KSPI Akan Ajukan Gugatan UU Cipta Kerja ke MK
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

KSPI Akan Ajukan Gugatan UU Cipta Kerja ke MK

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:17 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan, aksi mogok nasional penolakan Undang-undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) sudah berakhir.

Selanjutnya, KSPI akan mengalihkan konsentrasi ke Mahkamah Konstitusi (MK), dengan mengajukan gugatan terhadap UU Cipta Kerja.

"Langkah lebih lanjut yang akan diambil secara konstitusional antara lain membuat gugatan melalui jalur hukum untuk membatalkan omnibus law UU Cipta Kerja, melanjutkan gerakan aksi secara konstitusional, serta melakukan kampanye kepada masyarakat nasional maupun internasional tentang alasan mengapa buruh menolak omnibus law khususnya klaster ketenagakerjaan," ujar Presiden KSPI, Said Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (9/10/2020).

Mogok nasional yang dilakukan KSPI dan 32 serikat buruh sebelumnya digelar tanggal 6, 7, dan 8 Oktober 2020. Iqbal mengatakan, sikap resmi serikat buruh soal UU Cipta Kerja akan disampaikan hari Senin (12/10).

"Mogok nasional selama 3 hari yang dilakukan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama 32 federasi telah berakhir tanggal 8 Oktober 2020. Untuk langkah selanjutnya, yang akan diambil para serikat buruh akan diumumkan secara resmi dalam konferensi pers di hari Senin, tanggal 12 Oktober 2020 jam 11.00 WIB di Jakarta," ujar Iqbal.

Sebelumnya, pemerintah mengecam demo menolak omnibus law Cipta Kerja yang berujung ricuh. Pemerintah pun mempersilakan masyarakat yang tidak puas terhadap UU Cipta Kerja mengajukan gugatan ke MK.

"Selain berdemonstrasi dengan tertib dan tidak melanggar hukum, ketidakpuasan atas undang-undang tersebut bisa ditempuh dengan cara yang sesuai dengan konstitusi yaitu dengan menyalurkannya dalam proses pembuatan peraturan pemerintah, Perpres, Permed, Perkada sebagai delegasi perundang-undangan bahkan bisa diajukan melalui mekanisme judicial review atau uji materi maupun uji formal ke MK," kata Menko Polhukam Mahfud MD dalam konferensi pers, Kamis (8/10/2020).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TGPF Kasus Penembakan Intan Jaya Ditembaki KKB

Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat aksi pengadangan serta penembakan tersebut.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gubernur Sumut: Tenaga Medis Jangan Bertugas Tanpa APD

Gubernur Sumut meminta kalangan tenaga medis untuk melaporkan kekurangan alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

50 Tenaga Kesehatan di RSUD Madina Terpapar Covid-19

Dokter yang bertugas tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Hari Ini, Jokowi dan Ma'ruf Amin Bahas UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin maupun pihak Istana terkait pembahasan UU Cipta Kerja dalam rapat intern tersebut

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gedung DPRD Sumut Dijaga Ketat

Pengamanan ekstra ketat dilakukan polisi guna mengantisipasi aksi demo susulan dalam menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Ribuan Perusuh Demo UU Cipta Kerja Ditangkap, Mayoritas Pelajar

Polisi mengamankan pelajar sebanyak 1.548 di Sulsel, Polda Metro Jaya, Sumut, dan Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Nadiem Sebut Peran Guru Sangat Mulia di Masa Pandemi

​Guru tidak hanya memastikan keberlangsungan pembelajaran, tetapi turut berperan dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan murid.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Polri Tangkap Penyebar Hoax UU Cipta Kerja

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono pelaku yang ditangkap adalah seorang perempuan berinisial VE (36) pemilik akun Twitter @videlyaeyang.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

21 Pendemo di Medan Reaktif Covid-19

Sebanyak 21 orang dari 253 orang pendemo yang terkait kericuhan saat demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja, dinyatakan reaktif Covid-19.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

231 Pendemo di Medan Jalani Pemeriksaan

"Ada yang terlibat dalam melakukan perusakan, termasuk merusak sarana dan prasarana milik Polri," ujar Irwan Anwar di Medan, Jumat (9/19/2020)

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS