Jokowi Minta 2 Masalah Utama Garam Rakyat Segera Diselesaikan
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi Minta 2 Masalah Utama Garam Rakyat Segera Diselesaikan

Senin, 5 Oktober 2020 | 11:49 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan laporan ada dua permasalahan utama terkait dengan penyerapan garam rakyat. Ia meminta dua permasalahan ini harus segera diselesaikan dengan dicarikan jalan keluarnya.

“Dari laporan yang saya terima dua permasalahan utama yang kita hadapi yang terkait dengan penyerapan garam rakyat adalah satu ini masih rendahnya kualitas garam rakyat sehingga tidak memenuhi standar untuk kebutuhan industri. Ini harus dicarikan jalan keluarnya,” kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas (ratas) tentang Percepatan Penyerapan Garam Rakyat di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/10/2020).

Menurutnya, jajaran kementerian tahu permasalahan terkait rendahnya kualitas garam rakyat, tetapi tidak pernah dicarikan jalan keluarnya. “Kita tahu masalahnya tapi nggak pernah dicarikan jalan keluarnya,” ujar Jokowi.

Lalu, berdasarkan data per 22 September data yang diterimanya, tercatat masih ada 738.000 ton garam rakyat yang tidak terserap oleh industri di Indonesia. “Ini agar dipikirkan solusinya hingga rakyat, garamnya bisa terbeli,” ungkap Jokowi.

Permasalahan kedua, lanjut Jokowi, adalah masih rendahnya produksi garam nasional. Sehingga akhirnya, diputuskan mencari cara yang paling gampang yaitu impor garam. Namun masalah rendahnya produksi garam tidak dicarikan solusinya. Hal ini terus menerus terjadi berulang kali.

"Masih rendahnya produksi garam nasional kita sehingga cari yang paling gampang yaitu impor garam. Dari dulu gitu terus dan tidak pernah ada penyelesaian," jelas Jokowi.

Lalu Jokowi memberikan contoh, dari 4 juta ton per tahun kebutuhan garam nasional, produk garam nasional baru mencapai 2 juta ton. Sehingga alokasi kebutuhan garam masih banyak yakni 2,9 juta ton. Karenanya, ia meminta jajarannya melakukan pembenahan besar-besar terkait permasalahan garam.

"Akibatnya alokasi garam untuk kebutuhan industri masih banyak yaitu 2,9 juta ton. Saya kira langkah-langkah perbaikan harus kita kerjakan, mulai dari pembenahan besar-besaran supply chain dari hulu sampai hilir," papar Jokowi.

Tak hanya itu, Kepala Negara meminta jajarannya memperhatikan ketersediaan lahan produksi dan mempercepat integrasi antara ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di 10 provinsi.

"Perhatikan ketersediaan lahan produksi, percepat integrasi antara ekstensifikasi lahan garam rakyat yang ada di 10 provinsi ini harus betul-betul diintegrasikan dan harus ada ekstensifikasi," terang Jokowi.

Mantan Gubernur DKI ini mengharapkan ada upaya produktivitas dan kualitas garam rakyat untuk penyerapan garam rakyat. Dengan menggunakan inovasi teknologi produksi, terutama washing plan harus betul-betul dikerjakan dengan baik. Sehingga pascaproduksi garam rakyat betul-betul bisa memberikan ketersediaan terutama dalam gudang penyimpangan.

"Sekali lagi persiapan pengembangan hilirisasi industri garam harus betul-betul dikerjakan dengan mengembangkan industri turunannya," tegas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Proyek Dibatalkan Sepihak, Belasan Kontraktor di Labuhan Batu Menjerit

Kontraktor mengalami kerugian moril dan materil yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Jokowi: Transformasi Organisasi Harus Didukung Teknologi Militer

Transformasi yang sedang dilakukan TNI harus didukung dengan transformasi teknologi militer yang mampu menghadapi ancaman kedaulatan negara di masa depan

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Kejagung Amankan Buronan Kasus Narkoba

Tim Tabur Kejagung mengamankan perempuan yang telah masuk dalam daftar pencarian orang untuk kasus narkoba, di Batam, Kepulauan Riau.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Kampanye Virtual, Hendi-Ita Ingatkan Warga Semarang Terapkan 4M

Hendi tetap berada di rumahnya di Lempongsari, sedangkan virtual campaign box berada di perkampungan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Panglima TNI Terima Kejutan dari Kapolri di HUT Ke-75 TNI

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerima kejutan dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, di Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 TNI

NASIONAL | 5 Oktober 2020

Tolak UU Cipta Kerja, Buruh Tetap Berdemo

Demo buruh digelar di beberapa kota, seperti Tangerang, Purwakarta, Surabaya, Batam, dan Pasuruan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Vandalisme di Taman Kota Jakpus Turun 90 Persen

Pada masa normal sering sekali ditemukan coretan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Ketua Baleg: Seluruh Pembahasan RUU Cipta Kerja Bisa Diakses Publik

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Atgas menilai proses pembahasan RUU Cipta Kerja bersifat terbuka karena bisa diakses publik.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Menpora Harap Atlet Naturalisasi Bisa Perkuat Timnas

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali berharap para atlet naturalisasi bisa memperkuat timnas Indonesia.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

22 Rumah Warga di Seluma Rusak Diterjang Banjir Bandang

Sebanyak 22 rumah rusak dan jembatan gantung yang menghubungkan ke beberapa desa tetangga putus akibat banjir bandang di Desa Air Keruh, Seluma, Bengkulu.

NASIONAL | 6 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS