Songsong Perubahan, SMAN 8 Jakarta Bedah Asesmen Kompetisi Minimal
Logo BeritaSatu

Songsong Perubahan, SMAN 8 Jakarta Bedah Asesmen Kompetisi Minimal

Selasa, 20 Oktober 2020 | 05:29 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Situasi pandemi Covid-19 tak membuat SMAN 8 Jakarta kehilangan semangat, malah sebaliknya beragam inovasi dilakukan untuk menambah gairah belajar siswa tetap terjaga. Layanan kepada siswa dan orang tua dilakukan dengan memanfaatkan tenologi internet, dan tentunya jaringan orang tua siswa, alumni, dan siapa saja yang peduli pada peningkatan mutu pendidikan.

Usai menggelar rangkaian acara edufair melalui zoom yang menghadirkan pembicara dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan alumni, sekolah yang akrab dengan singkatan Smandel ini juga mengadakan seminar daring terkait sosialisasi kebijakan baru dalam hal evaluasi siswa yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan juga survei karakter, Senin (19/10/2020). Dua hal ini sangat penting mengingat mulai tahun depan akan dijadikan alat ukur bagi kemajuan sekolah.

Acara yang diselenggarakan oleh Forum Orang Tua Angkatan 2020 atau Fondasi ini menghadirkan pembicara utama, Ahli Utama, Pusat Data dan Teknologi Informasi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Moch Abduh dengan pidato kunci Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Muhroji, sambutan Ketua Komite Sekolah SMAN 8 Tommy Juniarto serta dibuka Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta.

Masyarakat bisa menyaksikan acara ini live streaming saluran Youtube SMAN Jakarta Official. Sejumlah kegiatan di sekolah ini juga bisa disaksikan di saluran Youtube tersebut.

Kepala Sekolah SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti mengatakan, sekolahnya akan terus berinovasi di tengah pandemi. Kegiatan belajar dan berbagai kegiatan yang dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan tetap dilakukan.

“Dalam konteks pembahasan AKM, saya hanya mengingatkan bahwa dunia, termasuk negara kita Indonesia tengah mengalami berbagai perubahan, karena itu kita harus siap dengan perubahan itu. Terobosan dan inovasi jadi kunci untuk terus mengikuti perkembangan,” katanya.

Sementara Ketua Komite SAN 8 Tommy Juniarto menyambut baik langkah yang ditempuh sekolah untuk menggelar diskusi tentang AKM ini mengingat hal ini menjadi bagian yang akan dikerjakan sekolah. “Terima kasih untuk semangat dan support semua pihak,” katanya.

Seperti diketahui, AKM (Asesmen Kompetensi Minimal) dan SK (Survei Karakter) menjadi salah satu diantara 4 kebijakan Program Merdeka Belajar Mendikbud Nadiem Makarrim tersebut. Kompetensi siswa yang diuji pada AKM dan SK, yaitu kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), menggunakan bahasa (literasi) dan penguatan pendidikan karakter.

Uniknya, pelaksanaan AKM dan SK ini akan diterapkan di tengah setiap jenjang pendidikan seperti kelas IV, VIII dan kelas XI. Hal ini berdampak positif dimana guru akan termotivasi untuk memperbaiki mutu proses pembelajaran di kelas sejak awal. Guru tidak lagi terbebani oleh UN, termasuk USBN yang selama ini menentukan kelulusan siswa di suatu sekolah. Sebaliknya guru terfokus untuk membekali siswa dengan berbagai kemampuan numerasi, literasi dan karakter siswa.

Pendidikan Lanjutan
Kebijakan AKM dan Survey Karakter sebagai sebuah kebijakan baru memang harus benar-benar dipahami sekolah, guru, orang tua, dan siswa. Menurut Moh.Abduh, AKM ini bukan merupakan alat ukur atau patokan untuk jenjang pendidikan lanjut, misalnyanya dari SD ke SMP maupun dari SMP ke SMA.

Hasil AKM dan Survey Karakter kata Abduh, juga bukan alat ukur referensi sekolah ataupun PTN. Hasil AKM akan ditindaklanjuti agar sekolah /daerah lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. “Jadi bukan membandingkan sekolah dengan satuan pendidikan sejenis, misalnya hasil AKM ini SMA 8 lebih baik dari SMA lain, bukan itu ” katanya.

Abduh mengatakan, jika AKM dilakukan dengan baik maka kita akan mendapat banyak informasi dari prosestersebut. Informasi initentunya untuk peningkatan hasil belajar siswa.

Jadi, kebijakan baru yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang bertujuan sebagai bentuk evaluasi terhadap Pendidikan peserta didik di Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah yang diharapkan dapat menggantikan peran Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional di Tahun Pelajaran 2020/2021 ini.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kasus Waterfront City, KPK Periksa Project Manager Wijaya Karya

KPK juga menjadwalkan memeriksa Kepala Seksi Proyek Kecil PT Wijaya Karya Bayu Cahya Saputra.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

DPD Golkar Kota Tangerang Kampanyekan Gerakan 3M

Sachrudin selaku Wakil Wali Kota Tangerang ini mengatakan, kesehatan harus menjadi prioritas di masa pandemi Covid-19 ini.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Korupsi Proyek Waskita, KPK Periksa Eks Kadis PU DKI dan Manajer Jaya Konstruksi

Pemeriksaan terhadap Erry Basworo dan Made Sukaryawan diduga terkait sejumlah proyek yang digarap Waskita di Jakarta.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Hari Santri Nasional, 15 Duta Ponpes Jateng Raih Penghargaan

Para duta pondok pesantren ini diharapkan bisa memberikan pembinaan bagi pondok pesantren di Jawa Tengah yang lain terkait penerapan protokol kesehatan.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Pemprov Jateng Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

"Alokasi awal untuk Provinsi Jawa Tengah itu hanya 42 persen dari kebutuhan petani berdasarkan e-RDKK," papar Tri.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang Sidak Dermaga MCA Bojonegara

"Kalau pihak MCA tetap membandel, kami tak segan-segan untuk menutup Jetty MCA," tambah Sri Budi.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Presiden Resmikan Pabrik Gula dan Jembatan Teluk Kendari

Presiden langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Bombana dengan helikopter Super Puma TNI AU.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Dinas LH Kabupaten Serang Sidak di Dermaga MCA Bojonegara

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang banyak menemukan kejanggalan.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Tradisi Mencuci Tangan, Kearifan Lokal yang Kembali Membudaya...

Tri Hastuti, warga RT 08 mengaku senang dengan kehadiran sarana cuci tangan gratis di kampungnya.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Panglima TNI Mutasi 47 Pati, Termasuk Kepala Bais

Letjen TNI Joni Supriyanto dari Kasum TNI menjadi Kabais.

NASIONAL | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS