Tolak UU Cipta Kerja, Buruh di Serang Gelar Unjuk Rasa dan Mogok Kerja
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.5)   |   COMPOSITE 6289.65 (-45.86)   |   DBX 1346.19 (-8.79)   |   I-GRADE 181.205 (-1.12)   |   IDX30 507.3 (-4.09)   |   IDX80 137.13 (-1.48)   |   IDXBUMN20 404.453 (-4.9)   |   IDXESGL 139.923 (-1.06)   |   IDXG30 143.928 (-1.24)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-2.85)   |   IDXQ30 145.336 (-0.72)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.72)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-6.01)   |   IDXV30 137.088 (-2.74)   |   INFOBANK15 1041.31 (0.22)   |   Investor33 435.377 (-2.39)   |   ISSI 184.679 (-1.78)   |   JII 634.506 (-8.66)   |   JII70 224.071 (-2.82)   |   KOMPAS100 1224.8 (-11.07)   |   LQ45 952.541 (-8.28)   |   MBX 1705.32 (-12.79)   |   MNC36 322.487 (-2.04)   |   PEFINDO25 325.966 (-2.12)   |   SMInfra18 310.375 (-4.7)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.11)   |  

Tolak UU Cipta Kerja, Buruh di Serang Gelar Unjuk Rasa dan Mogok Kerja

Selasa, 6 Oktober 2020 | 17:48 WIB
Oleh : Laurens Dami / FER

Serang, Beritasatu.com - Ribuan buruh di Kabupaten Serang, Banten menggelar aksi unjuk rasa dan mogok kerja, di Kawasan Industri Modern, Cikande, Banten, Selasa (6/10/2020).

Tuntutan para buruh tersebut tetap sama, menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja). Akibat aksi demonstrasi buruh tersebut, arus lalu lintas utama dari Serang menuju Tangerang lumpuh total.

Massa buruh dari perusahaan PT Nikomas Gemilang yang awalnya masuk kerja pagi tadi kemudian pukul 11.30 WIB memaksa keluar gerbang untuk bergabung dengan massa buruh dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) Banten yang sejak pagi melakukan demonstrasi di Kawasan Industri Modern Cikande.

Awalnya para buruh dihalau untuk keluar oleh petugas pengamanan perusahaan dan pihak kepolisian yang berjaga. Karena kalah jumlah akhirnya massa buruh dapat mendobrak gerbang perusaahan.

"Awalnya kita masuk kerja. Kemudian, ada sejumlah massa yang demo masuk ke perusahaan mengajak untuk keluar turun ke jalan. Akhirnya, semua karyawan keluar dan mendobrak pintu gerbang,” kata Syafi’I, salah seorang karyawan PT Nikomas Gemilang.

Syafi’i menyampaikan, massa buruh yang ikut bergabung dengan massa demonstrasi menolak pengesahan UU Cipta Kerja di depan gerbang PT Nikomas Gemilang terus bertambah. Aksi tersebut dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari Polres Serang dan Polda Bànten. "Akses jalan di depan PT Nikomas ditutup, sehingga menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua SPN Banten Intan Indria Dewi mengatàkan, serikat buruh Banten akan melakukan aksi mogok kerja dan melakukan aksi demonstrasi di wilayahnya masing-masing di lokasi kawasan industri sehingga industri lumpuh. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan massa buruh terhadap sikap DPR yang tetap mengesahkan RUU Cipta Kerja.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas Covid-19 Sumut Gencarkan Operasi Yustisi

Masih ada sebagian masyarakat Sumut yang mengabaikan protokol kesehatan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Wapres Minta Guru Ajari Murid agar Kritis, Tak Sekadar Menghafal

Pengembangan kompetensi juga dilakukan secara seimbang.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Ramai Penolakan, Ganjar Dukung Judicial Review UU Cipta Kerja

Ganjar memahami pengesahan UU Cipta Kerja tidak memberi kebahagiaan untuk banyak pihak.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Wapres Minta Guru Dibekali Keterampilan Digital

Pandemi Covid-19 mengharuskan semua orang beradaptasi, baik dalam bekerja maupun belajar secara lebih kreatif dan inovatif.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Kemkop dan UKM Siapkan Model Bisnis Korporasi Petani dan Nelayan

Menurut Teten, petani dan nelayan atau pelaku UMKM tidak bisa lagi berusaha sendiri-sendiri.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Praperadilan Napoleon Ditolak, Polri: Berkas Penyidikan Lanjut

Saat ini berkas sudah dalam tahap finishing.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

PT SMB Bongkar Muat Pasir Ilegal di Dermaga PT MCA Bojonegara, Menuai Kritik

"Tidak ada alasan bagi PT SMB melakukan bongkar muat di Bojonegara. Ini merupakan pelanggaran berat," ujar Eman.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Ini Penjelasan Sekjen DPR soal Mikrofon Mati saat Demokrat Interupsi

Sekjen DPR Indra Iskandar menjelaskan pimpinan hanya menjalankan tugas untuk menjaga ketertiban peserta rapat.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Praperadilan Ditolak, Berkas Napoleon Cs Bisa P-21

Hakim menilai, penetapan tersangka terhadap Napoleon dalam perkara gratifikasi penghapusan red notice Djoko Tjandra sudah sah.

NASIONAL | 6 Oktober 2020

Kesejahteraan Anggota BPD di Klungkung Ditingkatkan

Kesejahteraan Anggota BPD di Klungkung Ditingkatkan.

NASIONAL | 6 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS