Logo BeritaSatu

Soal Mobil Dinas, Laode Syarif Minta Pimpinan KPK Berempati Atas Kondisi Bangsa

Jumat, 16 Oktober 2020 | 16:15 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif meminta pimpinan KPK saat ini untuk berempati dengan kondisi bangsa. Permintaan itu disampaikan Syarif menanggapi langkah KPK mengajukan anggaran mobil dinas untuk pimpinan, dewan pengawas, dan pejabat struktural.

Syarif mengatakan, usulan mobil dinas itu tidak menunjukkan empati lantaran masih banyaknya masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut jumlah masyarakat miskin akan bertambah signifikan sebagai dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

"Pimpinan KPK dan seluruh jajarannya harus berempati pada kondisi bangsa yang orang miskinnya masih mencapai 20 jutaan dan penambahan kemiskinan baru akibat Covid-19 yang menurut BPS sebanyak 26,42 juta sehingga kurang pantas untuk meminta fasilitas negara di saat masyarakat masih prihatin seperti sekarang," kata Syarif saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2020).

Syarif menegaskan nilai-nilai integritas, seperti independen dan sederhana sudah sepatutnya tetap dijunjung oleh para pegawai dan pimpinan KPK. Nilai-nilai luhur tersebut seharusnya tidak ditinggalkan meski KPK saat ini berada dalam rumpun kekuasaan eksekutif dan para pegawainya beralih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

"Walaupun status KPK menjadi ASN, tapi nilai-nilai luhur KPK seperti: independen dan sederhana tidak boleh ditinggalkan," kata Syarif.

Syarif merupakan pimpinan KPK Jilid IV atau periode 2015-2019. Selama menjabat, Syarif mengaku tidak pernah ada pembahasan mengenai pengadaan mobil dinas untuk pimpinan dan pejabat struktural.

"Kami tidak pernah membahas tentang pengadaan mobil dinas buat pimpinan dan pejabat struktural," katanya.

Diberitakan, KPK mengakui mengajukan anggaran mobil dinas untuk pejabat hingga pimpinan lembaga antikorupsi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil dinas Ketua KPK dianggarkan Rp 1,4 miliar dan empat Wakil Ketua KPK masing-masing Rp 1 miliar.

"Saat ini, KPK tidak memiliki mobil dinas jabatan baik itu untuk pimpinan maupun pejabat struktural KPK," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (15/10/2020).

Ali mengatakan, anggaran mobil dinas lima pimpinan diajukan KPK untuk tahun anggaran 2021. Anggaran tersebut saat ini telah disetujui DPR.

"Informasi yang kami terima benar telah ada persetujuan DPR terkait anggaran pengadaan mobil dinas jabatan untuk pimpinan, dewas dan pejabat struktural di lingkungan KPK," kata Ali.

Meski demikian, Ali masih enggan membeberkan secara rinci besaran anggaran untuk pengadaan mobil dinas tersebut. Hal ini lantaran proses pembahasan anggaran masih bergulir hingga kini dan belum final.

"Saat ini belum final dan masih dalam pembahasan, terutama terkait detail rincian pagu anggaran untuk masing-masing unit mobil dinas jabatan tersebut," katanya.

Ali juga mengaku belum dapat merinci jumlah unit mobil yang akan dianggarkan oleh KPK. Menurutnya, hal itu akan mengacu pada Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (Perkom) mengenai Organisasi dan Tata Kerja KPK yang saat ini masih dalam tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham).

"Sedangkan besaran harga tentu akan mengacu pada standar biaya, sebagaimana peraturan menteri keuangan dan e-katalog LKPP," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pimpinan KPK bakal mendapat jatah mobil dinas. Mobil dinas untuk Ketua KPK dianggarkan Rp 1,45 miliar, sementara untuk empat pimpinan KPK lainnya masing-masing Rp 1 miliar.

Dikonfirmasi terpisah anggota Komisi III DPR, Arsul Sani membenarkan pihaknya telah menyetujui anggaran pengadaan mobil di KPK.

"Terkait soal anggaran pengadaan mobil di KPK, maka Komisi III hanya menyetujui jumlah dan peruntukan besarnya saja, karena memang DPR tidak boleh masuk dalam pembahasan satuan tiga dr mata anggaran K/L. Karena itu yang kami setujui adalah kebutuhan anggaran pengadaan mobil KPK secara keseluruhan," kata Arsul saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dinkes Rilis Daftar Nama-Nama Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

Dinas Kabupaten (Dinkes) Kabupaten Malang merilis daftar nama-nama korban meninggal tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Kasus Brigadir J, Kejagung Terima Pelimpahan Berkas Perkara Ferdy Sambo Dkk

Kejaksaan Agung (Kejagung) menerima pelimpahan tahap kedua perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J Proses Dilimpahkan ke Kejagung

penyidik Bareskrim saat ini tengah mempersiapkan untuk melimpahkan tersangka dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J dan Obstruction of Justice ke JPU

NEWS | 5 Oktober 2022

Bima Arya Sebut KIB Akan Sikapi Langkap Nasdem Usung Anies Capres

Ketua DPP PAN Bima Arya mengatakan KIB bersama Golkar dan PPP akan menyikapi langkah Nasdem yang mengusung Anies Baswedan maju capres.

NEWS | 5 Oktober 2022

HUT Ke-77 TNI, PDIP Dorong Peningkatan Kesejahteraan Prajurit

Pada HUT ke-77 TNI, PDIP memberikan dukungan penuh kebijakan Presiden Jokowi untuk meningkatkan profesionalisme TNI dan kesejahteraan prajurit.

NEWS | 5 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Aremania: Bukan Kerusuhan, Ini Kelalaian Semua

Salah satu Aremania menilai tragedi Kanjuruhan bukan kerusuhan melainkan sebuah insiden dan kelalaian semua pihak

NEWS | 5 Oktober 2022

Soal Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Sudah Kontak Presiden FIFA

Presiden Jokowi mengaku sudah berbicara Presiden FIFA, Gianni Infantino terkait tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur yang menewaskan 131 orang.

NEWS | 5 Oktober 2022

KPK Jadwalkan Periksa Anak dan Istri Lukas Enembe Hari Ini

Tim penyidik menjadwalkan memeriksa anak dan istri Gubernur Papua Lukas Enembe. Lukas diketahui menjadi tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. 

NEWS | 5 Oktober 2022

Perkuat Ekosistem Gambut Berkelanjutan, KLHK Luncurkan IMPLI

KLHK meluncurkan IMPLI sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan ekosistem gambut berkelanjutan.

NEWS | 5 Oktober 2022

Penampakan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Kompak Pakai Baju Tahanan

Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi kompak mengenakan baju tahanan menjelang pelimpahan berkas perkara dugaan pembunuhan Brigadir J.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Brigadir J, Kejagung Terima Pelimpahan Berkas Perkara Ferdy Sambo Dkk

Kasus Brigadir J, Kejagung Terima Pelimpahan Berkas Perkara Ferdy Sambo Dkk

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings