Sambut La Nina, BMKG Diminta Perkuat Sistem Peringatan Dini
INDEX

BISNIS-27 538.843 (6.61)   |   COMPOSITE 6321.86 (77.36)   |   DBX 1200.53 (6.46)   |   I-GRADE 184.241 (4.63)   |   IDX30 532.439 (8.78)   |   IDX80 142.581 (2.71)   |   IDXBUMN20 424.518 (12.83)   |   IDXESGL 148.639 (1.46)   |   IDXG30 144.207 (2.62)   |   IDXHIDIV20 468.297 (6.61)   |   IDXQ30 151.63 (2.32)   |   IDXSMC-COM 289.047 (4.32)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (12.25)   |   IDXV30 145.782 (3.16)   |   INFOBANK15 1071.04 (17.26)   |   Investor33 457.812 (5.96)   |   ISSI 186.628 (2.32)   |   JII 657.942 (10.36)   |   JII70 230.141 (3.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (21.04)   |   LQ45 989.051 (17.91)   |   MBX 1747.76 (23.26)   |   MNC36 338.242 (4.49)   |   PEFINDO25 338.749 (1.82)   |   SMInfra18 324.227 (4.39)   |   SRI-KEHATI 391.331 (4.8)   |  

Sambut La Nina, BMKG Diminta Perkuat Sistem Peringatan Dini

Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:48 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dapat memperkuat sistem peringatan dini (early warning system) untuk mengantisipasi bencana alam. Khususnya pada saat ini, adanya fenomena La Nina yang akan membawa dampak multibencana di Indonesia.

Luhut ingin BMKG diperlengkapi dengan teknologi yang canggih sehingga sistem peringatan dini bisa sampai ke daerah-daerah dengan cepat.

“Saya mengusulkan dalam rapat-rapat koordinasi untuk penguatan BMKG, biar lebih paten lagi. Biar teknologinya lebih bagus sampai ke daerah, pemdanya, juga early warning, karena kita ini negara kepulauan. Jadi dibangun satu sistem early warning yang memang bisa bekerja dengan cepat,” kata Luhut Pandjaitan saat memberikan keterangan pers secara virtual seusai mengikuti ratas bersama Presiden Joko Widodo, Selasa (13/10/2020).

Paling tidak early warning system bencana tersebut dalam hitungan menit atau detik sudah dapat diketahui masyarakat. Sehingga masyarakat bersama pemerintah daerahnya bisa mengantisipasi sebelum bencana tersebut terjadi.

“Nanti Bu Dwikorita (Kepala BMKG) menjelaskan bisa berapa detik atau berapa menit, sudah bisa ketahuan kalau ada tsunami dan sebagainya,” ujar Luhut Pandjaitan.

Ia menambahkan, BMKG bisa belajar pengalaman dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) di Amerika Serikat. NOAA adalah badan ilmiah Amerika yang berfokus pada kondisi lautan, saluran air utama dan atmosfer.

“Itu yang membuat prediksi cuaca yang luar superhebat. Kita belum seperti itu, tapi menurut hemat saya, kita harus mengarah makin canggih,” terang Luhut Pandjaitan.

Karena itu, Luhut ingin BMKG dapat ditingkatkan satu level ke atas lagi terkait sistem peringatan dini tersebut. Sehingga dapat mengurangi jumlah korban maupun materi. Serta dapat mempercepat tindakan pertolongan dan evakuasi bagi masyarakat. Karena adanya alat-alat BMKG yang semakin canggih.

“Nah saya kira teman-teman BPPT juga dengan BMKG kerja keras untuk mengembangkan teknologi kita, tidak hanya memakai teknologi dari luar saja. Supaya kita aware bahwa kita punya BMKG yang makin canggih. Walaupun kecanggihannya itu masih perlu kita dukung,” ungkap Luhut Pandjaitan.

Usulan tersebut, menurut Luhut telah didukung oleh Presiden Jokowi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. “Tadi Bapak Presiden juga menyinggung dan Ibu Menteri Keuangan dan saya akan terus terang mendorong sampai ini betul-betul jadi tambah hebat,” tukas Luhut Pandjaitan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahfud Sebut Kerja TGPF Intan Jaya Sesuai Target

Menko Polhukam Mahfud MD menyebut Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya, Papua telah bekerja sesuai target.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Menko Luhut: La Nina Berpotensi Timbulkan Multibencana

BMKG telah melaporkan kepada Presiden, bahwa selama enam bulan ke depan akan ada fenomena La Nina yang akan berpengaruh pada curah hujan di Indonesia

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Bawaslu Minta Gubernur Sumut Jamin Netralitas ASN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara (Sumut) meminta Gubernur Sumut Edy Rahmayadi agar menjamin netralitas aparatur sipil negara (ASN).

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Dukung Regulasi yang Tingkatkan Ekonomi, SBY: Ada Rambu-rambunya

Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung regulasi yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian melalui investasi.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

SBY Harap Penunggang dan Penggerak Demo UU Ciptaker Diungkap ke Publik

Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap penunggang dan penggerak demonstrasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) diungkap ke publik.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

8 Aktivis KAMI Ditangkap, Polri: Terkait Demo 8 Oktober

Delapan Aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang ditangkap Direktorat Siber Bareskrim Polri, terkait dengan demonstrasi pada 8 Oktober 2020.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Jual Sisik Tenggiling, Dua Warga Bengkulu Diamankan Polisi

Tersangka LF berperan sebagai pembeli sisik tenggiling dari RR seharga Rp 275.000. Saat melakukan transaksi kedua tersangka ditangkap polisi.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Tempat Isolasi Covid-19 di Balai Diklat Jambi Mulai Beroperasi

Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Jambi, Pijoan, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi yang berkapasitas 50 orang pasien sudah penuh.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Sekjen KLHK: Hutan Sosial untuk Lapangan Kerja dan Keadilan

UU Cipta Kerja, kata Bambang Hendroyono, merupakan wujud nyata penciptaan lapangan kerja bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

NASIONAL | 13 Oktober 2020

Bareskrim Tangkap 8 Orang KAMI Jakarta dan Medan

Dari delapan orang pentolan KAMI sudah ada yang jadi tersangka, dan masih terus diperiksa Dit Siber Bareskrim.

NASIONAL | 13 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS