Jokowi Bantah Cuti dan Kompensasinya Dihapuskan di UU Cipta Kerja
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Jokowi Bantah Cuti dan Kompensasinya Dihapuskan di UU Cipta Kerja

Jumat, 9 Oktober 2020 | 18:42 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah isu yang menyatakan cuti dan segala kompensasinya dihapuskan di Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Ditegaskannya, isu tidak benar. Hak Cuti tetap ada dan dijamin pemerintah.

“Kemudian adanya kabar yang menyebutkan bahwa semua cuti, cuti sakit, cuti kawinan, cuti khitanan, cuti baptis, cuti kematian, cuti melahirkan dihapuskan dan tidak ada kompensasinya. Saya tegaskan juga ini tidak benar. Hak cuti tetap ada dan dijamin,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020).

Jokowi melihat adanya unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja, pada dasarnya dilatarbelakangi oleh informasi mengenai substansi dari UU yang mengarah kepada hoaks di media sosial.

“Saya ambil contoh, ada informasi yang menyebut tentang penghapusan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kabupaten (UMK), Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP). Hal ini tidak benar karena faktanya UMR tetap ada,” ungkap Jokowi.

Lalu ada juga isu yang menyebutkan upah minimum dihitung per jam. Jokowi menegaskan isu itu tidak benar. “Ini juga tidak benar. Tidak ada perubahan dengan sistem yang sekarang. Upah bisa dihitung berdasarkan waktu dan berdasarkan hasil,” terang Jokowi.

Kepala Negara juga membantah isu yang menyatakan perusahaan bisa melakukan PHK kapan pun secara sepihak dalam UU Cipta Kerja ini. Begitu juga, ia menyatakan tidak benar bila jaminan sosial dan kesejahteraan pekerja menjadi hilang karena adanya UU tersebut.

“Kemudian apakah perusahaan bisa mem-PHK kapanpun secara sepihak? Ini juga tidak benar. Yang benar perusahaan tidak bisa me-PHK secara sepihak. Kemudian juga pertanyaan mengenai benarkah jaminan sosial dan kesejahteraan lainnya hilang? Yang benar jaminan sosial tetap ada,” jelas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Sebut UU Cipta Kerja Hilangkan Pungli

Menurut Jokowi dengan menyederhanakan, memotong, mengintegrasikan ke dalam sistem perizinan secara elektronik maka pungutan liar (pungli) dapat dihilangkan.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Jokowi: UU Cipta Kerja Mempermudah Usaha Mikro Kecil

Regulasi yang tumpang tindih dan prosedur yang rumit untuk membuka usaha baru dipangkas. Perizinan usaha untuk usaha mikro kecil tidak diperlukan lagi.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

The Gade Creative Lounge Bantu Mahasiswa Ciptakan Ide Kreatif

The Gade Creative Lounge merupakan sebuah tempat yang bisa digunakan oleh mahasiswa Unpad untuk berkumpul sekaligus menuangkan ide kreatif.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

TNI Kejar Gerombolan KKSB yang Tembaki TGPF di Intan Jaya

TNI mengejar gerombolan KKSB yang menembaki Tim TGPF, Jumat (9/10/2020).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Jokowi: Tak Puas dengan UU Cipta Kerja, Ajukan Uji Materi ke MK

Pengajuan uji materi suatu undang-undang ke MK sesuai dengan sistem kenegeraan Indonesia.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

5 Tahun Jadi Tersangka, Eks Pejabat Kemkes Ditahan KPK

Bambang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi proyek peralatan kesehatan kesehatan dan laboratorium RS Tropik Infeksi di Universitas Airlangga.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Jokowi Pimpin Ratas UU Cipta Kerja Bersama Wapres, Gubernur, dan Menteri

Ia membenarkan dirinya menggelar rapat terbatas yang membahas Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang baru disahkan DPR beberapa hari lalu.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Kejaksaan Agung Periksa Dua Tersangka Korporasi Kasus Jiwasraya

Kejagung memeriksa satu orang saksi dan dua tersangka korporasi terkait kasus Asuransi Jiwasraya, Jumat (9/10/2020).

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Jurnalis Jadi Korban Demo Cipta Kerja, Ini Kata Polri

Sedikitnya tujuh jurnalis menjadi korban kekerasan aparat keamanan saat meliput jalannya aksi unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja di Jakarta.

NASIONAL | 9 Oktober 2020

Ketua Relawan Covid-19: Semua Pihak pada Aksi Demo Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Massa aksi maupun aparat keamanan diminta terus mematuhi protokol kesehatan agar penyebaran Covid-19 tidak melonjak tajam.

NASIONAL | 9 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS