TGPF Kasus Penembakan Intan Jaya Ditembaki KKB
Logo BeritaSatu

TGPF Kasus Penembakan Intan Jaya Ditembaki KKB

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:08 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo, Yudo Dahono, Robert Vanwi Isidorus / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Gabungan Pencari Fakta (TPGF) Kasus Penembakan Intan Jaya yang sedang berada di Papua, diadang dan ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Jumat (9/10/2020). Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat aksi penghadangan tersebut.

"Info sementara benar terjadi penghadangan oleh KKB setelah laksanakan olah TKP di Hitadipa menuju Sugapa korban 1 militer dan 1 tim investigasi, kronologis kejadian menyusul," kata Kepala Penerangan (Kapen) Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kol Czi IGN Suriastawa.

Dari informasi yang didapat, Anggota TGPF Intan Jaya, Bambang Purwoko (Dosen UGM) terkena tembakan di kaki kiri. Sedangkan, Anggota TNI bernama Zainuddin juga dilaporkan terkena tembakan di bagian pinggang.

Penembakan terjadi di tanjakan Wabogopone, Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Intan Jaya, setelah iring-iringan mobil rombongan TGPF Intan Jaya usai melakukan olah TKP di Hitadifa.

Kedua korban langsung dievakuasi ke UPTD RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan secara intensif. Selain kedua korban tersebut, Ketua TGPF Benny Mamoto dikabarkan juga menjadi salah satu pihak yang mendapat perawatan.

Dalam rombongan TGPF Intan Jaya ini, dipimpin langsung Ketua TGPF Benny Mamoto bersama Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, Ketua DPRD Intan Jaya, Panus Wonda bersama Danrem 173/PBB Brigjen TNI Iwan Setiawan, sempat melakukan olah TKP di Hitadifa. Namun, dalam perjalanan pulang dan sampai di tanjakan Wagonopone, Kampung Mamba tiba-tiba ditembaki dari beberapa penjuru.

Tim Gabungan Pencari Fakta merupakan tim bentukan Kemko Polhukam pasca terjadinya insiden penembakan pendeta Yeremia. Tim tersebut terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, agama, adat, dan tokoh kampus. Selain itu, terdapat pula dari unsur Kepolisian, TNI, Badan Intelijen Negara (BIN), serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Sumut: Tenaga Medis Jangan Bertugas Tanpa APD

Gubernur Sumut meminta kalangan tenaga medis untuk melaporkan kekurangan alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

50 Tenaga Kesehatan di RSUD Madina Terpapar Covid-19

Dokter yang bertugas tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Hari Ini, Jokowi dan Ma'ruf Amin Bahas UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin maupun pihak Istana terkait pembahasan UU Cipta Kerja dalam rapat intern tersebut

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gedung DPRD Sumut Dijaga Ketat

Pengamanan ekstra ketat dilakukan polisi guna mengantisipasi aksi demo susulan dalam menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Ribuan Perusuh Demo UU Cipta Kerja Ditangkap, Mayoritas Pelajar

Polisi mengamankan pelajar sebanyak 1.548 di Sulsel, Polda Metro Jaya, Sumut, dan Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Nadiem Sebut Peran Guru Sangat Mulia di Masa Pandemi

​Guru tidak hanya memastikan keberlangsungan pembelajaran, tetapi turut berperan dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan murid.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Polri Tangkap Penyebar Hoax UU Cipta Kerja

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono pelaku yang ditangkap adalah seorang perempuan berinisial VE (36) pemilik akun Twitter @videlyaeyang.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

21 Pendemo di Medan Reaktif Covid-19

Sebanyak 21 orang dari 253 orang pendemo yang terkait kericuhan saat demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, dinyatakan reaktif Covid-19.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

231 Pendemo di Medan Jalani Pemeriksaan

"Ada yang terlibat dalam melakukan perusakan, termasuk merusak sarana dan prasarana milik Polri," ujar Irwan Anwar di Medan, Jumat (9/19/2020)

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Rusak Gedung DPRD Jambi, 7 Siswa Wajib Lapor

Polisi mengamankan dan memeriksa 29 orang dari ratusan siswa SMA/SMK sekota Jambi yang merusak gedung DPRD Kota Jambi, Rabu (7/10/2020).

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS