Unjuk Rasa Anarkis, 167 Orang Jadi Tersangka
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Unjuk Rasa Anarkis, 167 Orang Jadi Tersangka

Senin, 12 Oktober 2020 | 18:14 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Polri mengamankan 5.918 orang pasca-aksi unjuk rasa menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja yang berujung kekacauan di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 167 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan 96 di antaranya ditahan.

"Dari unjuk rasa yang anarkis ini di seluruh Indonesia, ada 5.918 orang yang kita amankan, kita lakukan pemeriksaan. Dari 5.918 orang itu, ada 167 orang yang statusnya jadi penyidikan (tersangka), dan kemudian dari 167 itu ada 96 orang ditahan karena ancaman pidananya di atas lima tahun. Sedangkan, 71 orang tidak ditahan, tetapi tetap diproses. Kenapa tidak ditahan, karena ancaman hukuman tidak di atas lima tahun, ada satu tahun, ada dua tahun. Tidak dilakukan penahanan tapi tetap diproses," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/10/2020).

Dikatakan Argo, tersangka yang ditahan dijerat Pasal 170 KUHP terkait pengeroyokan atau penganiayaan terhadap petugas. Sementara, yang tidak ditahan dikenakan Pasal 212 KUHP, Pasal 216 KUHP tentang melawan petugas, dan lainnya. Ada juga sejumlah tersangka yang merupakan anak di bawah umur. Penyidik akan tetap memproses hukum, tetapi dengan perlakuan berbeda mulai dari pemeriksaan hingga pelimpahan ke kejaksaan.

"Kemudian sesuai perintah undang-undang dan bapak Kapolri bahwa pelaku diproses dan tidak dilakukan penangguhan penahanan. Diproses lanjut sampai ke tingkat pengadilan," ungkapnya.

Argo menyampaikan, dari 5.918 orang yang diamankan didominasi pelajar. Ada 1.548 pelajar, masyarakat umum 601, mahasiswa 443, buruh 484, pengangguran 55, dan lainnya. Dari 167 tersangka, 29 mahasiswa, 83 pelajar, tujuh buruh, 10 pengangguran, 37 lain-lain, dan ada satu ibu rumah tangga.

Argo menegaskan, dari 5.918 orang yang diamankan, 756 di antaranya diduga merupakan kelompok anarko yang menunggangi aksi massa.

"Kok banyak sekali yang diamankan, ternyata dari anarko 756. Jadi perlu saya sampaikan dari anarko ini sudah banyak dikupas oleh ahli, pengalaman di Polda Metro Jaya dilakukan dengan identitas seperti atribut dan kemudian berkembang. Awalnya membawa bendera yang inisial A dengan lingkaran hitam tulisan putih, dibaju ada, kemudian ada juga ditato. Kemudian kalau dia membawa pilox, alat menyemprot cat, itu kalau di tembok setiap dia akan menuliskan, ada huruf A dengan lingkarannya. Ini memang sedang dicek oleh Polda Metro Jaya terutama di Jakarta anarko-anarko ini, ada juga di sekitar Jakarta," katanya.

Menyoal mengapa aksi unjuk rasa bisa berujung anarkis, Argo menyampaikan, ada yang mengajak massa. Saat ini, penyidik sedang mendalami siapa dalangnya.

"Tentunya bahwa semua kegiatan ini kenapa ini sampai ada anarkis, tentunya ini berkaitan dengan beberapa ajakan dari media sosial yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab akhirnya mereka berbuat. Banyak yang tidak tahu, ikut-ikutan, akhirnya malah berbuat pidana. Dari pihak kepolisian Cyber Crime dengan adanya anarkis merusak, menganiaya petugas, barang, tentunya ada penyebabnya. Sekarang sedang diburu oleh Tim Cyber Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Tetap bekerja, untuk Cyber Crime nanti kita akan sampaikan setelah mendapatkan hasil yang mengakibatkan adanya unjuk rasa yang anarkis," jelasnya.

Argo menyebutkan, dari 5.918 orang yang diamankan, 145 di antaranya reaktif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan rapid test.

"Sementara anggota yang terluka di seluruh Indonesia, ada 71 polisi. Sebagian masih ada dirawat, sebagian besar sudah rawat jalan," tandasnya.

Berikut data jumlah tersangka unjuk rasa anarkis di beberapa wilayah Indonesia:
- Sumatera Utara: 32 orang, semuanya dilakukan penahanan.
- Jambi: lima orang tidak ditahan.
- Sumetera Selatan: enam orang ditahan semuanya.
- Banten: 14 orang, satu ditahan dan 13 tidak ditahan.
- Polda Metro Jaya: 54 orang, 28 ditahan dan tidak ditahan 26.
- Jawa Barat: 14 orang, ditahan empat dan 10 tidak ditahan.
- Jawa Tengah: lima orang semuanya ditahan.
- Jawa Timur: 15 orang, ditahan empat dan 11 tidak ditahan.
- DIY: empat orang ditahan semuanya.
- Kalimantan Barat: lima orang, ditahan dua dan tiga tidak ditahan.
-Kalimantan Selatan: Satu orang ditahan.
- Sulawesi Selatan: enam orang ditahan semuanya.
- Sulteng: tiga orang, satu ditahan dan dua tidak ditahan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bamsoet Sebut 50 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Ada di November

Bamsoet menjelaskan, angka 50 juta itu ada sebagian sudah vaksin yang siap disuntik.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Erwin Aksa: 100 Hari Appi-Rahman Terpilih, 20.000 Orang Dapat Kerja

Satgas Kesehatan Appi-Rahman bekerja melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke pemukiman, sekolah, puskesmas, rumah ibadah, dan sarana transportasi.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Malaysia

Polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat 8,3 kilogram.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Doni Monardo Prihatin Demonstran Abai Protokol Kesehatan

Doni Monardo mengimbau kepada semua pihak untuk serius memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh komponen masyarakat.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Temui Demonstran, Ganjar: Aspirasi Kalian Sudah Saya Sampaikan ke Pusat

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menegaskan, sudah menelpon para menteri terkait tuntutan para buruh yang menolak UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

17% Masyarakat Tidak Percaya Covid-19

13,78 persen warga DKI Jakarta tidak percaya dan menganggap tidak mungkin dan sangat tidak mungkin untuk terpapar Covid-19.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Menhub Komitmen Kembangkan Sistem Transportasi Ramah Lingkungan

Menurut Budi Karya, kemacetan yang terjadi di kota-kota besar merupakan penyumbang utama pencemaran udara.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Pelabuhan Patimban Beroperasi Desember 2020

Pemerintah menyebut Pelabuhan Patimban, di Subang, Jawa Barat, yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), dijadwalkan mulai beroperasi Desember 2020.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Sinergi Kejagung-Polri Diharapkan Ungkap Kasus Djoko Tjandra Secara Transparan

Sinergi penegakan hukum antara Kejagung dan Polri diharapkan mampu mengungkap kasus Djoko Tjandra secara transparan dan profesional.

NASIONAL | 12 Oktober 2020

Baznas Raih Penghargaan Lembaga Peduli Stunting di Moutong

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerima penghargaan sebagai lembaga peduli stunting di Kabupaten Parigi Moutong. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah daerah Kabupaten Parigi Moutong atas komitmen Baznas dalam upaya memajukan kesehatan melalui program stunting

NASIONAL | 12 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS