Dulu Penuh Ranjau, Jembatan Teluk Kendari Kini Jadi Ikon Baru Sultra
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dulu Penuh Ranjau, Jembatan Teluk Kendari Kini Jadi Ikon Baru Sultra

Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:38 WIB
Oleh : Novy Lumanauw/Lenny Tristia Tambun / FMB

Kendari, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jembatan Teluk Kendari di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (22/10/2020). Sebelum dibangun jembatan ini, dulu Teluk Kendari penuh dengan ranjau. Namun 5 tahun kemudian, tepatnya hari ini, Jembatan Teluk Kendari sepanjang 1,34 kilometer telah berdiri dengan megah dan siap menjadi ikon baru Provinsi Sultra, khususnya Kota Kendari.

”Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Jembatan Teluk Kendari saya resmikan hari ini,” kata Jokowi yang berada di lokasi peresmian, Jembatan Teluk Kendari, Sulawesi Tenggara.

Peresmian dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian Jembatan Teluk Kendari. Setelah itu, Jokowi melakukan peninjauan Jembatan Teluk Kendari.

Sebelum peresmian, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) Hedy Rahadian memaparkan proses pembangunan Jembatan Teluk Kendari di hadapan Presiden Jokowi.

Hedy mengatakan pembangunan Jembatan Teluk Kendari sudah dimulai sejak 2015. Namun, pada tahun pertama, fokus pembangunan dilakukan untuk membersihkan ranjau di Teluk Kendari, karena memang banyak sekali ranjau di teluk tersebut.

“Jembatan ini dibangun sejak 2015. Tahun pertama khusus untuk persiapan karena banyak ranjau. Selama 4 tahun efektif untuk pembangunan fisik. Sekarang, alhamdulillah sudah selesai,” kata Hedy Rahadian.

Diungkapkannya, total panjang Jembatan Teluk Kendari hampir mencapai 1,35 km. Jembatan Teluk Kendari menjadi jembatan terpanjang ketiga setelah Jembatan Suramadu di Jawa Timur dan Jembatan Pulau Balang di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Jembatan ini sudah diuji mengenai keamanan strukturnya. Sudah mendapatkan sertifikasi Komisi Keamanan Jembatan,” ujar Hedy Rahadian.

Dijelaskannya bentang utama Jembatan Teluk Kendari mencapai 200 meter. Bentang utama Jembatan Teluk Kendari masih setengah bentang utama Jembatan Suramadu yang mencapai 400 meter.

“Ke depan, di sekitar Jembatan Teluk Kendari akan dilakukan penataan di sekitar kawasan oleh pemerintah kota,” jelas Hedy Rahadian.

Heny menerangkan keberadaan Jembatan Teluk Kendari ini menghubungkan dua tepi teluk, yakni Kota Lama dan Poasia. Namun bila secara kawasan, titik simpul utama Jembatan Teluk Kendari ini untuk mendukung konektivitas berbagai kawasan pengembangan di sekitar Kendari Raya.

Seperti, rencana pengembangan kawasan wisata bahari, pengembangan kawasan Pulau Bungkutoko yang akan dikembangkan menjadi kawasan industri, pemindahan pelabuhan, pengembangan Kota Baru yang akan menjadi pusat pemerintahan Provinsi Sultra kedepannya serta pengembangan kawasan Industri Konawe dan Bandara Haluoleo.

“Jadi ini akan meningkatkan konektivitas interaksi antar kawasan,” ucap Hedy Rahadian.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

BPBD Ingatkan Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

BPBD Banten sudah menyampaikan peringatan dini kepada pengelola wisata di pesisir selatan Lebak agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk.

NASIONAL | 18 September 2021

Tekan Laju Urbanisasi, Mendagri Dorong Desa Perkuat Ekonomi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan, salah satu persoalan yang dihadapi desa, yakni masih meningkatnya laju urbanisasi.

NASIONAL | 18 September 2021

Menhub: Ganjil Genap Berlaku di Tempat Wisata di Indonesia

Menhub Budi Karya Sumadi menegaskan aturan ganjil genap di tempat wisata ini belaku untuk seluruh Indonesia .

NASIONAL | 18 September 2021

Bakamla Jelaskan Situasi di Laut Natuna Utara Saat Ini

Badan Keamanan Laut menjelaskan situasi di Laut Natuna Utara saat ini. Di Laut Natuna Utara banyak kapal asing karena lalu lintas Selat Sunda dan Selat Malaka.

NASIONAL | 18 September 2021

CIPS: PTM Terbatas Harus Atasi Learning Loss Siswa

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas perlu mengatasi kondisi learning loss yang dialami para siswa

NASIONAL | 18 September 2021

KKB Sudah Deklarasikan Perang

Sekitar tiga tahun silam, KKB sudah melakukan eksekusi massal terhadap warga sipil yang sedang mengerjakan proyek infrastruktur negara.

NASIONAL | 18 September 2021

KSP: Pemerintah Konsisten Wujudkan Reforma Agraria

Abetnego Tarigan menegaskan, pemerintah tetap konsisten mewujudkan reforma agraria dan menyelesaikan konflik agraria

NASIONAL | 18 September 2021

Kemdikbudristek: 85% Sekolah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Hingga saat ini dari total 435.650 sekolah jenjang SD sampai SMA di Indonesia, terdapat 85% sekolah siap kembali menerapkan PTM terbatas

NASIONAL | 18 September 2021

Jawab Tantangan Bonus Demografi, Indonesia Butuh SDM Unggul

Filda mengatakan, bonus demografi harus dicermati secara bijak agar produktivitas dan daya saing penduduk usia produktif di Indonesia terus meningkat.

NASIONAL | 18 September 2021

Pencuri Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah dari ATM Bank Jateng

Pencuri menggasak uang ratusan juta rupiah dari sebuah mesin ATM Bank Jateng di salah satu toko modern di Kota Semarang.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Soal Penonton di PON Papua Diputuskan Pekan Depan

Soal Penonton di PON Papua Diputuskan Pekan Depan

OLAHRAGA | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings