Aktor Utama Demo Rusuh, Ini Pernyataan Polri
Logo BeritaSatu

Aktor Utama Demo Rusuh, Ini Pernyataan Polri

Jumat, 9 Oktober 2020 | 16:36 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri masih melakukan pemeriksaan terhadap hampir 4.000 orang yang ditangkap terkait demo rusuh menuntut pembatalan UU Cipta Kerja yang baru disahkan pada Senin (5/10/2020) lalu. Kendati telah menyebutkan latar belakang pelaku seperti kelompok Anarko, buruh, mahasiswa, pelajar, hingga pengangguran namun polisi belum menyebutkan aktor utama dalam peristiwa yang hampir merata di seluruh Indonesia itu.

“Ini masih dilakukan pemeriksaan. Belum 24 jam. Nanti kita lihat untuk pelajar dan anak-anak akan kita panggil orang tuanya supaya ikut melakukan pengawasan,”kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri Jumat (9/10/2020).

Sebelumnya Menko Polhukam Mafhud MD mengatakan akan menindak tegas aktor intelektual di balik aksi anarkis dalam demo UU Cipta Kerja. Tindakan anarkis hingga melakukan perusakan terhadap fasilitas umum sudah termasuk ke dalam tindak kriminal.

Selain hampir 4.000 ribu pendemo di tangkap, tidak kurang ada 129 pendemo yang mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Diantara yang diamankan itu juga ada 145 pengunjuk rasa yang reaktif setelah menjalani rapid test Covid-19.

Di sisi lain, menurut Argo, anggota dan aset polisi juga jadi korban. Misalnya Kapolres Tangerang Kota dan juga anggota Binmas di Semarang dan anggota intel sempat disekap dan kepalanya luka. Terus kemudian ada Polwan yang patah tangan di Polres Metro Tangerang Kota.

Beberapa fasilitas kepolisian yang ikut dirusak, contoh mobil polisi, ambulans, dan juga mobil dinas ada di Bandung dan di Medan. Pos Polisi Tugu Tani di Jakarta Pusat hingga Kafe Legian di Yogyakarta juga dirusak.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Jambi Upayakan Fasilitas Uji Swab Mandiri

Pengadaan fasilitas uji usap mandiri dinilai penting untuk mengendalikan kasus Covid-19 di Kota Jambi.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Pengamat: Lima Hal Penting terkait UU Cipta Kerja

Wakil Dekan FH UKSW menyebutkan ada lima hal penting yang harus diperhatikan terkait maraknya aksi pro kontra pengesahan UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

KSPI Akan Ajukan Gugatan UU Cipta Kerja ke MK

Menurut Said Iqbal, KSPI akan melanjutkan gerakan aksi secara konstitusional dengan mengajukan gugatan terhadap UU Cipta Kerja ke MK.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

TGPF Kasus Penembakan Intan Jaya Ditembaki KKB

Hingga saat ini, belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat aksi pengadangan serta penembakan tersebut.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gubernur Sumut: Tenaga Medis Jangan Bertugas Tanpa APD

Gubernur Sumut meminta kalangan tenaga medis untuk melaporkan kekurangan alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

50 Tenaga Kesehatan di RSUD Madina Terpapar Covid-19

Dokter yang bertugas tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Hari Ini, Jokowi dan Ma'ruf Amin Bahas UU Cipta Kerja

Hingga saat ini, belum ada keterangan dari Presiden Jokowi, Wapres Ma'ruf Amin maupun pihak Istana terkait pembahasan UU Cipta Kerja dalam rapat intern tersebut

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Gedung DPRD Sumut Dijaga Ketat

Pengamanan ekstra ketat dilakukan polisi guna mengantisipasi aksi demo susulan dalam menolak Undang Undang Omnibus Law Cipta Kerja.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Ribuan Perusuh Demo UU Cipta Kerja Ditangkap, Mayoritas Pelajar

Polisi mengamankan pelajar sebanyak 1.548 di Sulsel, Polda Metro Jaya, Sumut, dan Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Nadiem Sebut Peran Guru Sangat Mulia di Masa Pandemi

​Guru tidak hanya memastikan keberlangsungan pembelajaran, tetapi turut berperan dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan murid.

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS