan Moeldoko terhadap 2 Peneliti ICW

Polri terus menyelidiki laporan Moeldoko, terhadap dua peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha dan Miftah soal dugaan pencemaran nama baik

NASIONAL | 16 September 2021

115 Pulau di Indonesia Terancam Tenggelam di 2100

Dampak perubahan iklim berpotensi menenggelamkan pulau-pulau di Indonesia

NASIONAL | 16 September 2021

Polisi Ungkap Arisan Daring Bodong di Makassar

Tiga orang pelaku penipuan dengan modus arisan disertai investasi memanfaatkan aplikasi media sosial Instagram berhasil ditangkap polisi.

NASIONAL | 16 September 2021

Susaningtyas Kertopati Tabayun ke MUI

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI KH Cholil Nafis menegaskan, Nuning Kertopati tidak membenci Islam dan tidak pernah mengaitkan bahasa Arab dengan terorisme.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
BRI Paling Aktif Saat IHSG Menguat 0,67%

BRI Paling Aktif Saat IHSG Menguat 0,67%

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings