Gubernur Sumut: Tenaga Medis Jangan Bertugas Tanpa APD
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 519.025 (-3.92)   |   COMPOSITE 6272.81 (-21.75)   |   DBX 1330.29 (-0.42)   |   I-GRADE 182.472 (-1.68)   |   IDX30 510.293 (-3.9)   |   IDX80 137.737 (-1.03)   |   IDXBUMN20 404.067 (-0.98)   |   IDXESGL 141.069 (-0.73)   |   IDXG30 145.194 (-2.06)   |   IDXHIDIV20 448.644 (-2.61)   |   IDXQ30 146.152 (-0.92)   |   IDXSMC-COM 292.826 (0.9)   |   IDXSMC-LIQ 361.358 (-1.22)   |   IDXV30 136.548 (-0.99)   |   INFOBANK15 1048.43 (-4.87)   |   Investor33 438.363 (-2.95)   |   ISSI 184.542 (-1.51)   |   JII 638 (-8.27)   |   JII70 224.272 (-2.33)   |   KOMPAS100 1230.76 (-10.05)   |   LQ45 959.21 (-8.49)   |   MBX 1703.46 (-6.83)   |   MNC36 324.477 (-2.15)   |   PEFINDO25 329.449 (-3.58)   |   SMInfra18 310.851 (-3.95)   |   SRI-KEHATI 373.532 (-2.89)   |  

Gubernur Sumut: Tenaga Medis Jangan Bertugas Tanpa APD

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:07 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / FER

Medan, Beritasatu.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi meminta kalangan dokter di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) supaya menggunakan alat pelindung diri (APD) saat memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Permintaan itu disampaikan Edy Rahmayadi karena tidak sedikit jumlah dokter di Madina yang terpapar virus corona. Salah satu faktor meningkatnya jumlah dokter terpapar karena tidak menggunakan APD saat melaksanakan tugasnya melayani masyarakat.

"Saya tidak menginginkan ada lagi dokter yang terpapar. Jangan bertugas jika tidak menggunakan APD. Saya tidak akan memberikan izin untuk hal itu. APD ini untuk melindungi dokter dan masyarakat," ujar Edy, Jumat (9/10/2020).

Mantan Pangkostrad ini memberikan sumbangan 1.000 APD untuk digunakan tenaga medis saat melayani masyarakat. APD itu juga akan digunakan untuk tenaga medis yang menangani pasien positif Covid-19. Sehingga, penyebaran virus corona dapat ditekan.

"Di tengah kondisi pandemi ini, kita semua harus saling bekerjasama, kompak dalam menghadapi Covid-19. Kita semua harus ikhlas dan tulus dalam menghadapi pertempuran dengan virus yang mematikan ini," kata Edy Rahmayadi.

Menurutnya, keberadaan tenaga medis sangat dibutuhkan dalam menghadapi pandemi. Sehingga, tenaga medis harus terus meningkatkan disiplin dalam melindungi diri, keluarga maupun masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan.

"Kalau dokter yang meninggal kita juga sulit mencari penggantinya. Sebab, untuk mencari pengganti harus melalui proses yang sangat panjang. Kalau gubernur itu cepat. Makanya, kesehatan setiap tenaga medis itu adalah prioritas," katanya.

Edy juga meminta tenaga medis supaya segera memberikan laporan bila mengalami kekurangan APD. Pihaknya akan segera menyalurkan bantuan APD agar dapat digunakan dokter untuk bertugas.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

50 Tenaga Kesehatan di RSUD Madina Terpapar Covid-19

Dokter yang bertugas tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Hari Ini, Jokowi dan Ma'ruf Amin Bahas UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin maupun pihak Istana terkait pembahasan UU Cipta Kerja dalam rapat intern tersebut

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gedung DPRD Sumut Dijaga Ketat

Pengamanan ekstra ketat dilakukan polisi guna mengantisipasi aksi demo susulan dalam menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Ribuan Perusuh Demo UU Cipta Kerja Ditangkap, Mayoritas Pelajar

Polisi mengamankan pelajar sebanyak 1.548 di Sulsel, Polda Metro Jaya, Sumut, dan Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Nadiem Sebut Peran Guru Sangat Mulia di Masa Pandemi

​Guru tidak hanya memastikan keberlangsungan pembelajaran, tetapi turut berperan dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan murid.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Polri Tangkap Penyebar Hoax UU Cipta Kerja

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono pelaku yang ditangkap adalah seorang perempuan berinisial VE (36) pemilik akun Twitter @videlyaeyang.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

21 Pendemo di Medan Reaktif Covid-19

Sebanyak 21 orang dari 253 orang pendemo yang terkait kericuhan saat demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, dinyatakan reaktif Covid-19.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

231 Pendemo di Medan Jalani Pemeriksaan

"Ada yang terlibat dalam melakukan perusakan, termasuk merusak sarana dan prasarana milik Polri," ujar Irwan Anwar di Medan, Jumat (9/19/2020)

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Rusak Gedung DPRD Jambi, 7 Siswa Wajib Lapor

Polisi mengamankan dan memeriksa 29 orang dari ratusan siswa SMA/SMK sekota Jambi yang merusak gedung DPRD Kota Jambi, Rabu (7/10/2020).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Kejagung Tangkap Buronan Korupsi Dana PNPM

Tersangka Yani Puspitasari ditangkap tanpa perlawanan di sebuah rumah di Karawang, Jawa Barat.

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS