Tidak Tahan dengan Sikap Arogan Kapolres, Kasat Sabhara Polres Blitar Mundur dari Polri
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Tidak Tahan dengan Sikap Arogan Kapolres, Kasat Sabhara Polres Blitar Mundur dari Polri

Kamis, 1 Oktober 2020 | 18:43 WIB
Oleh : Gardi Gazarin / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Tidak tahan terus dicaci-maki oleh kapolres, Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Polres Blitar, Jawa Timur AKP Agus Tri memilih mundur sebagai anggota Polri. Surat pengunduran dirinya disampaikan kepada Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal M Fadil Imran, Kamis (1/10/2020).

Agus mundur dari anggota Polri karena sudah tidak tahan terus dimaki Kapolres Blitar, AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya. Sikap kasar dan arogan pimpinannya membuat Agus tidak betah lagi bertugas.

"Dari pada bertambah beban hidupnya karena kerap mendapat perlakuan kasar, saya lebih memilih mundur. Saya sengaja datang ke Polda Jatim untuk menyerahkan surat pengunduran diri sebagai anggota Polri. Hari ini saya resmi menyerahkan surat pengunduran diri ke bapak Kapolda. Nanti tembusannya ke Kapolri," kata Agus, Kamis (1/10/2020).

AKP Agus Tri mengaku tidak terima dengan perlakuan Kapolres Blitar kepadanya. Di mata Agus, AKBP Ahmad Fanani arogan dalam kepemimpinannya. Agus menyebutkan, Fanani kerap memaki-maki saat ada hal yang tidak cocok.

Bahkan terkadang dari mulutnya sering keluar kata-kata umpatannya sampai menyebut binatang. "Terakhir sama saya enggak seberapa. Hanya mengatakan bencong, tidak berguna, banci, lemah dan lain-lain," ujar Agus.

Dikatakan Agus, sebagai anak buah dirinya tidak mempersoalkan seorang pimpinan memberikan arahan dan pembinaan ketika ada kesalahan dari anak buah. Namun lanjut Agus yang terjadi terhadap dirinya bukan pembinaan, tetapi makian.

Secara psikis AKP Agus mengaku sangat tertekan, sehingga dia memilih mundur sebagai anggota Polri.

Sementara itu Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya membantah dirinya dituduh arogan terhadap AKP Agus. Dia sebagai pimpinan mengaku hanya menegur. Teguran diberikan karena anak buahnya Agus berambut panjang.

Belakangan kata AKBP Ahmad Fanani, AKP Agus tidak masuk dinas. "Saya tegur, awal mulanya seperti itu," ujar Ahmad Fanani.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19: 3M Kunci Utama Putuskan Penularan Covid-19

Satgas Covid-19 menegaskan kunci utama memutuskan mata rantai penularan Covid-19 adalah pelaksanaan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Kampanye 3M di Jambi Dilakukan hingga ke Komunitas Suku Anak Dalam

Kepolisian terus melakukan kampanye 3M dengan cara berkeliling Kota Bangko, Merangin menggunakan mobil khusus dengan pengeras suara.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Ganjar Tegaskan Ruang Isolasi di Jateng Masih Aman

Kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 di Jateng masih tersedia 1.911 tempat tidur yang kosong.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Bengkulu Belum Berencana Terapkan Lockdown Mini

Peningkatan kasus Covid-19 di Bengkulu dinilai tidak terlalu tinggi dibanding kota-kota besar di Tanah Air.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

UMKM Produsen Masker Keluhkan Label SNI

Penetapan label SNI tersebut dapat mematikan industri UMKM atau pun rumahan yang dijalankan perorangan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Polda Papua Siapkan Tim Investigasi Penembakan Pendeta

TNI/Polri mengklaim pelaku penembekan pendeta Yeremia adalah KKB, sedangkan sejumlah tokoh agama setempat menyebut pelakunya adalah oknum prajurit TNI.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Disebut Atasan Sebagai Bencong, Perwira Polri Minta Mundur

Polda Jawa Timur akan mendalami alasan Kasat Shabara Polres Blitar AKP Agus Hendro Tri Susetyo yang mengajukan pengunduran diri karena disebut sebagai bencong.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Terdakwa Kasus Jiwasraya Klaim Tak Berwenang Kendalikan 13 MI

Joko Hartono Tirto menegaskan bukan pemegang saham ataupun wakil pemegang saham, serta pejabat berwenang di korporasi-korporasi tersebut.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

BKSAP Dorong WTO Jamin Sistem Ketersediaan Vaksin Covid-19

BKSAP mendorong WTO untuk menjamin sistem perdagangan internasional dengan cara melindungi aspek ketersediaan dan keterjangkauan universal atas vaksin Covid-19.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Sepekan, 20 Provinsi Alami Peningkatan Kasus Positif Covid-19

Secara nasional terdapat 20 provinsi dengan jumlah kasus meningkat dibandingkan minggu sebelumnya.

NASIONAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS