Pemerintah Diminta Beri Perlakuan Sama bagi Peserta Lelang Operator Patimban
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Pemerintah Diminta Beri Perlakuan Sama bagi Peserta Lelang Operator Patimban

Jumat, 16 Oktober 2020 | 20:57 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / JAS

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah harus memberikan perlakuan yang sama terhadap semua entitas bisnis yang berminat dan tertarik mengikuti proses lelang operator Pelabuhan Patimban. Dengan memberi kesempatan yang sama, Kementerian Perhubungan (Kemhub) sebagai pemilik proyek bisa leluasa menentukan siapa yang paling kompeten untuk menjadi operator pelabuhan yang merupakan salah satu proyek strategis nasional tersebut.

“Pelabuhan sebagai bagian dari mata rantai logistik memiliki peran sentral dalam perekonomian nasional. Oleh karena itu, harus ada equal treatment, baik untuk kalangan swasta murni, perusahaan PMA, maupun BUMN yang ingin menjadi operator Pelabuhan Patimban,” kata Direktur National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi dalam keterangannya, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, saat ini muncul kesan bahwa pemerintah menomorduakan BUMN, khususnya Pelindo dalam proses lelang operator Pelabuhan Patimban. Padahal beberapa BUMN sejak awal sudah menyatakan minat dan ketertarikannnya untuk terlibat dalam operasional di Patimban.

Siswanto mengingatkan bahwa pemerintah harus memiliki indikator yang terukur dalam menentukan siapa yang akan menjadi operator Pelabuhan Patimban. Indikator-indikator itu harus bisa dipakai untuk mengukur kapabilitas, baik secara teknis dan operasional, maupun kemampuan keuangan perusahaannya.

“Nantinya, siapapun operator yang terpilih harus mampu membangun dan mengelola ekosistem logistik, sebagaimana yang sekarang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok. Operator Patimban harus siap memfasilitasi arus keluar masuk barang dari berbagai wilayah produktif terutama di utara Jawa Barat, seperti Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes, dan sekitarnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, paradigma dunia kepelabuhanan sudah berkembang pesat dalam dua dekade terakhir. Pelabuhan tak lagi semata-mata bekerja sebagai tuan tanah yang melayani sandar kapal dan bongkar-muat.

Industri kepelabuhanan sudah bergerak jauh sebagai mata rantai logistik, yang berperan sebagai fasilitator perdagangan antarpulau, antarnegara bahkan antarbenua. Di banyak tempat, pelabuhan membangun jejaring khusus dengan pihak pelayaran (liner) dan industri.

“Jadi, operator tak akan cukup kalau sekadar punya SDM, alat, serta sistem kerja. Operator pelabuhan dituntut memiliki kapabilitas membangun industri kepelabuhanan yang efektif dan efisien, dan kuncinya ada pada jejaring dan pengalaman,” terang Siswanto.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berkas Perkara Djoko Tjandra, Kasus Gratifikasi Fatwa MA Dinyatakan Lengkap

Penyerahan para tersangka tersebut dilakukan setelah JPU menyatakan berkas kasus ini sudah lengkap.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Irjen Napoleon Siap Buka-bukaan di Pengadilan

Irjen Napoleon Bonaparte mengancam akan membongkar semua masalah yang menjeratnya.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Kasus Red Notice, Dua Jenderal Polisi Segera Disidangkan

Penyerahan para tersangka tersebut dilakukan setelah JPU menyatakan perkara yang diajukan secara terpisah tersebut dinyatakan lengkap.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

RS Meng-covid-kan Pasien? Ini Penjelasan Kementerian Kesehatan

Penanganan pasien Covid-19 yang dilakukan fasilitas kesehatan (faskes) maupun dokter tentu berpedoman pada ketentuan yang ada.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Megawati Minta Banteng Muda Indonesia Punya Outward Looking dan Membangun Optimisme

Di tengah pandemi yang belum tahu kapan berakhir, PDIP termasuk BMI komitmen hadir di tengah rakyat, sehingga harus aktif turun ke bawah.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Dandim Manggarai Ajak Wartawan Ciptakan Suasana Kondusif

Dandim Manggarai, NTT, Letkol Ivan Alfa mengajak wartawan turut serta menciptakan suasana kondusif di wilayah tersebut.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Tersangka Eks Danjen Kopassus Minta Penjadwalan Ulang Pemeriksaan di Bareskrim

Tersangka sedang medical check up di RS Pondok Indah.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Empat Tersangka Kasus Red Notice Diserahkan ke Kejaksaan

Bareskrim Polri menyerahkan empat tersangka dan barang bukti dalam penyerahan berkas perkara tahap II kasus gratifikasi pengurusan red notice Djoko Tjandra.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

Kemag dan MUI Bersinergi Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk Usaha Kecil

Sertifikat halal penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri pelaku usaha mikro kecil dan mendorong mereka untuk memperluas akses pasar produk halalnya.

NASIONAL | 16 Oktober 2020

652 Pasien Covid-19 di Bengkulu Dinyatakan Sembuh

Sebanyak 47 pasien masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 di Bengkulu.

NASIONAL | 16 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS