Cai Changpan 8 Bulan Menggali, Sehari 2 Kantong Plastik
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Cai Changpan 8 Bulan Menggali, Sehari 2 Kantong Plastik

Kamis, 1 Oktober 2020 | 20:14 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi terus mendalami peristiwa kaburnya narapidana Cai Changpan dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Tangerang. Sejumlah fakta ditemukan berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti semisal, yang bersangkutan menggali tanah di dalam selnya selama 8 bulan. Kemudian, setiap hari mengeruk sekitar dua kantong plastik tanah.

"Fakta-fakta banyak ditemukan, pertama masalah pembuangan tanah karena dengan hitungan diameter 2,5 dan panjang 30 meter itu cukup banyak, dan jika dihitung dump truck bisa hampir dua dump truck. Tapi yang dia lakukan adalah setiap lubangi itu sehari dua plastik tanah dan dibuang ke tong sampah, itu pengakuan teman sekamar. Kegiatan melubangi mulai dari kamar sampai keluar di seberang dari lapas tersebut kurang lebih 8 bulan dengan diameter masuk ke dalam 2,5 meter dan panjang 30 meter," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Kamis (1/10/2020).

Dikatakan Yusri, Cai Changpan mulai menggali lubang antara pukul 22.00 malam hingga 05.00 pagi, bergantung kondisinya. "Tempat tidur dia geser baru dilubangi, setelah sudah gali tanah dia tutup lagi, tempat tidur dua tingkat. Dia geser, gali, dan tutup lagi itu selama 8 bulan dia lakukan," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, Cai Changpan mendapat alat-alat untuk menggali dari pembangunan dapur di dalam lapas. "Ada juga alat penyedot, karena setiap lubang akan keluarkan air. Sudah diuji coba penyidik saat olah TKP mulai masuk sampai keluar 30 meter memakan waktu 21 menit, cukup lama," katanya.

Menurut Yusri, polisi dan tim lapas juga masih mendalami kemungkinan keterlibatan petugas lapas dalam pelarian Cai Changpan.

"Melubangi 8 bulan ini kan yang perlu kita dalami lagi apa ada keterlibatan petugas di sana atau tidak. Tim masih selidiki, dan 11 jam baru diketahui tersangka melarikan diri. Dalam 11 jam ada tiga shift, bagaimana sistem cek tahanan ini kita harus dalami lagi. Pengakuan teman satu sel dengan tersangka melarikan diri ini, itu dia cuma sebutkan 'berapa 1 kamar? 2 lengkap', padahal cuma satu, tapi apa tak dicek secara langsung. Nah ini akan didalami semuanya," jelasnya.

Yusri melanjutkan, penyidik juga sedang menyelidiki ke mana barang bukti dibuang, termasuk memeriksa CCTV karena pada saat Cai Changpan kabur petugas menara dan pengawas kamera mengaku tertidur.

"Ini kita dalami semua, azas praduga tak bersalah, maka kita lakukan penyelidikan teman-teman lapas apa ada kelalaian dan sebagainya," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

HUT Ke-16 DPD, Ketua DPR Ajak Wujudkan Mandat Rakyat

Puan menegaskan, NKRI akan semakin kuat jika masyarakat di seluruh daerah merasakan kesejahteraan dan keadilan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Antisipasi Musim Penghujan, Jateng Susun Peta Bencana

Ganjar juga menyiapkan posko bencana yang akan dioperasikan mulai Oktober 2020 hingga Maret tahun depan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

"Sunatan Massal" Hukuman Koruptor, KPK: Penegak Hukum Belum Miliki Komitmen yang Sama

Sejak 2019 hingga saat ini, terdapat 23 terpidana korupsi yang hukumannya dikurangi MA melalui putusan PK.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Universalitas Nilai-nilai Pancasila Sanggup Menata Dunia

Bangsa Indonesia harus bersyukur karena memiliki dasar negara Pancasila.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

10 Provinsi Prioritas Sumbangkan 67,6,8 % Total Kasus Aktif Nasional

Jumlah kasus aktif di 10 provinsi prioritas menyumbangkan 67,6 persen dari total jumlah kasus aktif nasional.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Perlu Rekonsiliasi Sosial untuk Menjaga Keutuhan Negara

Masyarakat semakin terpolarisasi ke dalam blok politik, ideologi, dan identitas sosial yang saling menyerang satu dengan lainnya, bahkan cenderung saling menegasikan.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Kasus Harian Meningkat, Satgas Covid-19: Jalankan Protokol Kesehatan

Masyarakat diminta untuk terus menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin.

NASIONAL | 1 Oktober 2020

STP Trisakti Jadi PTS Pertama yang Buka Prodi S-3 Pariwisata

Program studi S3 Pariwisata merupakan langkah mendukung pemerintah memajukan dunia pendidikan tinggi untuk mencetak SDM unggul.

NASIONAL | 30 September 2020

Kejagung Periksa 11 Saksi Kasus Jiwasraya

Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi Jiwasraya

NASIONAL | 1 Oktober 2020

Tidak Tahan dengan Sikap Arogan Kapolres, Kasat Sabhara Polres Blitar Mundur dari Polri

Secara psikis AKP Agus mengaku sangat tertekan, sehingga dia memilih mundur sebagai anggota Polri.

NASIONAL | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS