Kasus Red Notice, Dua Jenderal Polisi Segera Disidangkan
Logo BeritaSatu

Kasus Red Notice, Dua Jenderal Polisi Segera Disidangkan

Jumat, 16 Oktober 2020 | 20:09 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menyerahkan para tersangka dan barang bukti dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi Gratifikasi Penghapusan Red Notice atas nama Tersangka Irjen Pol Napoleon Bonaparte dan kawan-kawan kepada Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, menjelaskan, penyerahan para tersangka tersebut dilakukan setelah JPU menyatakan perkara yang diajukan secara terpisah tersebut dinyatakan lengkap (terpenuhi syarat formil dan syarat materiil) atau P-21.

Selain tersangka Irjen Pol Napoleon Bonaparte, JPU juga menyatakan P-21 berkas perkara atas nama tersangka Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan tersangka Tommy Soemardi.

"Duduk perkara atau kasus posisi perkara itu sendiri diduga para Tersangka terlibat dalam Penghapusan Red Notice atau Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Terpidana Djoko Soegiarto Tjandra," kata Hari Setiyono, di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Dijelaskan, red notice Djoko Soegiarto Tjandra sempat terhapus di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atas peran dan usaha atau perbuatan yang dilakukan Tersangka Irjen Pol Napoleon Bonaparte, Brigjen Pol Prasetijo Utomo dan tersangka Tommy Soemardi.

Terhadap para Tersangka disangkakan melanggar ketentuan pasal 5 ayat (2), pasal 11, pasal 12 huruf a dan pasal 12 huruf b UU RI No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasa Tindak Pidana Korupsi Jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dijelaskan Hari, dengan didampingi oleh kuasa hukum masing masing, penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dari Penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian kepada JPU Direktorat Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Khusus Kejaksaan Agung dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan karena locus delictie dan tempus delictie berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Setelah itu akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selanjutnya JPU pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan melakukan penahanan rumah tahanan negara terhadap dua orang Tersangka/Terdakwa tersebut selama 20 (dua puluh) hari di Rumah Tahanan Negara (Rutan) sejak tanggal 16 Oktober 2020 sampai 4 November 2020, dengan pertimbangan memudahkan proses pemeriksaan di persidangan pengadilan serta dengan mempertimbangkan syarat syarat penahanan baik syarat obyektif maupun syarat subyektif sebagaimana dimaksud dan diatur dalam ketentuan pasal 21 ayat (4) KUHAP. Sementara untuk Tersangka Brigjen Pol Prasetijo Utomo ditahan dalam perkara lain.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RS Meng-covid-kan Pasien? Ini Penjelasan Kementerian Kesehatan

Penanganan pasien Covid-19 yang dilakukan fasilitas kesehatan (faskes) maupun dokter tentu berpedoman pada ketentuan yang ada.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Megawati Minta Banteng Muda Indonesia Punya Outward Looking dan Membangun Optimisme

Di tengah pandemi yang belum tahu kapan berakhir, PDIP termasuk BMI komitmen hadir di tengah rakyat, sehingga harus aktif turun ke bawah.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Dandim Manggarai Ajak Wartawan Ciptakan Suasana Kondusif

Dandim Manggarai, NTT, Letkol Ivan Alfa mengajak wartawan turut serta menciptakan suasana kondusif di wilayah tersebut.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Tersangka Eks Danjen Kopassus Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan di Bareskrim

Tersangka sedang medical check up di RS Pondok Indah.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Empat Tersangka Kasus Red Notice Diserahkan ke Kejaksaan

Bareskrim Polri menyerahkan empat tersangka dan barang bukti dalam penyerahan berkas perkara tahap II kasus gratifikasi pengurusan red notice Djoko Tjandra.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Kemag dan MUI Bersinergi Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk Usaha Kecil

Sertifikat halal penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri pelaku usaha mikro kecil dan mendorong mereka untuk memperluas akses pasar produk halalnya.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

652 Pasien Covid-19 di Bengkulu Dinyatakan Sembuh

Sebanyak 47 pasien masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 di Bengkulu.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Kunjungi Lokasi Transmigrasi, Wamendes Tanam Padi Organik di Wajo

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi menyambangi lokasi transmigrasi UPT Bekkae 2 Desa Passeloreng di Wajo. Di sini, Budi Arie menanam bibit padi gogo organik.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Pelni Harapkan 18 Pemda Segera Buka Akses Pelabuhan

Pelni terus mendorong pemerintah daerah di 18 wilayah pelabuhan yang masih melakukan penutupan terbatas agar segera membuka diri.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Hadapi Covid-19, Satgas: Tingkatkan Iman dan Takwa

Doni Monardo mengajak umat dan masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan dalam menghadapi ancaman infeksi virus corona jenis baru SARS-CoV-2.

NASIONAL | 16 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS