Elissa Gunawan, Buron Kasus Narkoba 10 Tahun Lalu, Dibekuk Kejagung.
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Elissa Gunawan, Buron Kasus Narkoba 10 Tahun Lalu, Dibekuk Kejagung.

Jumat, 23 Oktober 2020 | 17:59 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Elissa Gunawan yang ditangkap Tim Tangkap Buronan (Tim Tabur) Kejagung bersama Kejati DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Pusat, merupakan terpidana dalam kasus narkoba tahun 2010 atau sepuluh tahun lalu.

Menjalani proses hukum hingga putusan Mahkamah Agung (MA) pada 2013, Elissa masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) karena tidak memenuhi panggilan setelah putusan MA dan telah berkekuatan hukum tetap, pada saat dipanggil untuk melaksanakan putusan hakim, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan tersebut

Ketika itu, Elissa ditangkap di apartemennya Apartemen FX Residence No. 25 C Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pada Kamis (22/10/2020), ia dibekuk di Puri Casablanca Apartemen Bougenville Tower, Tebet, Jakarta Selatan.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Nur Winardi menjelaskan, Elissa Gunawan merupakan terpidana dalam kasus kejahatan narkotika jenis kokain seberat 42,8 gram.

Kasus yang menimpa perempuan berbadan ramping ini terjadi pada Desember 2010. Petugas kepolisian mengendus adanya pengiriman paket mencurigakan yang dikirim ke alamat Elissa yakni di Apartemen FX Residence. Paket tersebut dikirimkan melalui jasa pengiriman dan dibungkus pembungkus makanan.

Dalam pengungkapan diketahui paket tersebut berisi satu kotak makanan yang di dalamnya berisi beberapa paket plastik klip berisi serbuk putih yang merupakan narkotika jenis kokain seberat 42,8 gram. Dari pengakuan Elissa, narkotika jenis kokain seberat 42,8 gram itu dikirim dari temannya yang berada di Amerika Serikat.

Pada putusan PN Jakarta Pusat No 876/Pid.B/2011/PN.JKT.Pst tanggal 20 September 2011, Elissa divonis hukuman satu tahun penjara. Elissa dijerat Pasal 131 UU No 35/2009 tentang Narkotika. Bunyi pasal tersebut, setiap orang yang dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana narkotika diancam hukuman maksimal satu tahun penjara dan atau denda maksimal Rp50 juta.

Jaksa mengajukan kasasi terhadap putusan tersebut. Di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Elissa divonis penjara selama 10 bulan dan denda sebesar Rp 40.000.000 subsider kurungan empat bulan karena terbukti melanggar Pasal 131 UU No 35/2009. Elissa pun masuk bui.

"Terpidana sudah menjalani penahanan selama 10 bulan berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Sementara Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi atas Putusan Pengadilan Tinggi," kata Nur Winardi.

Di tingkat Mahkamah Agung ternyata vonis terhadap Elissa makin berat. Berdasarkan putusan MA RI Nomor: 599K/Pid/2013/MARI tanggal 25 Mei 2013, terpidana disebut terbukti melanggar Pasal 114 (2) jo 132 (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal 114 Ayat (1) menyebut, setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar.

Pasal 114 Ayat(2) menyebut, dalam hal perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima narkotika golongan I sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi satu kilogram atau melebihi lima batang pohon atau dalam bentuk bukan tanaman beratnya lima gram, pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah sepertiga.

Elissa dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan.

Setelah perkara Terpidana Elissa Gunawan diputus MA dan telah berkekuatan hukum tetap, pada saat dipanggil untuk melaksanakan putusan hakim, yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan tersebut. Dari sinilah kemudian Elissa dimasukan ke dalam DPO dan dinyatakan buron.

Tidak jelas ke mana saja Elissa, apakah ke luar kota atau justru masih ada di Jakarta. Yang pasti ia ditangkap di Puri Casablanca Apartemen Bougenville Tower, Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiyono, Tim Tabur mendapatkan informasi keberadaan Elissa. "Kemudian tim Tabur Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat serta bekerja sama dengan Tim Tabur Kejaksaan Agung mengamankan terpidana di Puri Casablanca Apartement Tower Bougenville," kata Hari Setiyono di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Setelah ditangkap, terpidana langsung dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta guna diserahkan kepada Jaksa pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk segera dimasukan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Pondok Bambu Jakarta Timur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Moratorium Izin Pinjol Dapat Dukungan Netizen

Langkah pemerintah ini mendapatkan dukungan penuh dari netizen atau warganet.

NASIONAL | 17 Oktober 2021

Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Santunan dan Khitanan Massal Gratis

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Tangerang, Banten, menggelar santunan dan khitanan massal gratis terkait Hari Santri Nasional 2021

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pengamat: Guru Sekolah Swasta Jadi ASN Timbulkan Masalah Baru

Komnas Pendidikan meenyatakan, jika pemerintah butuh guru di sekolah negeri, sebaiknya melalui seleksi ketat untuk menghasilkan guru yang berkualitas

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Guru Jadi ASN P3K, Komnas Pendidikan: Sekolah Swasta Kelimpungan

Adanya skema seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) guru membuat sekolah swasta kelimpungan kekurangan guru yang andal dan profesional

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Mahfud MD: Kesuksesan PON Bukti Rakyat Papua Dukung NKRI

Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan kesuksesan PON XX Papua 2021 membuktikan rakyat dan pemda Papua mendukung NKRI.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

P2G Soroti Nasib Guru Honorer Lulus Seleksi P3K Tahap I, tetapi Tak Ada Formasi

Para guru honorer yang telah lulus seleksi P3K tahap I, namun tidak ada formasi dan tidak dapat formasi karena tidak berasal dari sekolah induk

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Pemerintah Diminta Buat Aturan Khusus Rekrutmen Guru Honorer dari Sekolah Swasta

Pemerintah diminta untuk membuat aturan khusus untuk dalam rekrutmen guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dari sekolah swasta

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Sekolah Negeri Butuh 1,1 Juta Guru Tahun Ini

Berdasarkan data Kemendikbudristek dan Kemenpan RB tahun 2021, kebutuhan guru ASN di sekolah negeri secara nasional sampai 2021 saja berjumlah 1.090.678

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Binus University Gelar PTM Sesuai Arahan Mendikbudristek

Siap memulai pembelajaran tatap muka sesuai arahan Mendikbudristek, Binus University bekerja sama dengan rumah sakit hingga meluncurkan aplikasi mobile khusus.

NASIONAL | 16 Oktober 2021

Anggota Komisi III DPR Minta Kemenkumham Evaluasi Kinerja Kalapas Cipinang

Anggota Komisi III DPR Supriansa meminta Kemenkumham mengevaluasi kinerja Kalapas Cipinang atas dugaan peredaran narkoba yang tersebar melalui media sosial.

NASIONAL | 16 Oktober 2021


TAG POPULER

# Dodi Reza Alex Noerdin


# OJK


# Piala Thomas


# Pinjol Ilegal


# Kasus Covid-19



TERKINI
Liga Inggris, Chelsea Susah Payah Atasi Brentford

Liga Inggris, Chelsea Susah Payah Atasi Brentford

BOLA | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings