Kemkop dan UKM Siapkan Model Bisnis Korporasi Petani dan Nelayan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Kemkop dan UKM Siapkan Model Bisnis Korporasi Petani dan Nelayan

Selasa, 6 Oktober 2020 | 16:59 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop dan UKM) akan menyiapkan model bisnis korporasi petani dan nelayan. Diharapkan model bisnis korporasi ini bisa diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dalam jumpa pers secara virtual seusai rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Selasa (6/10/2020).

“Kami menyiapkan piloting model business korporasi petani atau nelayan yang kami replikasi di berbagai tempat. Ada beberapa, misalnya beras seluas 800 hektare di Demak, kelapa sawit di Pelalawan Riau, beberapa komoditas lain yang bagus untuk piloting kerja sama antarkementerian,” kata Teten Masduki.

Model bisnis korporasi ini harus diterapkan, menurut Teten, karena para petani dan nelayan atau pelaku UMKM tidak bisa lagi berusaha sendiri-sendiri atau perorangan dalam skala kecil. Melainkan, mereka harus bergabung dalam kelompok besar dalam usaha skala ekonomi yang lebih efisien.

“Kami mendorong mereka bergabung dengan koperasi. Model bisnis yang kita kembangkan. Kita ingin petani, juga nelayan dan UMKM yang kecil-kecil bisa meningkat kesejahteraannya,” ujar Teten Masduki.

Untuk itu, Teten menambahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Belanda misalnya untuk mengembangkan model koperasi pertanian untuk dijadikan model bisnis koperasi di Indonesia. Dengan harapan, pengembangan koperasi yang lebih modern akan mampu meningkatkan kesejahteraan petani atau nelayan yang dapat memetik profit dari bisnis model yang dikembangkan.

Menurut Teten, pihaknya mengembangkan model bisnis misalnya untuk petani sawit di Pelalawan, Riau, yang didorong untuk berkoperasi kemudian membangun pengolahan CPO. ”Kami ada beberapa rencana selain petani sawit di Pelalawan yang kita dorong berkoperasi dan mereka membangun pengolahan CPO-nya,” terang Teten Masduki.

Selain itu petani beras di Demak, Jawa Tengah, didorong mengembangkan sawah seluas 100 hektare (ha) untuk produknya yang diekspor dan sebagian masuk ke pasar ritel domestik. Bahkan ketika permintaan terus meningkat, para petani tersebut memperluas lahan usaha hingga 800 ha.

“Lalu juga yang sudah mulai jalan adalah petani beras di Demak, kami kerja sama antarkementerian dengan pemda di Jawa Tengah. Di sana ada koperasi, KSU Citra Kinarya yang sekarang sudah sekitar 100 ha, mereka juga sudah mulai menjual produknya ada yang ekspor, ada yang ke market dalam negeri termasuk di pasar ritel modern. Nah kami ingin kembangkan mereka dan sepakat kita memang dari 100 ha akan didorong menjadi 800 ha,” jelas Teten Masduki.

Setelah bergabung dalam koperasi, lanjut teten, petani beras di Demak ini kemudian membentuk PT dan membangun pabrik besar modern dengan investasi Rp 40 miliar, dengan Rp 12 miliar berasal dari koperasi petani.

“Model seperti ini nanti kami integrasikan ke sistem pembiayaan KUR untuk petani penggarap dalam mengembangkan padi,” tukas Teten Masduki.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Praperadilan Napoleon Ditolak, Polri: Berkas Penyidikan Lanjut

Saat ini berkas sudah dalam tahap finishing.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

PT SMB Bongkar Muat Pasir Ilegal di Dermaga PT MCA Bojonegara, Menuai Kritik

"Tidak ada alasan bagi PT SMB melakukan bongkar muat di Bojonegara. Ini merupakan pelanggaran berat," ujar Eman.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Ini Penjelasan Sekjen DPR soal Mikrofon Mati saat Demokrat Interupsi

Sekjen DPR Indra Iskandar menjelaskan pimpinan hanya menjalankan tugas untuk menjaga ketertiban peserta rapat.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Praperadilan Ditolak, Berkas Napoleon Cs Bisa P-21

Hakim menilai, penetapan tersangka terhadap Napoleon dalam perkara gratifikasi penghapusan red notice Djoko Tjandra sudah sah.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Kesejahteraan Anggota BPD di Klungkung Ditingkatkan

Kesejahteraan Anggota BPD di Klungkung Ditingkatkan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Kementerian Kesehatan Minta Penerima Vaksin Covid-19 Dilayani dengan Baik

Penyelenggara vaksinasi harus menyederhanakan prosedur dan mempersingkat proses, sehingga warga tidak harus mengantre lama.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Petani Kaur Tewas Diserang Babi Hutan

Ponikem yang sempat dirawat beberapa saat, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Kursi Pesakitan di Depan Mata

Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra segera duduk di kursi pesakitan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Polda Papua Masih Dalami Motif Pembunuhan Staf KPU Yahukimo

Polda Papua masih menelusuri motif Yepi Magayang dalam kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo, Papua bernama Hendry Jovinsky yang terjadi pada 11 Agustus 2020.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Edufair Part 3 SMAN 8 Jakarta, Tetiana: UGM Tak Mengenal Mahasiswa Diterima dengan Cadangan

Tetiana berpesan kepada siswa siswi SMAN 8 Jakarta yang memiliki moto "Rajawali Emas", harus menentukan pilihan program studi yang sesuai dengan minatnya.

NASIONAL | 6 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS