Berpikir Positif Tingkatkan Imun di Tengah Pandemi
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-4.16)   |   COMPOSITE 6289.65 (-83.65)   |   DBX 1346.19 (-24.1)   |   I-GRADE 181.205 (-2.01)   |   IDX30 507.3 (-6.33)   |   IDX80 137.13 (-2.24)   |   IDXBUMN20 404.453 (-7.79)   |   IDXESGL 139.923 (-1.71)   |   IDXG30 143.928 (-2.04)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-4.93)   |   IDXQ30 145.336 (-1.29)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-4.82)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-8.7)   |   IDXV30 137.088 (-3.6)   |   INFOBANK15 1041.31 (-1.87)   |   Investor33 435.377 (-3.85)   |   ISSI 184.679 (-3.13)   |   JII 634.506 (-12.53)   |   JII70 224.071 (-4.19)   |   KOMPAS100 1224.8 (-16.44)   |   LQ45 952.541 (-12.58)   |   MBX 1705.32 (-21.32)   |   MNC36 322.487 (-3.05)   |   PEFINDO25 325.966 (-3.53)   |   SMInfra18 310.375 (-6.77)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-3.26)   |  

Berpikir Positif Tingkatkan Imun di Tengah Pandemi

Jumat, 2 Oktober 2020 | 20:08 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah pandemi Covid-19 masyarakat diminta untuk berpikiran positif sekaligus melakukan protokol kesehatan agar kondisi imunnya kuat.

Sekretaris Tim Mitigasi Dokter dalam Pandemi Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Ekasakti Octohariyanto mengatakan, masyarakat harus menjaga sel imunnya. Dalam Covid-19 ada orang tanpa gejala tapi di dalam tubuhnya ada virus.

Dalam pandemi ada faktor host (pasien), agent (virus) dan environment (disinfeksi, mencuci tangan). Selain itu gerakan 3M juga penting selain mencuci tangan, yakni memakai masker dan menjaga jarak yang menjadi bagian dari environment.

"Kalau kitanya sehat, kadar agent dan environment-nya menyumbang sedikit untuk pengaruhi kondisi tubuh kita. Kalau kita sakit, imun turun. Stress dan aktivitas berkurang akan memudahkan agent dan environment mempengaruhi kondisi fisik kita," katanya dalam dialog virtual Tetap Aman dan Imun di Tengah Pandemi Covid-19 di kantor BNPB, Jakarta, Jumat (2/10).

Psikolog Muhammad Chalid berpendapat, pengaruh psikis sangat besar ke imun. Kondisi psikis erat kaitannya dengan pencernaan.

"Kerja pikiran dibebani masalah yang tidak pernah terpecahkan, menumpuk sehingga daya tahan tubuh otomatis berkurang," ucapnya.

Ia menambahkan, orang yang kerja psikisnya berlebihan atau dominan, lalu malam harinya kurang istirahat maka ke esokan harinya menjadi lesu. Pola makan pun tidak teratur karena memikirkan masalah-masalah tersebut. Oleh karena itu, sangat erat kaitannya fisik dan psikis.

"Di tengah pandemi kita harus berpikiran positif bahwa Covid-19 itu ada di seluruh dunia tidak hanya di negara kita. Buka wawasan kita, kembali ke keyakinan kita bahwa semua itu pasti ada obatnya," papar Chalid.

Menurutnya, masyarakat sudah enam bulan menghadapi pandemi. Sudah bisa menyesuaikan diri dan harus berpikiran positif bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Setiap pandemi pasti ada akhirnya.

"Kita harus melatih diri kita bagaimana harus berpikiran positif," imbuhnya.

Aktivitas bekerja dan belajar dari rumah juga diharapkan tetap membuka ruang psikis berpikiran positif dan tidak terbebani.

Ekasakti menegaskan, pandemi ini masih panjang, potret kondisi fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan serta orang meninggal juga telah nyata terlihat.

Oleh karena itu lanjutnya, selain menjaga aktivitas fisik, masyarakat juga harus menjaga kondisi psikis.

Dari sisi konsumsi pangan, karbohidrat cukup 2-3 kali sehari. Nasi itu adalah gula jadi sebetulnya kata dia, tidak perlu kopi atau teh. Jika banyak konsumsi gula, kurangi nasinya.

Selain itu, konsumsi protein bergizi juga perlu. Lemak juga diperlukan tetapi jangan terlalu banyak gorengan karena susah diurai dan malah menjadi sumber penyakit. Konsumsi susu dan vitamin juga perlu.

Bagi pasien Covid-19, juga perlu diajak berpikiran positif agar tetap sehat. Saat melakukan isolasi di rumah juga harus tetap dipantau oleh tenaga kesehatan, RT/RW dan keluarga agar tetap memperoleh makanan bergizi dan psikisnya tetap baik.

"Meski isolasi di rumah dipantau agar aktivitas bagus, makanan bagus, cara berpikir juga harus bagus," ucap Ekasakti.

Chalid juga menyebut, pasien Covid-19 membutuhkan dukungan dan penguatan dari keluarga. Jika tidak, imun pasien akan turun karena ketika terinfeksi Covid-19, pasien merasa ada label negatif.

Ia mengajak masyarakat berempati. Sebab pandemi ini menyerang semua lapisan masyarakat dan negara. Kurangi stigma, karena kalau tidak, bisa mengurangi imun keluarga pasien. Kecemasan juga perlu dibatasi sambil terus melindungi diri dan keluarga.

Hal senada juga dikatakan Ekasakti, menurutnya, ketika ada orang dinyatakan positif Covid-19 dan isolasi dalam beberapa hari imunnya akan turun drastis. Dukungan terhadap pasien dan keluarga sangat diperlukan.

Sementara itu bagi orang yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) tentu akan lebih hati-hati dan menerapkan protokol kesehatan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Manipulasi Laporan Keuangan Jiwasraya Bisa Jadi Pemberat bagi Terdakwa

Para terdakwa korupsi juga dapat dituntut menggunakan beberapa pasal mulai dari perusakan barang bukti, dan pembuktian adanya niat jahat

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Kapten Polisi Ingin Mundur, Polri Belum Buat Kesimpulan

Terkait pengunduran diri Kasat Shabara Blitar ada prosedurnya.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Moeldoko Puji Micro Lockdown di DIY

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menilai penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemda DI Yogyakarta inovatif dan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Investasi Tanpa Izin, Dirut IOI Jadi Tersangka

Kasus ini dilaporkan oleh 32 orang nasabah dengan nilai kerugian Rp 47,1 miliar.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Korupsi Proyek Bakamla, Dirut PT CMIT Dituntut 7 Tahun Penjara

Rahardjo terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi terkait proyek Backbone Coastal Surveillance System.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

General Manager Hairos Waterpark Ditetapkan Tersangka

Tersangka dianggap melanggar UU Karantina Kesehatan, dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp 100 juta.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

36 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Diterima Kuartal IV 2020

Kebutuhan vaksin Covid-19 akan mencapai 320 juta dosis hingga 370 juta dosis untuk diberikan kepada 160 juta penduduk Indonesia mulai Januari 2021.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Ridwan Kamil Beberkan Alasan Pilih Berkantor di Depok

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan alasan mengapa setiap satu minggu sekali dia memilih berkantor di Kota Depok, Jawa Barat.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Sulit Melarang Pelaksanaan Kampanye Secara Terbuka

Terdapat banyak faktor yang berkontribusi atas kondisi sulitnya melarang kampanye secara terbuka.

NASIONAL | 2 Oktober 2020

Dibawa ke Jakarta, Tersangka Penghina Wapres Terancam 6 Tahun

SM yang ditangkap Dit Siber Bareskrim karena menghina Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan diproses di Jakarta.

NASIONAL | 2 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS