Benny Tjokro Dituntut Hukuman Seumur Hidup dan Bayar Uang Pengganti Rp 6 Triliun
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Benny Tjokro Dituntut Hukuman Seumur Hidup dan Bayar Uang Pengganti Rp 6 Triliun

Kamis, 15 Oktober 2020 | 21:45 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup dan denda Rp 5 miliar subsider 1 tahun kurungan terhadap Direktur Utama PT Hanson International Tbk, Benny Tjokrosaputro.

Jaksa meyakini Benny bersama sejumlah pihak lainnya terbukti bersalah telah melakukan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Tak hanya itu, Jaksa juga meyakini Benny Tjokro telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan tindak pencucian uang," kata Jaksa Penuntut Umum saat membacakan surat tuntutan Benny Tjokro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Tak hanya pidana pokok, Jaksa juga menuntut Majelis Hakim menjatuhkan pidana tambahan terhadap Benny Tjokro berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 6.078.500.000.000. Jika uang pengganti tidak dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, harta benda Benny akan disita Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Jika terpidana dinyatakan bersalah dan dihukum pidana selain pidana seumur hidup atau mati dan terpidana tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana penjara selama 10 tahun," kata Jaksa.

Jaksa meyakini Benny Tjokro dan Komisaris Utama PT Trada Alam Minera, Heru Hidayat telah bekerja sama untuk mengendalikan saham dengan cara tidak wajar. Keduanya melakukan kesepakatan dengan memperjualbelikan saham untuk menaikkan harga saham-saham tertentu seperti SMRU, IKP, Tram, MRYX dan mengendalikan saham-saham tersebut dengan sejumlah pihak lainnya.

Akibatnya harga saham mengalami kenaikan seolah-olah sesuai permintaan pasar yang wajar, padahal telah diatur pihak-pihak tertentu. Setelah saham-saham itu naik secara tak wajar, Benny Tjokro dan Heru Hidayat menjual saham itu ke PT Asuransi Jiwasraya. Akibat tindakan Benny Tjokro dan Heru Hidayat yang bekerja sama dengan tiga petinggi Jiwasraya tersebut, kata Jaksa, keuangan negara menderita kerugian hingga sekitar Rp 16,8 triliun.

"Sehingga ditemukan kerugian negara terhadap investasi saham sejumlah Rp 4.650.283.375.000, dan kerugian negara atas investasi reksa dana senilai Rp 12,157 triliun, sehingga total kerugian negara secara keseluruhan Rp 16.807.283.375.000,00 triliun," kata Jaksa.

Tak hanya itu, Jaksa juga meyakini Benny Tjorko dan Heru Hidayat terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang. Benny dan Heru diyakini Jaksa telah menyembunyikan hartanya dengan membeli sejumlah aset.

Untuk itu, Jaksa meyakini Benny telah melanggar Pasal 2 ayat (1) Juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor telah membacakan putusan terhadap empat terdakwa lainnya perkara ini, yaitu mantan Dirut PT Jiwasraya Hendrismam Rahim; mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Syahmirwan; dan Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto. Majelis Hakim menjatuhkan hukuman seumur hidup terhadap keempat terdakwa tersebut. Majelis Hakim menyatakan keempat terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi sehingga merugikan negara hingga Rp 16,8 triliun.

"Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama sebagaimana dalam dakwaan primer," ucap Majelis Hakim Pengadilan Tipikor saat membacakan putusan, Senin (12/10/2020).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TOP GRC Awards Dorong Kinerja Bisnis Berkelanjutan

Penghargaan ini memiliki arti penting untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia, agar kinerja bisnisnya, dapat terus tumbuh secara berkelanjutan.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Kejagung Tangkap DPO Korupsi Pengelolaan Investasi Dana Pensiun

Terpidana atas nama Ida Bagus Surya Bhuwana berhasil ditangkap di Kawasan Jimbaran View, Bali.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Menkes Dorong Pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun

Menkes Terawan meminta semua kementerian/lembaga dan pemangku kepentingan untuk mendorong pentingnya praktik cuci tangan pakai sabun.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Simpang-siur Informasi Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Satgas

Saat ini terdapat beberapa jenis vaksin yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah melalui kerja sama dengan berbagai negara.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Perempuan Ngaku Istri Jaksa Ketahuan Bohong

Polisi lalu menelusuri kebenaran pengakuan dari si ibu tersebut. Usut punya usut ternyata suaminya bukan jaksa melainkan advokat.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Ini Kriteria Penentuan Lokasi Vaksinasi Covid-19

Satgas mengatakan bahwa penentuan lokasi vaksinasi Covid-19 gelombang pertama dilakukan berdasarkan asas keadilan.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

BPK Gelar Taklimat Awal Pemeriksaan Kinerja Penanganan Covid-19 Polri

BPK menggelar taklimat awal mengenai pemeriksaan kinerja atas penanggulangan Covid-19 di lingkungan Polri.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Masuk Zona Oranye Covid-19, Sekolah di Poso Ditutup

Penghentian belajar tatap muka diperkuat SE Gubernur Sulteng tanggal 28 September 2020 .

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Mabes Polri Ungkap Unggahan 8 Aktivis KAMI, Singgung Molotov

Mabes Polri menjelaskan alasan dibalik penangkapan delapan aktivis KAMI di Medan dan Jakarta.

NASIONAL | 15 Oktober 2020

Hukuman Seumur Hidup untuk 4 Terdakwa Jiwasraya, Ini Pandangan Pakar

Putusan vonis seumur hidup tersebut dijatuhkan lantaran proses pembuktian di persidangan.

NASIONAL | 15 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS