Ganjar Perintahkan Seluruh Puskesmas Lakukan Tracing
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Ganjar Perintahkan Seluruh Puskesmas Lakukan Tracing

Rabu, 7 Oktober 2020 | 14:27 WIB
Oleh : Stefi Thenu / CAH

Purworejo, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memerintahkan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Jawa Tengah aktif melakukan tracing ke masyarakat. Sebagai ujung tombak penanganan Covid-19, Puskesmas diharapkan mampu berkontribusi dalam rangka penanganan kasus Covid-19 di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Ganjar saat meninjau Puskesmas Bener di Kabupaten Purworejo, Rabu (7/10). Menurut Ganjar, tracing tidak mungkin mengandalkan Dinas Kesehatan, karena cover areanya terlalu besar.

"Kami ingin menjadikan Puskesmas sebagai ujung tombak penanganan Covid-19. Kenapa Puskesmas, karena ini mereka pelayanan kesehatan yang paling depan. Kalau mengandalkan Dinas Kesehatan, ini nggak akan sanggup karena coverage areanya terlalu besar," kata Ganjar.

Puskesmas lanjut Ganjar dapat menjadi kekuatan yang bisa dioptimalkan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebagai lembaga kesehatan yang didesign khusus untuk pelayanan paling depan di Indonesia, Puskesmas lanjut dia dinilai mampu melakukan tugas itu.

"Puskesmas ini yang paling depan, karena mereka tiap hari bergumul dengan masyarakat paling depan. Dengan optimalisasi Puskesmas dalam rangka tracing ini, maka kita bisa mengetahui dan mendeteksi dengan cepat," urainya.

Selain menggenjot tracing, Puskesmas lanjut Ganjar juga bisa mengkampanyekan program-program lain. Misalnya Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng (5ng), penanggulangan stunting, gizi buruk, demam berdarah dan lainnya.

"Sekaligus saya titipkan, sambil mengedukasi dan tracing Covid-19, juga mengecek ibu hamil, sosialisasi vaksin balita, penanganan gizi buruk,

dan lainnya. Sehingga harapan kita, di tengah pandemi ini semua bisa menjaga dengan baik. Saya akan cek terus, agar Puskesmas di seluruh Jateng bisa optimal dalam melakukan tracing, sehingga lebih baik dan akurat," pungkasnya.

Di Puskesmas Bener Purworejo yang dikunjungi Ganjar, proses tracing sudah berjalan. Mengandalkan surveilans dan bidan desa, mereka aktif terjun ke masyarakat guna melakukan edukasi dan tracing kontak.

"Di Purworejo kami memiliki 27 Puskesmas. Disetiap Puskesmas, kami menugaskan satu orang sebagai koordinator surveilans. Sistem kerjanya, para surveilans ini dibantu bidan desa sejumlah 412 orang yang tersebar di 494 desa dan kelurahan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, Sudarmi.

Selama ini lanjut dia, langkah itu dinilai efektif. Setiap Puskesmas, ditargetkan untuk melakukan tracing kepada 103 orang.

"Perhari harus ada 103 orang yang diswab dari hasil tracing itu. Sampai pekan kemarin, semua sudah berjalan dengan baik, rata-rata 89 persen Puskesmas telah memenuhi target itu," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polisi Usut Pembuat dan Penyebar Hoaks UU Cipta Kerja

Isu hoaks soal UU Cipta Kerja misalnya uang pesangon dan UMPB, UMSP dan UMK dihilangkan.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Mantan Dirut Bank BTN Ditahan di Rutan Guntur

Dalam kurun waktu 2013 sampai dengan tahun 2015, diduga HM sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) periode tahun 2012-2019 telah menerima suap.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Ricuh Demo UU Cipta Kerja, 14 Orang Diamankan di Banten

Kericuhan diawali saat kepolisian meminta mahasiswa untuk membubarkan diri karena sudah melewati batas waktu aksi unjuk rasa.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Pakar: Tidak Ada Relevansinya Hadirkan Jaksa Agung di Persidangan Pinangki

Pengakuan Pinangki melalui surat terbuka kepada publik menunjukkan sudah tidak ada relevansinya lagi untuk memeriksa Jaksa Agung.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Kades dan Ketua RT Dijadikan Ujung Tombak Sukseskan Gerakan 3M di Bengkulu

Dengan masyarakat disiplin menerapkan gerakan 3M dalam dalam kehidupan sehari-hari, maka penyebaran virus corona dapat diatasi dengan baik.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

ASN di Pemkab Lebong Tak Pakai Masker Dilarang Masuk Kantor

"Sikap tegas ini kita lakukan jangan sampai ada pegawai di lingkup Pemkab Lebong terpapar virus corona," kata Mustarani Abidin.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Ketika Uang Pelicin Menggurita

Terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra telah menyeret banyak pihak, termasuk dari pengacara hingga aparat penegak hukum.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Ditjen Hubdat Revisi Regulasi Penimbangan Kendaraan Bermotor

Revisi Permenhub Nomor 134 Tahun 2015 bertujuan untuk memberantas kendaraan kelebihan muatan atau ODOL.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

Rentetan Skandal yang Menyertai sang "Joker"

Sejumlah kasus terkait skandal Djoko Tjandra mulai memasuki babak baru dengan bergulir di persidangan.

NASIONAL | 7 Oktober 2020

UMKM Inovatif di Jateng Diberi Anugerah Siddhakarya

Ganjar pun semringah kala mendengar cerita salah satu penerima Anugerah Siddhakarya, yang memproduksi aneka kain dan tetap mengekspor ke Tiongkok dan Singapura.

NASIONAL | 7 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS