Pekan Depan, 29 Provinsi di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pekan Depan, 29 Provinsi di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Minggu, 18 Oktober 2020 | 17:34 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sepekan ke depan, hujan intensitas ringan hingga lebat melanda 29 provinsi di Indonesia. Fase awal La Nina ini diperkirakan akan menambah curah hujan seiring masuknya musim hujan. Ancaman bencana hidrometeorologi perlu diwaspadai.

Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, puting beliung perlu diwaspadai di tengah pandemi Covid-19. Sebelumnya BMKG pun menyebut, adanya La Nina akan menambah curah hujan hampir 40%.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, bagi Indonesia, La Nina yang terjadi pada periode awal musim hujan ini berpotensi meningkatkan jumlah curah hujan di sebagian besar wilayah.

"Dampak La Nina terhadap curah hujan di Indonesia tidak seragam, baik secara spasial maupun temporal, bergantung pada musim atau bulan, wilayah, dan kekuatan La Nina sendiri," katanya di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Sebelumnya, dalam penjelasan tertulisnya, BMKG mengeluarkan informasi saat ini tengah terjadi fenomena La Nina di Samudera Pasifik dengan intensitas sedang (moderate). Pemantauan BMKG terhadap indikator laut dan atmosfer menunjukkan suhu permukaan laut mendingin -0,5C hingga -1,5C selama 7 dasarian terakhir (70 hari), diikuti oleh dominasi aliran zonal angin timuran yang merepresentasikan penguatan angin pasat.

Angin pasat ini adalah angin yang bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropis menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa).

Selain pengaruh sirkulasi angin monsun dan anomali iklim di Samudera Pasifik, penguatan curah hujan di Indonesia juga turut dipengaruhi oleh penjalaran gelombang atmosfer ekuator dari barat ke timur, berupa gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) dan Kelvin, atau dari timur ke barat berupa gelombang Rossby.

"Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya aktivitas MJO di atas wilayah Indonesia, yang merupakan klaster atau kumpulan awan berpotensi hujan," ungkapnya.

Aktifitas La Nina dan MJO pada saat yang bersamaan ini, lanjutnya, dapat berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut di atas, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Sementara periode 18-24 Oktober 2020 dampak MJO berpotensi terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.

Selain itu, dampak tersebut juga dapat terjadi di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Kemudian potensi hujan lebat juga dapat terjadi di Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Pekan Depan, 29 Provinsi di Indonesia Berpotensi Hujan Lebat

Jabodetabek

Untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) potensi itu pun perlu diwaspadai. Kepala Sub Bidang Peringatan Dini Cuaca BMKG Agie Wandala Putra mengatakan, kondisi cuaca Jabodetabek pada awal pekan depan secara umum diprediksikan hujan ringan hingga sedang kecuali di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

"Pada 20 Oktober 2020, secara umum wilayah Jabodetabek diprediksi berawan hingga hujan ringan dan akan mengalami peningkatan curah hujan pada tanggal 21 Oktober 2020 untuk wilayah Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok diprediksikan hujan sedang hingga lebat," katanya kepada Suara Pembaruan, di Jakarta, Minggu (18/10/2020).

Selanjutnya, pada 22-23 Oktober 2020 secara umum wilayah Jabodetabek di prediksikan hujan ringan hingga sedang kecuali wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, dan Kabupaten Bogor yang berpotensi hujan sedang hingga lebat.

"Sedangkan untuk akhir pekan diperkirakan cuaca Jabodetabek cenderung berawan hingga hujan ringan," imbuhnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tutup STQH, Wamenag: Peserta Harus Jadi Pelopor Pendidikan Alquran

Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) XXVI di Sofifi, Maluku Utara, ditutup Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi pada Sabtu, (23/10/2021)

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Pascagempa, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Tenda Darurat untuk Pasien RSUD Ambarawa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang mendirikan tenda darurat untuk pasien di RSUD Ambarawa

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Dirjen Pemdes Pantau Pilkades Sidrap

Pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Sidrap berjalan dengan lancar dan baik

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Meriah, Arak-arakan Parade Wisuda Oktober ITB 2021

Namun, untuk acara kali ini, kata dia, dilaksanakan secara semiluring (luar jaringan), yakni daring (dalam jaringan) maupun luring.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Sambut Sumpah Pemuda, Satupena Terbitkan Kembali 100 Buku yang Mewarnai Sejarah Indonesia

Menyambut Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Satupena memilih 100 buku yang mewarnai sejarah dan budaya Indonesia sejak era kolonial untuk diterbitkan kembali.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Kepada Dunia, Indonesia Sampaikan Pesan Jaga Lingkungan Lewat Batik

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati laut yang luar biasa, lebih dari 8.500 spesies ikan, 555 spesies rumput laut, dan 950 spesies biota terumbu karang.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sebagian Besar Wilayah di Indonesia

Daerah-daerah yang menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang perlu mewaspadai kemungkinan terjadi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Gempa Magnitudo 5,4 Terjadi di Barat Laut Enggano

Gempa bumi dengan Magnitudo 5,4 terjadi di barat laut Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, Minggu (24/10/2021), pukul 06.34 WIB.

NASIONAL | 24 Oktober 2021

Pelantikan Anggota BPK Dinilai Wajib Tunggu Putusan PTUN

Pengamat kebijakan publik, Trubus Rahardiansyah menilai pelantikan anggota BPK terpilih Nyoman Adhi Suryadnyana wajib menunggu putusan PTUN.

NASIONAL | 23 Oktober 2021

Satgas Waspada Investasi Bekukan 3.600 Pinjol Ilegal di Sulawesi Selatan

Satgas Waspada Investasi membekukan 3.600 pinjaman online (pinjol) ilegal yang beroperasi di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolsek Perkosa Anak Tahanan


# LADI


# Kasus Positif Covid-19 di Jakarta


# Garuda Ditutup


# Anies Baswedan



TERKINI
Dasar Hukum Laporan LBH Jakarta Dinilai Keliru

Dasar Hukum Laporan LBH Jakarta Dinilai Keliru

MEGAPOLITAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings