Logo BeritaSatu

UU Ciptaker Prioritaskan Pengembangan Pengusaha dalam Negeri

Kamis, 22 Oktober 2020 | 23:05 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) disebut akan memprioritaskan pengembangan pengusaha dalam negeri. UU Ciptaker pun dapat mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia. Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menyebut percepatan itu dimulai dari kemudahan berinvestasi.

Rahma menyatakan UU Ciptaker membuka ruang selebar-lebarnya bagi pengusaha lokal membuka usaha. Proses izin yang sulit disederhanakan dan memudahkan calon pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“UU Ciptaker membuka peluang bagi pelaku usaha domestik supaya tetap bergairah dan bangkit, untuk bisa membuka pekerjaan bagi yang sudah di-PHK dan lainnya,” kata Rahma, di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Menurut Rahma, kemudahan berusaha yang ditawarkan UU Ciptaker memihak masyarakat Indonesia, terutama yang ingin mendirikan UMKM. Sebab faktanya, kata Rahma, bidang usaha itu menyerap hampir 90% pekerja Indonesia.

“Kalau kita membuka peluang usaha, otomatis kita enggak berpikir bagaimana investor asing masuk,” ujar Rahma.

Rahma menyebut paket kemudahan berusaha dalam UU Ciptaker sangat lengkap. Mulai dari kemudahan perizinan hingga sertifikasi halal produk yang dibiayai pemerintah.

Kondisi tersebut dipastikan membuat perekonomian Indonesia meningkat. Pihak yang terdampak pemutusan hubungan kerja akibat pandemi tak lagi kesulitan mencari kerja.

Selain itu, pekerja juga dilindungi melalui UU Cipta Kerja. Rahma meluruskan pandangan banyak pihak yang salah kaprah merespons akumulasi gaji pesangon.

Menurut Rahma, pengusaha dipastikan sulit melepas buruh dengan aturan seketat UU Ciptaker. Meski akumulasi gaji dikurangi dari 32 menjadi 25 bulan, namun regulasi bersifat mengikat.

“Harus dibayar, kalau tidak dibayar si bos akan dipidanakan selama 4 tahun,” kata Rahma.

Rahma menyebut, akumulasi pembayaran gaji pesangon hingga 32 bulan sering diabaikan perusahaan. Tak terhitung tuntutan pekerja yang mengambang dan berakhir dengan penyelesaian berupa kesepakatan.

Pemerintah mengambil jalan tengah dengan menurunkan jumlah kumulatif tanggung jawab perusahaan. Sebanyak 19 kali gaji ditanggung perusahaan dan enam kali gaji ditanggung pemerintah.

“Sekarang milih mana 32 gaji tidak dibayar tapi 25 gaji dibayar. Kalau tidak dibayar maka pengusaha akan dipenjarakan,” imbuh Rahma.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan terkait kasus Formula E Jakarta tetap berlanjut.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Formula E, KPK Tegaskan Tak Incar Pihak Tertentu

KPK menegaskan bahwa terkait kasus Formula E, pihaknya tidak mengincar pihak tertentu. 

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK: Tak Sulit Kerahkan Kekuatan Jemput Paksa Lukas Enembe

Bagi KPK, tidak ada kesulitan untuk menjemput paksa tersangka Lukas Enembe yang mangkir dari panggilan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Jakarta, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir Hari ini

BMKG memperingatkan warga Jakarta untuk waspada akan potensi hujan lebat yang akan terjadi di Ibu Kota dan beberapa daerah lain.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ukraina Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama di Piala Dunia 2030

Ukraina akan bergabung dengan Spanyol dan Portugal dalam upaya mereka untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

NEWS | 4 Oktober 2022

Uji Rudal Korut ke Wilayah Jepang,Warga Sempat Diminta Berlindung

Korut menembakkan rudal balistik menuju ke wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022), memicu peringatan bagi penduduk untuk berlindung.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pencuri Brankas Kafe Menyamar dengan Pakai Daster Tetangga

Seorang pencuri melakukan aksinya dengan menyamar sebagai perempuan dengan menggunakan daster milik tetangga.

NEWS | 4 Oktober 2022

Sepanjang 2022, 1.153 Orang Tewas Kecelakaan di Sumut

Polda Sumut mencatat, sebanyak 1.153 orang meninggal dunia dari 4.306 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sumatera Utara.

NEWS | 4 Oktober 2022

Gara-Gara Tragedi Kanjuruhan, Pos Polisi di Makassar Nyaris Dibakar

Pos polisi di Makassar hendak dibakar dan diduga terkait dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan lebih seratus orang.

NEWS | 4 Oktober 2022

Riset Gen Manusia Purba, Svante Paabo Diganjar Hadiah Nobel Kedokteran 2022

Ilmuwan Svante Paabo memenangkan Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2022 untuk riset gen manusia purba.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings