Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Santri Proaktif Lawan Covid-19
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Santri Proaktif Lawan Covid-19

Kamis, 22 Oktober 2020 | 18:39 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengajak komunitas santri untuk proaktif untuk melawan Covid-19. Dalam hal ini, santri dapat melawan Covid-19 dengan berbagai cara seperti banyak berdoa dan menjadi contoh masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan masyarakat.

"Jadi kalau santri pernah melakukan komando jihad mengusir Belanda, maka komunitas santri ini harus tampil untuk mengusir virus corona ini," kata Nasaruddin, di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Selain santri, Nasaruddin juga mengajak masyarakat untuk tidak pasrah pada situasi saat ini. Menurutnya, seluruh penyakit yang ada selalu ada obatnya. Maka, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, masyarakat tidak boleh berdiam diri, tetapi tetap selalu berikhtiar untuk mencegah dan mengobati.

"Pasalnya, virus ataupun penyakit telah ada dalam sejak zaman nabi. Untuk itu, masyarakat diharapkan menyikapi wabah dengan mematuhi protokol kesehatan dan tetap berdoa untuk kesembuhan," tandasnya.

Nasaruddin menjelaskan, selain kekuatan imun, perlu juga kekuatan iman agar semakin kokoh meningkatkan imunitas tubuh. Pasalnya, tidak cukup hanya dengan kesehatan diri dan proteksi daya tahan tubuh, tetapi daya tahan iman harus kuat.

"Ada sebuah pembuktian di Amerika Serikat bahwa orang-orang yang beragama itu secara praktis dan secara riil itu justru daya tahannya itu terhadap Covid-19 ini lebih kuat dibandingkan dengan orang yang tidak punya iman, rasa sakit penyakit itu lebih terasa. Jadi iman dan imun itu harus menjadi kata majemuk,”ucapnya.

Dalam hal tata cara berdoa, Nasaruddin mendorong santri menjalankan protokol kesehatan untuk menjaga jarak. Sedangkan untuk proses pencegahan penularan di pondok pesantren (ponpes), Nasaruddin menyarankan perlu adanya ruang khusus untuk proses penanganan pasien Covid-19 atau penyakit apapun sehingga tidak menularkan ke santri lainnya. Kebutuhan ruangan ini, menurut Nasaruddin dapat memanfaatkan kelas.

“Kita kan punya kelas, jadi tidak semua santri masuk kelas di saat bersamaan. Misalnya yang masuk hanya kelas ganjil dan lainnya sekolah menggunakan online. Dan hal ini dilakukan bergantian,”ucapnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Proyek Fiktif PT Waskita Karya, KPK Sudah Sita Rp 12 Miliar

KPK telah menyita uang sebanyak Rp 12 miliar dugaan korupsi pelaksanaan pekerjaan subkontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Libur Panjang, Kawasan Wisata DIY Dijaga Ketat

Pengetatan pengamanan akan dimulai pada 28 Oktober 2020 di 64 lokasi wisata.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Pergerakan Kendaraan Diprediksi Melonjak 20% saat Libur Panjang Akhir Oktober

Menhub juga meminta, kepada operator transportasi untuk meningkatan frekuensi perjalanan untuk mencegah penumpukan penumpang di libur panjang akhir Oktober.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Libur Panjang, Satgas Covid-19 Sumut Ketatkan Pengawasan di Lokasi Wisata

Pengetatan pengawasan dilakukan untuk mencegah munculnya klaster baru.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Berkat Jembatan Teluk Kendari, Jarak Tempuh Jadi Berkurang

Masyarakat yang akan bepergian dari Kota Lama menuju Poasia dan sebaliknya, bisa menempuh dengan waktu 5 menit saja.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

KPK Tetapkan Dirut PT PAL Tersangka Korupsi PT Dirgantara Indonesia

Budiman jadi tersangka dalam kapasitasnya sebagai Direktur Aerostructure PT DI, Direktur Aircraft Integration PT DI, dan Direktur Niaga dan Restrukturisasi PT

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Polri Belum Terima Laporan soal Pendeta Yeremia Diduga Ditembak Aparat

Mahfud MD mengatakan berdasar informasi dan fakta yang dikumpulkan di lapangan, menunjukkan dugaan keterlibatan aparat.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Besok, Petinggi KAMI Ahmad Yani Dipanggil Polisi

Yani dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi sebagai pengembangan dari kasus yang menjerat deklarator KAMI Anton Permana. Anton kini telah ditahan polisi.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Kalbe Dukung Pembangunan SDM Unggul Lewat Program Vokasi

Program vokasi Kalbe merupakan bentuk link and match dalam rangka mendukung program pemerintah.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Jokowi Minta Kepala Daerah Perkuat Data Informasi Pangan

Jokowi meminta gubernur, bupati dan wali kota agar betul-betul memperhatikan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing.

NASIONAL | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS