Terlibat Kericuhan Saat Demo, Polda Banten Tetapkan 14 Orang Tersangka
Logo BeritaSatu

Terlibat Kericuhan Saat Demo, Polda Banten Tetapkan 14 Orang Tersangka

Jumat, 9 Oktober 2020 | 11:50 WIB
Oleh : Laurens Dami / JEM

Serang, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten telah menetapkan status tersangka terhadap 14 orang yang telah diamankan dalam aksi unjuk rasa di depan Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Serang, Banten, pada Selasa (6/10/2020) malam lalu.

Mereka diamankan oleh petugas kepolisian karena terlibat dalam kericuhan saat aksi di depan Kampus UIN SMH Serang, Banten.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi yang didampingi oleh Wakil Direktur (Wadir) Reskrimum Polda Banten AKBP Dedi Supriadi saat press conference di Mapolda Banten, Kota Serang, Kamis (8/10/2020).

Edy mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan bukti yang cukup serta berdasarkan hasil gelar perkara, 14 orang yang diamankan pada Selasa malam, akhirnya ditetapkan menjadi tersangka.

“Mereka ditetapkan tersangka karena telah memenuhi unsur-unsur dalam melakukan tindak pidana saat aksi demo elemen mahasiswa yang berakhir ricuh. Setelah waktu 1 x 24 jam, kami dari Polda Banten berhasil menetapkan status tersangka kepada 14 orang yang kami amankan saat demonstrasi mahasiswa kemarin," tegas Edy Sumardi.

Edy Sumardi juga mengatakan bahwa dari 14 tersangka tersebut, satu orang tersangka dilakukan penahanan inisial BS (18 ) yang merupakan mahasiswa STIE Banten. Sementara 13 orang lainnya tidak dilakukan penahanan.

“Satu orang dengan inisial BS dilakukan penahanan karena melanggar pasal 351 KUHP dengan ancaman pidananya lebih dari 5 tahun. Sedangkan 13 orang yang tidak dilakukan penahanan dengan pertimbangan ancaman hukumannya di bawah 5 tahun yakni OA (22) statusnya mahasiswa dikenakan pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 1 tahun 4 bulan.

Selanjutnya 8 orang dikenakan Pasal 218 KUHP ancaman hukuman 4 bulan penjara yakni MNG, RN, DR, NA, AK, FS, MZS, FF dan 4 pelajar SLTA dengan inisial RR, MI, MF, MM dikenakan UU No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Edy mengatakan, 13 tersangka yang tidak dilakukan penahanan tersebut, padanya dikenakan wajib lapor pada hari Senin dan Kamis, dan proses hukumnya tetap berlanjut hingga berkas perkaranya lengkap dan untuk kita sidangkan ke pengadilan.

Edy sumardi menambahkan Berkas perkara terhadap 14 orang tersangka tersebut di buat 4 Berkas Perkara yang SPDP nya telah diterima oleh Jaksa Penuntut Umum.

Sementara itu Wadir Reskrimum Polda Banten Akbp Dedi Supriyadi mengatakan untuk 13 telah dikembalikan kepada orangtua dan civitas akademi agar dilakukan pembinaan dan diberikan ketentuan wajib lapor pada senin dan kamis, hingga berkas nya rampung dan siap di sidang ke pengadilan.

Dari seluruh 14 tersangka ini, 4 orang merupakan pelajar SLTA, 8 orang mahasiswa dan 2 orang pedagang. Peran di lokasi kejadian, ikut melakukan pelemparan kepada petugas yang mengakibat korban terluka saat berusaha melakukan imbauan, karena aksi demo telah habis masa waktunya dan telah menggangu ketertiban umum masyarakat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bawaslu Bengkulu Temukan Kampanye Pilkada Langgar Protokol Kesehatan

Bawaslu Bengkulu juga menemukan kebanyakan peserta kampanye terbuka Pilkada Seretak 2020 tidak memakai masker.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Jubir Pemerintah: Masyarakat Jangan Terjebak Mitos Vaksinasi

masyarakat tak perlu khawatir akan vaksinasi karena itu adalah proses awal pembentukan antibodi terhadap suatu penyakit tertentu

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Universitas Katolik Atma Jaya Yogyakarta Transformasi Logo, Himne dan Mars

Himne dan Mars merupakan sebuah kekuatan dan ciri khas yang dikumandangkan di hampir seluruh acara penting yang diadakan universitas.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Kementerian Agama Sulteng Maksimalkan Peran Tokoh Agama Kampanyekan Protokol Kesehatan

Memerangi pandemi Covid-19 bukan peran pemerintah saja melainkan diperlukan keterlibatan semua pemangku kepentingan.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Pilkada Medan, KITA Deklarasikan Kemenangan untuk Bobby-Aulia

Deklarasi itu juga dihadiri oleh Ketua Pedagang Pasar Medan, Puan Maharani, presenter televisi sekaligus seniman, Tere Marbun, dan Ketua Pesada Medan Vivico.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Debat SDGs Virtual Fokus Keterlibatan Pemuda di Tengah Pandemi Covid-19

Acara tahun ini menyoroti bagaimana kaum muda Indonesia merespon tantangan Covid-19 dan bagaimana mereka bertindak dalam agenda SDGs.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

BMKG: Sejumlah Wilayah RI Diguyur Hujan Lebat Hari Ini dan Besok

Hujan lebat disertai angin kencang serta kilat/petir berpotensi terjadi pada 8 - 10 Oktober 2020.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Menteri LHK: UU Cipta Kerja untuk Penyelesaian Konflik Kehutanan dan Penciptaan Lapangan Kerja

"Dengan begitu, sangat jelas bahwa dalam UU Cipta Kerja ini, pemerintah berpihak pada rakyat,” tegas Siti Nurbaya.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

5 Pendemo Reaktif Covid-19, 2 Positif Ganja

Sebanyak lima pendemo reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes cepat, dan dua orang positif menggunakan narkoba jenis ganja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Sekjen PDIP: Prioritaskan Tindakan Hukum Pelaku Anarkistis dan Aktor di Belakangnya

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto meminta aparat penegak hukum menindak pelaku anarkistis dan aktor di belakangnya.

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS