Perkuat Kampus Merdeka, Dikti Terbitkan Panduan Kurikulum Baru
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkuat Kampus Merdeka, Dikti Terbitkan Panduan Kurikulum Baru

Jumat, 9 Oktober 2020 | 18:43 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) menerbitkan buku panduan kurikulum baru untuk memperkuat program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Dirjen Dikti, Nizam mengatakan, dalam program MBKM, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru melalui beberapa kegiatan pembelajaran di luar program studinya.

“Buku dan aplikasi ini merupakan panduan dalam menerapkan program MBKM serta panduan bagi para pemangku kepentingan program studi di Indonesia agar dapat merekonstruksi kurikulum yang ada sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Nizam dalam peluncuran buku panduan program MBKM serta aplikasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka secara daring, Jumat (9/10/2020).

Mantan Dekan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjelaskan, kurikulum pendidikan tinggi merupakan amanah institusi yang harus senantiasa diperbarui sesuai dengan perkembangan zaman. Apalagi, era Revolusi Industri 4.0 serta kondisi pandemi Covid-19 memaksa para pemangku kebijakan di bidang pendidikan untuk dapat menyesuaikan diri dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Selain itu, perubahan kurikulum selaras dengan peran pendidikan tinggi sebagai transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja, maka kurikulum harus betul-betul menyiapkan learning outcome.

“Jadi seorang sarjana itu harus bisa apa, skill apa yang harus dimiliki, dan kemampuan komunikasi seperti apa. Maka itulah kenapa kita harus mengubah kurikulum dan cara pandang kurikulum itu sendiri,” ucapnya.

Nizam menyebutkan, setiap revolusi industri selalu disertai dengan hilangnya kompetensi lama seiring dengan kemajuan teknologi mesin. Hal ini juga menyebabkan banyak pekerjaan lama yang hilang dan munculnya pekerjaan baru. Oleh karena itu, perguruan tinggi harus menyiapkan para mahasiswa untuk menghadapi hal tersebut dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

“Kampus itu tidak cukup untuk menjadi tempat bagi mahasiswa mendapatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan mengembangkan dirinya. Soft skill dan hard skill tidak mungkin hanya bisa diperoleh melalui pembelajaran di dalam kampus. Self-directed learning menjadi kebutuhan dan kompetensi esensial bagi setiap mahasiswa,” papar Nizam.

Buku panduan serta aplikasi untuk mendukung implementasi program MBKM ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perguruan tinggi sehingga dapat menghasilkan insan Indonesia yang beradab, berilmu, profesional, dan kompetitif di era Revolusi Industri 4.0 serta berkontribusi terhadap kesejahteraan kehidupan bangsa.

Sementara itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Aris Junaidi mengatakan, kebutuhan masyarakat serta stakeholder menjadi keharusan untuk selalu melakukan evaluasi dan reorientasi kurikulum secara reguler. Apalagi, perguruan tinggi dan program studi saat ini ditantang untuk menjadi adaptif dan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

Terkait dengan buku panduan MBKM, Aris menjelaskan buku panduan ini merupakan edisi keempat yang telah disempurnakan berdasarkan kebijakan Kemdikbud terbaru mengenai program MBKM. Buku ini juga berdasarkan hasil evaluasi penerapan kurikulum di berbagai perguruan tinggi selama melaksanakan bimbingan teknis maupun sosialisasi penyusunan kurikulum.

Aris menyebutkan, buku panduan ini telah diuji coba pada kegiatan program Kampus Mengajar Perintis (KMP) yang diikuti kurang lebih oleh 2.500 mahasiswa.

“Sangat disarankan agar setiap pimpinan kampus serta dosen menggunakan buku panduan ini dalam mengembangkan kurikulum yang telah ada sesuai dengan SN-Dikti serta membekali peserta didik dengan keterampilan hidup melalui implementasi MBKM,” tuturnya.

Aplikasi
Pada kesempatan ini juga diluncurkan aplikasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Aplikasi ini merupakan salah satu sarana untuk mendorong mahasiswa agar mengikuti proses pembelajaran di luar program studinya melalui beberapa aktivitas.

Di antaranya adalah pertukaran mahasiswa, magang atau praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, riset/penelitian, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi/proyek independen, dan membangun desa/KKN tematik.

Ada pun target pengguna aplikasi ini adalah perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan mitra atau lembaga yang diharapkan dapat saling berkolaborasi dalam meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa melalui link and match antara lulusan pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan industri.

Aplikasi ini juga mengakomodir aktivitas mahasiswa dalam program MBKM, mulai dari pendaftaran, penawaran kegiatan, daftar kegiatan, seleksi peserta, aktivitas mahasiswa, pengawasan, hingga penilaian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

BNPB akan mengirimkan 350.000 masker pada tempat-tempat penyelenggaraan PON XX di wilayah Kabupaten Mimika.

NASIONAL | 25 September 2021

Polri: Ada 6 Calon Tersangka Dugaan Penganiayaan M Kace, Salah Satunya Napoleon

Ada enam calon tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kace atau Muhammad Kece, salah satunya Irjen Pol Napoleon Bonapart

NASIONAL | 25 September 2021

Pemerintah Kutuk Pelaku Kekerasan terhadap Tokoh Agama dan Perusakan Fasilitas Ibadah

Pemerintah mengutuk pelaku kekerasan terhadap tokoh agama dan perusakan fasilitas ibadah, di sejumlah tempat, di Indonesia

NASIONAL | 25 September 2021

Panen Jagung di Pelosok, Pengamat: Bukti 2,3 Juta Ton Ada

Ketersediaan jagung saat ini ternyata dalam kondisi melimpah, seiring panen raya di musim kedua yang terus berlangsung.

NASIONAL | 25 September 2021

Pengganti Azis Syamsuddin Jadi Wakil Ketua DPR, Golkar: Itu Hak Prerogatif Airlangga

Hal ini (pengganti Azis Syamsuddin sebagai wakil Ketua DPR) adalah hak prerogratif dari Ketum Partai Golkar.

NASIONAL | 25 September 2021

BPS Anugerahi Kemtan Sebagai Mitra Terbaik Satu Data

Penganugerahan tersebut merupakan rangkaian BPS Award.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Kasus Suap, Golkar Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

Golkar mengedepankan asas hukum praduga tak bersalah atau presumption of innocence dalam menghadapi kasus hukum yang menimpa Azis Syamsuddin

NASIONAL | 25 September 2021

Aksi Teror KKB, Satgas Evakuasi Belasan Warga dari Distrik Kiwirok

Evakuasi warga dibagi dalam dua kloter terbang. Kloter pertama terdiri dari 11 warga, tiga anak-anak dan delapan warga dewasa. Kloter kedua enam warga.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka Suap, Golkar Akan Berikan Bantuan Hukum

Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum kepada Azis Syamsuddin jika yang bersangkutan memintanya

NASIONAL | 25 September 2021

Gerakan Mobil Masker BNPB Sambangi 4 Klaster Penyelenggara PON Papua

BNPB menurunkan gerakan mobil masker di 4 klaster penyelenggara pertandingan yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

NASIONAL | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings