Jokowi Minta Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi di Era Disrupsi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dies Natalis Ke-57 Fakultas Kehutanan

Jokowi Minta Fakultas Kehutanan UGM Kembangkan Inovasi di Era Disrupsi

Jumat, 23 Oktober 2020 | 15:08 WIB
Oleh : Lennny Tristia Tambun / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) dapat mengembangkan inovasi dalam era disrupsi ini untuk memajukan teknologi kehutanan dengan menggunakan digitalisasi dan komputasi.

Demikian disampaikan Jokowi dalam Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-57 Fakultas Kehutanan UGM secara virtual, Jumat (23/10/2020).

"Dalam kaitan ini, saya menghadapkan Fakultas Kehutanan UGM untuk mencarikan titik temu, mencarikan jembatan. Nah, ini tugas untuk dipelajari dan dikembangkan konsep baru oleh UGM," kata Jokowi.

Salah satu solusi yang patut diperhitungkan, lanjut Jokowi, adalah pemanfaatan teknologi digital dengan mengembangkan Precision Forestry.

"Precision forestry adalah teknologi yang mampu menghitung secara cermat dan tepat dengan penggunaan teknologi digital dan komputasi. Dengan mengembangkan dan memanfaatkan big data analytic dan pengembangan kecerdasan buatan," jelas Jokowi.

Dengan pengembangan teknologi ini, Jokowi menegaskan, semangat gabungan antara penggunaan hutan dalam konsep agraris dan industrial tanpa mengorbankan pascaindustri, bisa dikembangkan.

"Saya yakin Fakultas Kehutanan UGM mampu mengembangkan inovasi-inovasi di era disrupsi sekarang ini dan membajak disrupsi untuk lompatan kemajuan perhutanan Indonesia. Sekali lagi, selamat Dies Natalis yang ke-57 kepada Fakultas Kehutanan UGM. Teruslah beri kontribusi bagi kemajuan Indonesia," ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengungkapkan Ilmu Kehutanan selalu menempati posisi sentral dalam mengelola hubungan masyarakat dengan alam. Khususnya antara masyarakat dan hutan. Sebab, antara masyarakat dan hutan mengalami empat proses evolusi peran dan kontribusi.

Pertama, pada masyarakat tradisional, hutan menjadi penyedia kebutuhan dasar masyarakat sekitarnya seperti makanan dan obat-obatan.

Kedua, pada masyarakat agraris, hutan menjadi area perluasan bagi kegiatan pertanian dan peternakan.

Ketiga, pada masyarakat industri, hutan berperan sebagai sumber bahan baku industri.

Keempat, pada masyarakat pascaindustri, hutan berperan sebagai basis pelayanan masyarakat, terutama sumber air bersih, oksigen, dan biodiversitas.

"Kita saat ini memasuki era tarik-menarik yang berkepanjangan antara hutan dengan konsep agraris, konsep industrial, dan konsep pasca industri," jelas Jokowi.

Dalam kenyataannya, Jokowi menjelaskan agrarisasi dan industrialisasi berbasis hutan masih merupakan sektor ekonomi yang paling penting, seperti industri kertas, krayon, minyak sawit, dan lain-lainnya. "Tetapi konsep agrarisasi dan industrialisasi tersebut sering dikontradiksikan dengan konsep pascaindustri yang cenderung konservasi dan konservatif," papar Jokowi.




BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kebakaran Kejagung karena Kelalaian, Polri Tetapkan 8 Tersangka

Tersangka dijerat Pasal 188 KUHP junto 55 dan 56 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kuasa Hukum Joko Tjandra Permasalahkan Penamaan "Bin Tjandra Kusuma"

Jaksa menyoroti eksepsi atau nota keberatan yang disampaikan kuasa hukum Joko Tjandra soal penulisan "bin" dalam nama Joko Tjandra.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

ASN Pemprov Bengkulu Diminta Tetap di Rumah Saat Libur Panjang

Gotri Suyanto meminta ASN Bengkulu pada libur cuti bersama sebaiknya tinggal di rumah saja dan sebaiknya tidak melakukan perjalanan yang menimbulkan kerumunan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Sudah Ditutup Paksa, Markas Judi di Labuhan Deli Tetap Beroperasi

Meski sudah ditutup secara paksa dan dipasang spanduk penutupan, pengelola perjudian itu ternyata masih mengoperasikan perjudian secara terselubung.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

8 Juta Warga Sumut Akan Divaksinasi Bulan November

Proses vaksinasi ini dilakukan petugas kesehatan untuk orang yang rentan terpapar Covid-19, berusia 18- 59 tahun, dan tenaga kesehatan.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Masyarakat Medan Diminta Bijak Saat Mengisi Waktu Liburan

emerintah Provinsi Sumatera Utara meminta masyarakat bijak dalam mengisi waktu selama menikmati liburan panjang.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Kejagung Ringkus Buron Perkara Korupsi Kejari Belawan

Boy MF Tampubolon (42 th)terpidana dengan hukuman empat tahun penjara.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Ekspansi ke Padang, Noka Coffee Gandeng Alko Berdayakan Petani

Alko dilengkapi aplikasi kopi traceability dengan mengadopsi teknologi blockchain yang dikembangkan perusahaan asal Jepang, Emurgo.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

Wartawan Beritasatu Jawara di Lomba Jurnalistik BPJS Kesehatan

Wartawan Beritasatu berhasil menjadi jawara di Lomba Jurnalistik BPJS Kesehatan 2020.

NASIONAL | 23 Oktober 2020

KPK Evaluasi Tim Satgas yang Buru Harun Masiku

Pencarian buron ini menjadi salah satu perhatian pimpinan KPK.

NASIONAL | 23 Oktober 2020


TAG POPULER

# Spesimen Covid-19


# Aglomerasi


# Larangan Mudik


# Gus Miftah


# Varian Covid-19



TERKINI

Larangan Mudik, Jumlah Penumpang di Seluruh Moda Transportasi Turun Drastis

NASIONAL | 7 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS