UU Ciptaker Prioritaskan Pengembangan Pengusaha dalam Negeri
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

UU Ciptaker Prioritaskan Pengembangan Pengusaha dalam Negeri

Kamis, 22 Oktober 2020 | 23:05 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) disebut akan memprioritaskan pengembangan pengusaha dalam negeri. UU Ciptaker pun dapat mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia. Ekonom Universitas Airlangga (Unair) Rahma Gafmi menyebut percepatan itu dimulai dari kemudahan berinvestasi.

Rahma menyatakan UU Ciptaker membuka ruang selebar-lebarnya bagi pengusaha lokal membuka usaha. Proses izin yang sulit disederhanakan dan memudahkan calon pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“UU Ciptaker membuka peluang bagi pelaku usaha domestik supaya tetap bergairah dan bangkit, untuk bisa membuka pekerjaan bagi yang sudah di-PHK dan lainnya,” kata Rahma, di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Menurut Rahma, kemudahan berusaha yang ditawarkan UU Ciptaker memihak masyarakat Indonesia, terutama yang ingin mendirikan UMKM. Sebab faktanya, kata Rahma, bidang usaha itu menyerap hampir 90% pekerja Indonesia.

“Kalau kita membuka peluang usaha, otomatis kita enggak berpikir bagaimana investor asing masuk,” ujar Rahma.

Rahma menyebut paket kemudahan berusaha dalam UU Ciptaker sangat lengkap. Mulai dari kemudahan perizinan hingga sertifikasi halal produk yang dibiayai pemerintah.

Kondisi tersebut dipastikan membuat perekonomian Indonesia meningkat. Pihak yang terdampak pemutusan hubungan kerja akibat pandemi tak lagi kesulitan mencari kerja.

Selain itu, pekerja juga dilindungi melalui UU Cipta Kerja. Rahma meluruskan pandangan banyak pihak yang salah kaprah merespons akumulasi gaji pesangon.

Menurut Rahma, pengusaha dipastikan sulit melepas buruh dengan aturan seketat UU Ciptaker. Meski akumulasi gaji dikurangi dari 32 menjadi 25 bulan, namun regulasi bersifat mengikat.

“Harus dibayar, kalau tidak dibayar si bos akan dipidanakan selama 4 tahun,” kata Rahma.

Rahma menyebut, akumulasi pembayaran gaji pesangon hingga 32 bulan sering diabaikan perusahaan. Tak terhitung tuntutan pekerja yang mengambang dan berakhir dengan penyelesaian berupa kesepakatan.

Pemerintah mengambil jalan tengah dengan menurunkan jumlah kumulatif tanggung jawab perusahaan. Sebanyak 19 kali gaji ditanggung perusahaan dan enam kali gaji ditanggung pemerintah.

“Sekarang milih mana 32 gaji tidak dibayar tapi 25 gaji dibayar. Kalau tidak dibayar maka pengusaha akan dipenjarakan,” imbuh Rahma.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Seorang ASN Kota Yogya Terpapar Covid-19

ASN perempuan tersebut diketahui tertular Virus Corona, seusai suaminya meninggal dunia 10 Oktober 2020 lalu dengan status positif Covid-19.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung Diumumkan Besok, Sahroni: Hormati Hasilnya

Tersangka kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) rencananya akan diumumkan pada Jumat (23/10/2020).

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Tunjang Penerapan Sistem PJJ, Ibas Bagikan Wifi Gratis

Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (FPD) Edhie Baskoro Yudhoyono membagikan wifi gratis.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Penambahan Harian Kasus Covid-19 di Banten Pecahkan Rekor

Dari 221 kasus baru Covid-19 di Banten hari ini, didominasi dari klaster Pesantren.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Muhaimin Iskandar Luncurkan Santri Net di Peringatan Hari Santri 2020

Menurut Cak Imin -panggilan Muhaimin, aplikasi Santri Net merupakan gerakan untuk mengatasi kebuntuan dan stagnasi pendidikan saat ini.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Ingin Jadi Kampus dengan Reputasi Asia, UNJ Tingkatkan Jurnal Ilmiah Scopus

Publikasi internasional terindeks Scopus di lingkungan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan telah mencapai 1.500 artikel.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Gandeng BPK, KPK Usut Dugaan Korupsi Anak Usaha Telkom

KPK menyelidiki dugaan korupsi di PT Pramindo Ikat Nusantara (PINS), anak usaha PT Telkom yang bergerak di bidang penyediaan Customer Premises Equipment

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Simposium 92 Tokoh Muda untuk Wujudkan Mimpi Indonesia yang Lebih Baik

Momen 92 tahun Sumpah Pemuda adalah momen yang baik, untuk mempertemukan pemuda dengan berbagai latar belakang.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Tiga Pelaku Spesialis Begal Sepeda Motor Diciduk

Dua orang pelaku diciduk saat hendak beraksi di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Sementara satu pelaku lain dicokok di kawasan Matraman, Jaktim.

NASIONAL | 22 Oktober 2020

Tiga Penjambret Telepon Genggam Milik Bocah Ditangkap

Ketiga pelaku diringkus di sebuah tempat pengisian bahan bakar umum di kawasan Puri Beta, Tangerang, Rabu malam lalu.

NASIONAL | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS